• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 2 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Habibah binti Sahl, Shahabiyah yang Mengajarkan Arti Kejujuran dalam Rumah Tangga

21/07/2026
in Kisah
Habibah binti Sahl, Shahabiyah yang Mengajarkan Arti Kejujuran dalam Rumah Tangga

Sumber: Pixabay

70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH Islam mencatat, ada satu nama shahabiyah Rasulullah yang menjadi teladan bagi umat Islam hingga saat ini. Nama tersebut adalah Habibah binti Sahl berasal dari kaum Anshar di Madinah. Ia menikah dengan seorang sahabat Nabi bernama Tsabit bin Qais bin Syammas, seorang orator ulung yang dikenal memiliki suara lantang dan keberanian dalam membela Islam. Tsabit termasuk sahabat yang sangat dicintai Rasulullah karena keimanannya dan jasa-jasanya dalam dakwah.

Meski demikian, kehidupan rumah tangga mereka ternyata tidak berjalan harmonis. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Habibah merasa tidak lagi mampu melanjutkan pernikahannya. Bukan karena suaminya kurang taat kepada Allah atau memiliki akhlak yang buruk, melainkan karena ia merasa tidak sanggup hidup bersamanya dan khawatir tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dengan baik.

Baca Juga: Kisah Teladan Khalidah binti Qais yang Menunjukkan Keteguhan Iman di Masa Rasulullah

Habibah binti Sahl, Shahabiyah yang Mengajarkan Arti Kejujuran dalam Rumah Tangga

Kejujuran Habibah menjadi salah satu hal yang menarik dari kisahnya. Ia tidak memilih menyimpan perasaan hingga berubah menjadi kebencian atau permusuhan. Sebaliknya, ia datang menghadap Rasulullah untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya.

Dalam riwayat yang terdapat dalam Shahih al-Bukhari, Habibah menjelaskan bahwa ia tidak mencela agama maupun akhlak Tsabit. Namun, ia merasa tidak mampu lagi mempertahankan rumah tangga tersebut. Rasulullah kemudian mendengarkan penjelasannya dengan penuh kebijaksanaan.

Setelah mengetahui duduk perkaranya, Rasulullah bertanya apakah Habibah bersedia mengembalikan kebun yang dahulu diberikan Tsabit sebagai mahar. Habibah menjawab bahwa ia bersedia. Rasulullah kemudian memerintahkan Tsabit menerima kembali maharnya dan menceraikan istrinya melalui khulu’, yaitu perceraian atas permintaan istri dengan mengembalikan mahar kepada suami.

Peristiwa ini menjadi salah satu dasar hukum khulu’ dalam fikih Islam. Islam mengajarkan bahwa pernikahan memang merupakan ikatan yang mulia dan dianjurkan untuk dijaga. Namun, apabila kehidupan rumah tangga tidak lagi membawa ketenangan dan dikhawatirkan menimbulkan kezaliman bagi salah satu pihak, maka syariat juga menyediakan jalan keluar yang baik.

Kisah Habibah menunjukkan bahwa Islam sangat menghargai suara perempuan. Rasulullah tidak mengabaikan keluhan yang disampaikan Habibah, melainkan mendengarkannya dengan adil dan memberikan solusi yang menjaga hak kedua belah pihak. Suami tidak dirugikan karena mahar dikembalikan, sementara istri memperoleh kebebasan dari hubungan yang tidak lagi mampu dijalaninya.

Pelajaran lain yang dapat diambil adalah pentingnya kejujuran dalam rumah tangga. Habibah tidak mencari-cari kesalahan suaminya atau menyebarkan aibnya kepada orang lain. Ia justru mengakui bahwa Tsabit adalah seorang yang baik dalam agama dan akhlaknya. Sikap ini menunjukkan kedewasaan serta kejujuran yang patut diteladani.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Di tengah kehidupan modern, kisah Habibah binti Sahl tetap relevan. Banyak persoalan rumah tangga dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik, musyawarah, dan mencari solusi sesuai tuntunan syariat. Islam tidak mengajarkan mempertahankan hubungan yang justru melahirkan kebencian berkepanjangan, tetapi juga tidak mendorong perceraian dilakukan secara tergesa-gesa.

Habibah binti Sahl menjadi teladan bahwa keberanian menyampaikan kebenaran, kejujuran terhadap diri sendiri, serta kepercayaan kepada hukum Allah akan selalu menghadirkan jalan keluar yang terbaik. Kisahnya mengingatkan bahwa syariat Islam hadir bukan untuk mempersulit kehidupan manusia, melainkan membawa keadilan, kasih sayang, dan kemaslahatan bagi seluruh umat. [DW]

Sumber: Ensiklopedia Nabi Muhammad SAW di antara Para Shahabiyah. Ichwan Fauzi. Lentera Abadi: 2020.

Tags: Habibah binti Sahl
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menhaj Ingatkan 261 ASN Baru: Integritas dan Pelayanan Jemaah Jadi Fondasi Kemenhaj

Next Post

Jujurlah pada Diri Sendiri

Next Post
Jujur kepada Allah

Jujurlah pada Diri Sendiri

Entry Program Percepat Adaptasi dan Perkuat Integritas ASN Kemenhaj

Entry Program Percepat Adaptasi dan Perkuat Integritas ASN Kemenhaj

Rasulullah dan Sahabat pun Harus Kerja Keras

Media Massa dan Perang Manipulasi

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9227 shares
    Share 3691 Tweet 2307
  • Tiga Trik Padu Padan Vest Rajut

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4177 shares
    Share 1671 Tweet 1044
  • 12 Adab bagi Penuntut Ilmu

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Aminah Binti Ruqaisy Sosok Muhajirah yang Jarang Dikenal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sosok Ketua Umum NU Gus Kikin: Kiai yang juga Pengusaha

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga