• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Jangan Pernah Sombong Meski Anda Berkuasa

18/11/2021
in Kisah, Unggulan
Kisah Terbaik Abu Bakar

(foto: pixabay)

92
SHARES
711
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jangan pernah sombong meski Anda berkuasa. Hanya Nabi Sulaiman yang Allah berikan kekuasaan dan kekuatan luar biasa. Selebihnya, hampir semua utusan Allah hanyalah sosok biasa: bukan raja, penguasa, dan lainnya. Namun, justru di tampilan “biasa”nya, musuh-musuh luar biasa takluk oleh kekuatan alam yang dianggap biasa.

Allah memberikan pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim alaihissalam. Sosok nabi yang biasa ini Allah hadapkan dengan kekuatan besar yang menguasai manusia di Babilonia saat itu. Dialah Raja Namrud.

Kekuasaan dan kekuatan pasukannya begitu dahsyat. Ia bahkan menganggap bahwa tidak ada kekuatan lain yang melampaui dirinya. Dan kesombongan itulah yang akhirnya dihadapi Nabi Ibrahim, rakyat biasa dari anak seorang tukang pembuat patung.

Di mana akhir dari kesombongan Namrud? Ia tidak mati oleh pedang Nabi Ibrahim. Tidak pula terbunuh oleh perang besar. Ia mati setelah seekor nyamuk masuk melalui hidungnya. Berhari-hari, nyamuk itu terus hidup dan menyiksa Namrud dari dalam kepalanya.

Baca Juga: Semut dan Nabi Sulaiman

Jangan Pernah Sombong Meski Anda Berkuasa

Di antara mereka ada Nabi Musa alaihissalam. Allah subhanahu wa taala. pasangkan sosok dengan kekuatan luar biasa sebagai musuhnya. Ia adalah Firaun. Bukti kekuatan dan kekuasaan masih bisa dilihat hingga saat ini di kawasan Mesir. Dan terus menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Meski jauh dari zaman moderen, Firaun sudah memiliki kemampuan teknologi bangunan yang hebat. Persenjataannya pun terhebat di zamannya. Pasukannya sangat luar biasa.

Kekuatan yang luar biasa inilah yang dihadapi Nabi Musa bersama pengikutnya yang rakyat biasa. Sebagian besar mereka adalah buruh dan budak. Sebuah perbandingan kekuatan yang jauh dari seimbang.

Di tepian pantai nan luas, Firaun dan pasukannya sangat yakin mereka akan melenyapkan Musa a.s. dan pengikutnya. Tak satu pun penghalang untuk itu. Tapi di luar dugaan Firaun, Nabi Musa a.s. dan pengikutnya bisa menyeberang lautan selayaknya sebuah daratan.

Di saat Firaun melalui lokasi yang sama, daratan itu berubah menjadi lautan. Semua pasukan Firaun dan termasuk dirinya justru yang akhirnya lenyap. Kecuali jasad Firaun yang mati terapung sebagai bukti kelemahan manusia, siapa pun dia.

Firaun tidak mati melalui pedang Nabi Musa. Tidak pula mati dalam pertempuran hebat. Melainkan, mati karena tenggelam.

Baca Juga: UAS di Monas: Firaun pun Tumbang oleh Emak-emak Militan

Pasukan musyrik Quraisy bersama dengan pasukan seluruh jazirah Arab waktu itu yakin sekali akan melenyapkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan seluruh pengikutnya di Madinah. Seluruh penjuru Madinah sudah dikepung.

Bahkan, dari dalam Madinah sendiri, pasukan Yahudi yang memang berdomisili di situ melakukan pengkhianatan. Sempurna sudah. Dari luar Madinah dikepung pasukan musyrik, dari dalam dikhianati pasukan Yahudi.

Jika dihitung secara logika, tidak mungkin umat Islam saat itu bisa selamat. Dan keyakinan itulah yang saat itu dipegang kuat pasukan musyrik dan Yahudi. “Inilah akhir dari riwayat Muhammad dan pengikutnya,” seperti itulah keyakinan itu menggema dalam jiwa-jiwa mereka.

Namun di luar dugaan mereka, tiba-tiba datang badai besar yang menerbangkan pasir-pasir tempat mereka injak. Panas siang padang pasir yang terik tiba-tiba berubah gelap gulita, seolah matahari ditelan sesuatu.

Badai terus berlangsung. Bukan hanya menerbangkan pasir-pasir yang membuat penglihatan mereka kian tak berfungsi. Melainkan juga, menerbangkan tenda-tenda dan perbekalan logistik perang mereka. Semua porak poranda.

Tak tahan dengan keadaan itu, seluruh pasukan itu kocar-kacir. Mereka lari terbirit-birit kembali ke kampung masing-masing.

Mereka lari bukan karena pedang-pedang terhunus umat Islam. Tapi karena badai yang membuat mereka takut luar biasa.

**

Fragmen di atas adalah secuil dari pelajaran tentang tak berartinya kesombongan manusia di hadapan kekuatan Allah subhanahu wata’ala. Sehebat apa pun penguasa, raja, tentara, tak lebih kuat dari seekor nyamuk sekali pun di sisi Allah subhanahu wata’ala

Jangan pernah sombong menandingi kekuasaan Allah, karena menahan kencing saja kita tak mampu. Bercerminlah dengan peristiwa yang telah Allah suguhkan kepada kita. Cukup dan taubatlah. Karena kita hanya makhluk terlemah yang Allah ciptakan di alam raya. (Mh)

Tags: Jangan Pernah Sombong Meski Anda BerkuasaKisah Nabi Ibrahimmusa dan firaunnabi muhammadnabi sulaiman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Serial Muslim Jepang #1, Islam Itu Menjadikan Hidup Lebih Mudah

Next Post

Nene Hatun, Penggelora Semangat Kaum Perempuan di Erzurum

Next Post
Nene Hatun, Penggelora Semangat Kaum Perempuan di Erzurum

Nene Hatun, Penggelora Semangat Kaum Perempuan di Erzurum

Hukum Menjamak Sholat karena Punya Bayi

Saat Langit Berwarna Merah Saga, Jiwa Bayi Mungilku Terbang ke Angkasa

LAZ Al Azhar Pelopori Program Tabungan Gemah Ripah di Desa Cilembu Lewat Pertanian

LAZ Al Azhar Pelopori Program Tabungan Gemah Ripah di Desa Cilembu Lewat Pertanian

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1182 shares
    Share 473 Tweet 296
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga