• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Rasulullah Baru Makan Sepulang dari Melaksanakan Shalat Idul Adha

03/06/2025
in Kisah, Unggulan
Rasulullah Baru Makan Sepulang dari Melaksanakan Shalat Idul Adha

Rasulullah Baru Makan Sepulang dari Melaksanakan Shalat Idul Adha (foto: bisniswisata)

116
SHARES
890
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RASULULLAH baru makan sepulang dari melaksanakan shalat idul adha. Kebalikan dari apa yang biasa dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pada hari raya Idul Fitri.

Pada hari raya Idul Adha, beliau tidak makan apa pun sebelum berangkat shalat. Beliau baru makan setelah beliau pulang dari melaksanakan shalat idul adha.

Dalilnya adalah hadits Buraidah, yaitu,

“Dan beliau tidak makan pada hari raya kurban hingga selesai shalat.”

Dalam lain riwayat dikatakan:

“Dan beliau tidak makan pada hari raya idul adha hingga pulang (dari shalat).” (Al-Hadits)

Menurut para ulama, tidak makannya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam sebelum shalat idul adha, adalah agar beliau dapat makan binatang kurbannya selesai shalat.

Karena memang beliau selalu menyembelih kurban setiap idul adha.

Sunnah tidak makan sebelum idul adha dan baru makan setelah selesai melaksanakan shalat idul adha ini berlaku untuk semua kaum muslimin, terutama bagi mereka yang berkurban.

Baca Juga: Sunnah Shalat Idul Adha Dilaksanakan Lebih Pagi Dibandingkan Idul Fitri

Rasulullah Baru Makan Sepulang dari Melaksanakan Shalat Idul Adha

Adapun bagi yang kebetulan tidak berkurban, ia boleh memilih antara makan terlebih dahulu atau menundanya hingga sepulang shalat id.

Namun, tentu saja mencontoh apa yang dilakukan Nabi lebih baik dan utama.

Setidaknya ada lima hikmah di balik kebiasaan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hal tidak makannya beliau sebelum shalat idul adha dan makannya beliau terlebih dahulu sebelum shalat idul fitri.

Pertama, yaitu karena beliau makan daging hewan kurban setelah shalat idul adha.

Kedua, karena selama Ramadan, kaum muslimin telah berpuasa penuh, tidak ada salahnya jika pada hari Idul Fitri mereka merasakan nikmatnya makan di pagi hari.

Ketiga, untuk idul adha, Nabi ingin memberikan kesempatan atau waktu yang lebih luas bagi kaum muslimin yang berkurban untuk menyembelih binatang kurbannya dan menyantap dagingnya.

Keempat, untuk idul fitri, Nabi ingin memberikan kesempatan terakhir bagi kaum muslimin yang belum membayar zakat fitrah untuk segera membayarkannya.

Dan kelima, untuk idul adha, merupakan pendidikan bagi sebagian kaum muslimin yang tidak terbiasa puasa sunnah.

Tujuannya agar mereka menahan lapar beberapa saat setelah cukup lama mereka tidak merasakan nikmatnya berpuasa meskipun hanya sebentar.

Itulah hikmah dari kebiasaan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam yang baru makan sepulang melaksanakan shalat Idul Adha. Semoga kita dapat meneladaninya.[wn/ind]

(Sumber: 165 Kebiasaan Nabi, Abduh Zulfidar Akaha, Pustaka Al-Kautsar)

Tags: Rasulullahshalat idul adha
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gejala Awal pada Penderita Kanker Lambung

Next Post

UIN Ar-Raniry Banda Aceh Terima Pendaftaran Jalur Mandiri Portofolio UTBK

Next Post
UIN Ar-Raniry Banda Aceh Terima Pendaftaran Jalur Mandiri Portofolio UTBK

UIN Ar-Raniry Banda Aceh Terima Pendaftaran Jalur Mandiri Portofolio UTBK

Pentingnya pendidikan seks untuk menjaga anak dari bahaya pornografi

Pentingnya Pendidikan Seks untuk Menjaga Anak-Anak dari Bahaya Pornografi

Child Free Menurut Pandangan Islam

Child Free Menurut Pandangan Islam

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    507 shares
    Share 203 Tweet 127
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3439 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7905 shares
    Share 3162 Tweet 1976
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5272 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6708 shares
    Share 2683 Tweet 1677
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2874 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga