ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 10 Juli 2020 | 20 Zulqaidah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
KONSULTASI

Zakat dari Harta Haram

03 June 2019 22:28:04
Zakat dari Harta Haram
Foto: pexels

oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com--Ustaz, apakah zakat dari harta riba itu diterima Allah? Seperti zakat gaji pegawai bank konvensional.

Jawab:

Bismillahirrahmanirrahim.

Membayar zakat dengan uang haram, tidaklah sah.

Nabi ﷺ bersabda:

ان الله طيب لا يقبل الا طيبا

Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak akan menerima kecuali dari yang baik-baik. (HR. Muslim)

Imam An Nawawi mengatakan:

وَفِيهِ الْحَثُّ عَلَى الْإِنْفَاقِ مِنَ الْحَلَالِ وَالنَّهْيُ عَنِ الْإِنْفَاقِ مِنْ غَيْرِهِ 

Pada hadits ini terdapat dorongan untuk berinfak dari harta yang halal dan larangan dari selainnya. (Syarh Shahih Muslim, 8/100)

Kenapa dilarang? Karena itu uang kotor dan diperoleh dari cara yang kotor.

Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin mengatakan:

والطيب من الأموال: ما اكتسب عن طريق حلال، وأما ما اكتسب عن طريق محرّم فإنه خبيث.

Harta yang thayyib (baik) adalah apa-apa yang diperoleh dari jalan halal, sedangkan yg didapat dari jalan haram adalah khabits (buruk).

(Syarhul Arbain, Hlm. 142)

Syaikh Nuh Ali Salman mengatakan:

إذا كسب مالاً بطريقة غير مشروعة كأن وضع ماله في بنك ربويٍّ وأخذ الربا فهذا أيضاً -المال الذي في يده- ليس له ولم يملكه فلا تجب فيه الزكاة، لكن لو أخرج مقدار الزكاة فهذا لا يُسمّى زكاة بل هو إبراء لذمته مما وجب فيها، لأنه لا يستطيع ردّ المال إلى مالكه الأصليّ وعندئذٍ يُسمَّى هذا المال بالمال الضائع يتصدَّق به على الفقراء والمساكين، أما لو كان الربا مأخوذاً من شخص مُعيَّن فهذا كالمال المغصوب يجب ردُّه إلى صاحبه ولا تُخرَج منه الزكاة

Jika seseorang memperoleh hartanya dari cara yang tidak sesuai syariat, seperti orang yang menyimpan di bank ribawi, lalu dia mengambil ribanya -maka harta ini juga- yang ada di tangannya itu sebenarnya BUKANLAH MILIK DIA, maka tidak wajib zakat atasnya. Tapi, seandainya dia mengeluarkan hartanya seukuran zakat maka itu tidaklah dinamakan zakat, itu sekedar gugur kewajiban atas harta yang ada dalam tanggungannya.

Sebab, dia sendiri tidak mampu mengembalikan riba itu ke pemilik aslinya, oleh karena itu harta ini lebih dinamakan harta buangan yang disedekahkan kepada orang fakir dan miskin saja.

Adapun jika riba diambil dari seorang individu, maka ini sama seperti harta rampasan, wajib baginya mengembalikan dan tidak wajib zakat.

(Dairatul Ifta, Fatwa No. 2288)

Demikian. Wallahu a'lam.[ind/alfahmu]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
zakat dari harta haram
 
BERITA LAINNYA
 
 
KONSULTASI
01 October 2017 22:09:50

Hukum Liur dan Bulu Kucing, Najiskah?

 
ADVERTORIAL
10 July 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
KONSULTASI
21 March 2019 15:54:27

Hati-Hati Sebar Video Korban Pembantaian

 
KONSULTASI
22 October 2019 16:03:23

Keutamaan Sayyidul Istigfar

 
KONSULTASI
07 January 2018 13:59:25

Banci dalam Fiqih Islam

 
KONSULTASI
01 October 2017 07:27:47

Shalat Sambil Gendong Bayi, Bolehkah?

global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
 
TERBARU
 
sekolah qurban, qurban 2020
 
 
TERPOPULER
 
 
Muslimah Creative Stream Fest Vol 2 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga