• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kebenaran Disertai Keberanian, Prinsip Hidup Abu Dzar

27/11/2021
in Kisah
Kebenaran Disertai Keberanian, Prinsip Hidup Abu Dzar

Foto: Pixabay

83
SHARES
640
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Lebih benarkah ucapannya dari Abu Dzar? Sungguh, Rasulullah Saw. bagai telah membaca hari depan shahabatnya itu, dan menyimpulkan kesemuanya pada kalimat tersebut. Kebenaran yang disertai keberanian, itulah prinsip hidup Abu Dzar secara keseluruhan!

Baca Juga Kisah Sebelumnya: Abu Dzar, Muballigh Ulung yang Berjiwa Bebas

Benar bathinnya, benar pula lahirnya.

Benar ‘aqidahnya, benar pula ucapannya.

Ia akan menjalani hidup secara benar, tidak akan melakukan kekeliruan. Dan kebenarannya itu bukanlah keutamaan yang bisu, karena bagi Abu Dzar, kebenaran yang bisu bukanlah bisu, karena bagi Abu Dzar, kebenaran yang bisa bukanlah kebenaran!

Kebenaran Disertai Keberanian, Prinsip Hidup Abu Dzar

Yang dikatakan benar ialah menyatakan secara terbuka dan terus terang, yakni menyatakan yang haq dan menentang yang bathil, menyokong yang betul dan meniadakan yang salah.

Benar itu kecintaan penuh terhadap yang haq, mengemukakannya secara berani dan melaksanakannya secara terpuji.

Dengan penglihatannya yang tajam, bagai menembus ke alam ghain yang jauh tidak terjangkau atau samudera yang tidak terselami.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menampakkan segala kesusahan yang akan dialami oleh Abu Dzar sebagai akibat dari kebenaran dan ketegasannya.

Maka selalu dipesanka kepadanya agar melatih diri dengan kesabaran dan tidak berburu nafsu. Pada suatu hari Rasulullah mengemukakan kepadanya pertanyaan beriku ini:

“Wahai Abu Dzar, bagaimana pendapatmu bila menjumpai para pembesar yang mengambil barang upeti untuk diri mereka pribadi?”

Jawab Abu Dzar: “Demi yang telah mengutus anda dengan kebenaran, akan saya tebas mereka dengan pedangku!”

Sabda Rasulullah pula: “Maukah kamu aku beri jalan yang lebih baik dari itu? Ialah bersabar sampai kamu menemuiku”

Tahukah anda kenapa Rasulullah mengajukan pertanyaan seperti itu? Itulah persoalan pembesar dan harta!

Nah itulah persoalan pokok bagi Abu Dzar dan untuk itu ia harus membaktikan hidupnya, suatu kemusykilan menyangkut masyarakat umat dan masa depan yang harus dipecahkannya!

Hal itu telah dimaklumi oleh Rasulullah, dan itulah sebabnya kepada beliau mengajukan pertanyaan seperti demikian, yaitu untuk membekalinya dengan nasihat yang amat berharga: “Bersabarlah sampai kamu menemuiku.”

Maka Abu Dzar akan selalu ingat kepada wasiat guru dan Rasul ini. Ia tiadalah akan menggunakan ketajaman pedang terhadap para pembesar yang mengaut kekayaan dari harta rakyat sebagai ancamannya dulu. Tetapi juga ia tidak akan bungkam atau berdiam diri walau agak sesaatpun terhadap mereka. [Ln]

Bersambung…

Tags: Kebenaran Disertai KeberanianPrinsip Hidup Abu Dzar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menjadi Sosok Suami Istri Tangguh (4)

Next Post

Jihad bagi Mereka yang Lelah Hati

Next Post
Jihad bagi Mereka yang Lelah Hati

Jihad bagi Mereka yang Lelah Hati

Salamah bin Al Akwa, Sahabat yang Mendapat Julukan Infanteri Terbaik dari Rasulullah (1)

Salamah bin Al Akwa, Sahabat yang Mendapat Julukan Infanteri Terbaik dari Rasulullah (1)

Salamah bin Al Akwa, Sahabat yang Mendapat Julukan Infanteri Terbaik dari Rasulullah (2)

Salamah bin Al Akwa, Sahabat yang Mendapat Julukan Infanteri Terbaik dari Rasulullah (2)

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4414 shares
    Share 1766 Tweet 1104
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8649 shares
    Share 3460 Tweet 2162
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11449 shares
    Share 4580 Tweet 2862
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1397 shares
    Share 559 Tweet 349
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2216 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    231 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    251 shares
    Share 100 Tweet 63
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga