ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Rabu, 11 Desember 2019 | 14 Rabiul Akhir 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
 
Jasa Aqiqah Murah, Budget Aqiqah, Kambing Aqiqah Murah, Aqiqah Tangerang
 
KOLOM

Tempe Setipis ATM, Seratus Ribu Dapat Apa

12 September 2018 12:46:10
Tempe Setipis ATM, Seratus Ribu Dapat Apa

ChanelMuslim.com - Pernyataan Sandiaga mengenai tempe setipis ATM, dan seratus ribu dapat apa tiba-tiba menjadi viral. Ada yang menyalahkan ada juga yang membenarkan. Sebetulnya pernyataan Sandiaga itu memang ada benarnya juga. Mungkin karena beliau adalah calon Wakil Presiden Republik Indonesia dari kubu berlawanan sehingga pernyataannya diskreditkan.

Apa yang dinyatakan Sandiaga sesuai fakta di lapangan. Meski pemerintah menyatakan bahwa ekonomi Indonesia masih stabil. Namun, jika kita lihat dari pendapatan masyarakat, justru sebaliknya. Mereka harus mengejar ekonomi yang mengalami peningkatan secara drastis. Maklum saja, ketika nilai dollar Indonesia masih dua ribu perak. Dengan uang tiga ribu saja kita membeli telur sekilo, sekarang harus menyiapkan uang minimal dua puluh ribu.

Pendapatan masyarakat memang naik tetapi tidak terlalu signifikan untuk membayar biaya hidupnya. Kita ambil saja gaji Pegawai Negeri Sipil di tahun 1998, bisa mencapai tujuh ratus ribu rupiah. Sekarang pendapatan tujuh ratus ribu tidak bisa memenuhi biaya hidup sehari-sehari. Meski pemerintah sudah menetapkan upah miminum provinsi tetapi masih ada masyarakat yang dibayar dengan upah pada tahun 1997.

Kondisi ini sangat miris, bagi mereka yang belum punya pendamping. Gaji tujuh ratus ribu hingga sejuta mungkin cukup untuk hidupnya. Berbeda bila sudah menikah dan punya anak. Pastinya uang tersebut tidak cukup untuk membiayai hidup mereka. 

Tempe Setipis ATM

Baca Juga :
»
»
»

Kita mungkin pernah jajan gorengan tempe. Tempe sebelum krisis 1998 belum setipis kartu ATM seperti sekarang. Padat dan berisi. Berbeda dengan sekarang. Tempe dipotong tipis-tipis dan diperbanyak tepungnya agar terlihat berisi. Padahal itu tempe kebanyakan tepung. Tentu saja nilai gizi tempe berkurang. Tahu goreng juga sama, tadinya berisi kol, bawang, dan wortel, kini isinya hanya bawang goreng dan sedikit wortel. Tentu saja, tepungnya diperbanyak.

Adanya tempe setipis ATM karena bahan baku untuk menggoreng tempe mahal. Tadinya penjual gorengan mampu mendapatkan tiga ratus ribu rupiah sehari dengan tempe padat berisi. Dengan kondisi ekonomi yang semakin naik, seperti bahan pokok, uang sekolah, gas dan tentu saja biaya hidupnya. Tempe setipis ATM adalah solusi agar ia tetap hidup dan mampu membiayai anak dan istrinya.Minimal pendapatannya sama saat sebelum harga barang naik.

Jadi adalah hal wajar bagi seorang tokoh mengkritik tempe setipis ATM. Karena sesuai fakta dan kenyataan sekarang. Kritikan ini adalah kritikan yang membangun agar kita meningkatkan bisa menstabilkan harga yang ada di masyarakat. Jika dilihat dari sini, naiknya dollar mencapai angka lima ribu tentu saja akan mempengaruhi ekonomi masyarakat. Nanti kita lihat bukan saja tempe setipis ATM, tetapi ayam goreng yang dipotong kecil-kecil dengan nilai jual sama dengan sepotong ayam goreng sebelum dollar naik seperti sekarang. 

Seratus ribu dapat apa

Baca Juga :
»
»
»

Pendapat masyarakat bermacam-macam seratur ribu dapat apa. Yang paling banyak berkomentar ini pastinya emak-emak yang sering belanja di Pasar. Entah apakah marah dengan pernyataan Sandiaga atau tidak bisa berpikir secara jernih. Pernyataan Sandiaga jika kita pikirkan secara jernih ada benarnya juga. Pastinya dengan meningkatnya nilai dollar di masyarakat pengeluaran juga meningkat. Kita lihat saja di tahun 1998, kita masih bisa membeli telur satu kilogram dengan harga tiga ribu rupiah. Sekarang harus merogoh kocek sampai dua puluh lima ribu.

Badan Pusat Statistik melansir, masyarakat yang pendapatannya mencapai 13 ribu per hari termasuk dalam garis kemiskinan. Tentu saja dengan uang seratus ribu rupiah. Mereka yang memiliki pendapatan 13 ribu rupiah harus berpikir ekstra keras bagaimana membiayai hidup mereka. Membeli sembako pastinya harus milih-milih. Tidak boleh lebih dari lima ribu rupiah. Ya, kalau lebih dari lima ribu pastinya mereka akan kebingungan untuk ongkos bekerja hingga jajan anak. 

Pastinya uang seratus ribu bisa membeli berbagai macam bahan pokok makanan. Apakah untuk tiga puluh hari? Tentu saja tidak. Ada yang cukup seratus ribu per hari untuk belanja makanan. Itu belum termasuk membayar uang sekolah, jajan anak-anak, listrik, bayar air, Kebutuhan lain-lain seperti sabun, shampo, pembalut, pampers.

Artinya, uang seratus ribu itu nilainya semakin kecil. Tadinya bisa membeli berbagai macam hal selain sembako hingga biaya listrik dan air. Kini hanya mampu membeli sembako saja. Jadi sampai sini sudah mengerti seratus ribu dapat apa?  (Ilham)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
BERITA LAINNYA
 
 
KOLOM
08 May 2018 09:15:11

Monas versus Bundaran HI

 
KOLOM
02 January 2018 20:55:50

Empat Rahasia Kesuksesan

 
KOLOM
03 April 2019 22:25:42

Adakah Matahari Kembar di Kepolisian?

 
KOLOM
06 February 2019 06:16:35

Representasi Kekeliruan Pemikiran Tentang RUU P-KS

iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Manajemen Masjid Berbasis Ekonomi Kreatif 4.0
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284