• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 13 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Habibah binti Sahl, Shahabiyah yang Mengajarkan Arti Kejujuran dalam Rumah Tangga

21/07/2026
in Kisah
Habibah binti Sahl, Shahabiyah yang Mengajarkan Arti Kejujuran dalam Rumah Tangga

Sumber: Pixabay

70
SHARES
537
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH Islam mencatat, ada satu nama shahabiyah Rasulullah yang menjadi teladan bagi umat Islam hingga saat ini. Nama tersebut adalah Habibah binti Sahl berasal dari kaum Anshar di Madinah. Ia menikah dengan seorang sahabat Nabi bernama Tsabit bin Qais bin Syammas, seorang orator ulung yang dikenal memiliki suara lantang dan keberanian dalam membela Islam. Tsabit termasuk sahabat yang sangat dicintai Rasulullah karena keimanannya dan jasa-jasanya dalam dakwah.

Meski demikian, kehidupan rumah tangga mereka ternyata tidak berjalan harmonis. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Habibah merasa tidak lagi mampu melanjutkan pernikahannya. Bukan karena suaminya kurang taat kepada Allah atau memiliki akhlak yang buruk, melainkan karena ia merasa tidak sanggup hidup bersamanya dan khawatir tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dengan baik.

Baca Juga: Kisah Teladan Khalidah binti Qais yang Menunjukkan Keteguhan Iman di Masa Rasulullah

Habibah binti Sahl, Shahabiyah yang Mengajarkan Arti Kejujuran dalam Rumah Tangga

Kejujuran Habibah menjadi salah satu hal yang menarik dari kisahnya. Ia tidak memilih menyimpan perasaan hingga berubah menjadi kebencian atau permusuhan. Sebaliknya, ia datang menghadap Rasulullah untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya.

Dalam riwayat yang terdapat dalam Shahih al-Bukhari, Habibah menjelaskan bahwa ia tidak mencela agama maupun akhlak Tsabit. Namun, ia merasa tidak mampu lagi mempertahankan rumah tangga tersebut. Rasulullah kemudian mendengarkan penjelasannya dengan penuh kebijaksanaan.

Setelah mengetahui duduk perkaranya, Rasulullah bertanya apakah Habibah bersedia mengembalikan kebun yang dahulu diberikan Tsabit sebagai mahar. Habibah menjawab bahwa ia bersedia. Rasulullah kemudian memerintahkan Tsabit menerima kembali maharnya dan menceraikan istrinya melalui khulu’, yaitu perceraian atas permintaan istri dengan mengembalikan mahar kepada suami.

Peristiwa ini menjadi salah satu dasar hukum khulu’ dalam fikih Islam. Islam mengajarkan bahwa pernikahan memang merupakan ikatan yang mulia dan dianjurkan untuk dijaga. Namun, apabila kehidupan rumah tangga tidak lagi membawa ketenangan dan dikhawatirkan menimbulkan kezaliman bagi salah satu pihak, maka syariat juga menyediakan jalan keluar yang baik.

Kisah Habibah menunjukkan bahwa Islam sangat menghargai suara perempuan. Rasulullah tidak mengabaikan keluhan yang disampaikan Habibah, melainkan mendengarkannya dengan adil dan memberikan solusi yang menjaga hak kedua belah pihak. Suami tidak dirugikan karena mahar dikembalikan, sementara istri memperoleh kebebasan dari hubungan yang tidak lagi mampu dijalaninya.

Pelajaran lain yang dapat diambil adalah pentingnya kejujuran dalam rumah tangga. Habibah tidak mencari-cari kesalahan suaminya atau menyebarkan aibnya kepada orang lain. Ia justru mengakui bahwa Tsabit adalah seorang yang baik dalam agama dan akhlaknya. Sikap ini menunjukkan kedewasaan serta kejujuran yang patut diteladani.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Di tengah kehidupan modern, kisah Habibah binti Sahl tetap relevan. Banyak persoalan rumah tangga dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik, musyawarah, dan mencari solusi sesuai tuntunan syariat. Islam tidak mengajarkan mempertahankan hubungan yang justru melahirkan kebencian berkepanjangan, tetapi juga tidak mendorong perceraian dilakukan secara tergesa-gesa.

Habibah binti Sahl menjadi teladan bahwa keberanian menyampaikan kebenaran, kejujuran terhadap diri sendiri, serta kepercayaan kepada hukum Allah akan selalu menghadirkan jalan keluar yang terbaik. Kisahnya mengingatkan bahwa syariat Islam hadir bukan untuk mempersulit kehidupan manusia, melainkan membawa keadilan, kasih sayang, dan kemaslahatan bagi seluruh umat. [DW]

Sumber: Ensiklopedia Nabi Muhammad SAW di antara Para Shahabiyah. Ichwan Fauzi. Lentera Abadi: 2020.

Tags: Habibah binti Sahl
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menhaj Ingatkan 261 ASN Baru: Integritas dan Pelayanan Jemaah Jadi Fondasi Kemenhaj

Next Post

Jujurlah pada Diri Sendiri

Next Post
Jujur kepada Allah

Jujurlah pada Diri Sendiri

Entry Program Percepat Adaptasi dan Perkuat Integritas ASN Kemenhaj

Entry Program Percepat Adaptasi dan Perkuat Integritas ASN Kemenhaj

Rasulullah dan Sahabat pun Harus Kerja Keras

Media Massa dan Perang Manipulasi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9088 shares
    Share 3635 Tweet 2272
  • Doa Tolak Bala di Akhir Bulan Safar dan Keutamaannya

    204 shares
    Share 82 Tweet 51
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • HOKA Ungkap Keunggulan Sepatu dengan Maksimum Cushioning dan Pilihan untuk Beragam Aktivitas

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4392 shares
    Share 1757 Tweet 1098
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1184 shares
    Share 474 Tweet 296
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4116 shares
    Share 1646 Tweet 1029
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5226 shares
    Share 2090 Tweet 1307
  • Bukan Hanya untuk Diet, Ini Manfaat Chia Seed untuk Kecantikan Kulit

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2417 shares
    Share 967 Tweet 604
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga