• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Saat Nabi Musa Marah

11/08/2025
in Kisah, Unggulan
Saat Nabi Musa Marah

ilustrasi: pixabay

139
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NOUMAN Ali Khan menulis artikel berjudul “Saat Nabi Musa Marah” pada 26 Oktober 2017. Nabi Musa melihat kaumnya menyembah patung anak sapi dari emas sepulangnya menghadap Allah ta’ala.

Hal ini membuat beliau marah kepada saudaranya (Nabi Harun) yang diamanahi untuk menjaga kaumnya. “Aku memberikan tanggung jawab kepadamu, apa yang kamu lakukan?”

Kemudian Nabi Musa menarik janggut dan kepalanya, lalu menyeretnya dan berkata, “Yabna-um, anak lelaki ibuku, ayolah!”

Panggilan lembut ini merupakan cara untuk sedikit mendinginkan dan menenangkan Nabi Harun. Namun tentu, Nabi Harun tahu bahwa saudaranya sedang benar-benar kesal.

Dan tepat pada momen saat dia sedang sangat-sangat marah kepadanya. Inilah kalimat selanjutnya

“Qala rabbighfirli wa li akhi.” (QS. Al-A’raf:151)

“Ya Tuhanku, Rabbku, ampunilah aku dan saudaraku.”

Baca juga: Kisah Nabi Musa Tak Sengaja Membunuh Seseorang

Saat Nabi Musa Marah

Dan saat dia (Musa) mengucapkan kalimat tersebut, Harun dapat mendengarnya. Harun baru saja ditarik, dibentak, dan mendapat banyak masalah.

“Saudaraku membenciku saat ini, ia bahkan tidak mau melihat wajahku.”

Perasaan itulah yang akan kamu rasakan. Namun, seketika itu, dia membuatnya lega dengan mengetahui bahwa saat berdoa untuk memohon ampunan kepada Allah, dia menyertakan saudaranya.

Dia masih marah, sehingga kamu bisa mengatakan bahwa dia memisahkan mereka (Musa dan Harun) dalam doanya.

Kalimat selanjutnya adalah, “Wa adkhilna fi rahmatik.” (QS. Al-A’raf ayat 151).

“Masukkanlah kami berdua ke dalam Rahmat dan Kasih Sayang-Mu.”

Saat dia berkata, “Masukkanlah kami.” Dia tidak mengatakan, “Masukkanlah aku dan saudaraku.” Dia hanya berkata, “Masukkanlah kami.”

Jadi, kamu dapat melihat kemarahan Musa mereda dan kasih sayangnya kepada saudaranya kembali. Saudaranya bisa mendengar itu dalam doanya.

Harun dapat mendengar bahwa Musa saat ini telah memaafkannya dan baik-baik saja dengannya karena dia telah memohonkan kepada Allah untuknya seperti dia meminta untuk dirinya sendiri.[ind]

Tags: Saat Nabi Musa Marah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Solidaritas untuk Gaza: 10 Influencer Luncurkan Petisi Kemanusiaan

Next Post

DKI Jakarta Sertakan Anak Tak Bersekolah dalam Program Cek Kesehatan Gratis Sekolah

Next Post
DKI Jakarta Sertakan Anak Tak Bersekolah dalam Program Cek Kesehatan Gratis Sekolah

DKI Jakarta Sertakan Anak Tak Bersekolah dalam Program Cek Kesehatan Gratis Sekolah

Tanda Tangani Petisi Kemanusiaan Gaza, Inara Rusli: Betapa Beratnya Nasib Menjadi Ibu di Gaza

Tanda Tangani Petisi Kemanusiaan Gaza, Inara Rusli: Betapa Beratnya Nasib Menjadi Ibu di Gaza

Salimah Kudus Gelar Pelatihan Kewirausahaan dan Serahkan Sertifikat Halal

Salimah Kudus Gelar Pelatihan Kewirausahaan dan Serahkan Sertifikat Halal

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1912 shares
    Share 765 Tweet 478
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3519 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1671 shares
    Share 668 Tweet 418
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5010 shares
    Share 2004 Tweet 1253
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7992 shares
    Share 3197 Tweet 1998
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2934 shares
    Share 1174 Tweet 734
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2144 shares
    Share 858 Tweet 536
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1739 shares
    Share 696 Tweet 435
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga