• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 3 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Media Massa dan Perang Manipulasi

21/07/2026
in Khazanah
Rasulullah dan Sahabat pun Harus Kerja Keras

Ilustrasi, foto: freepik.com

69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MEDIA massa adalah pembawa kabar untuk banyak orang. Dan, perang manipulasi di situ nyaris tak terhindarkan.

Di era digital saat ini, perkembangan media massa begitu luar biasa. Bahkan saat ini, tugas besar media massa bisa dilakukan oleh individu melalui media sosial.

Hal ini menjadikan perang manipulasi di dunia informasi menjadi begitu liar. Bahkan ada kecenderungan saat ini, media sosial menjadi ‘leader’ dari dunia informasi, bukan lagi tivi atau lainnya.

Manipulasi Hubungan

Manipulasi ini merupakan taktik psikologis yang membuat target meragukan realitas, ingatan, atau apa yang diyakininya.

Perhatikan apa yang sedang viral tentang sosok pemain bola muda Spanyol yang sedang jadi sorotan: Yamal. Sosoknya begitu menarik karena skill permainan yang tinggi dan ‘kesolehan’ sebagai seorang muslim.

Di sebuah medsos digambarkan bagaimana sebuah video yang begitu apik menayangkan Yamal sedang khusyuk berdoa dan bersyukur atas kemenangan timnya. Sementara, di sisi lain, ada tayangan kericuhan antara dua tim yang sulit dikendalikan.

Jika tayangan itu ditambah lagi dengan tayangan-tayangan tentang Yamal ketika melakukan sujud syukur di tengah lapangan, kian menunjukkan kesolehan yang luar biasa.

Umat Islam pun bangga. Bahwa, ada dari kalangan mereka yang top di dunia bola yang merupakan seorang muslim yang soleh. Yaitu, Yamal.

Namun, ada berita atau tayangan yang mengenalkan siapa pasangan sang idola itu. Ia hanya seorang wanita yang tanpa hijab.

Sepintas, informasi ini biasa saja, atau mungkin melengkapi sosok Yamal. Tapi, ketika informasi ini digencarkan setelah sosok ‘soleh’ Yamal yang gemar berdoa dan bersujud itu, maka akan menjadi seperti pembuyar sosok solehnya.

Hampir bisa dipastikan, dua sumber informasi itu dilakukan oleh dua pihak yang berbeda, bahkan berseberangan. Satu pihak menyuguhkan kesolehan Yamal, di pihak lain menampilkan sosok ‘biasa’ Yamal seperti umumnya selebritas lainnya.

Perang Psikologis

Jangan terlalu percaya dengan viral yang direkayasa. Misalnya, banyaknya peristiwa pembunuhan, selingkuh, bahkan korupsi oleh pihak tertentu.

Hal ini karena apa yang bisa viral tidak lagi alami. Melainkan, bisa direkayasa sesuai pesanan dari mereka yang berkepentingan.

Jika kepentingannya menakut-nakuti, maka yang selalu viral adalah peristiwa pembunuhan, penculikan, perkosaan, dan sejenisnya. Jika kepentingannya untuk ‘membuai’, maka yang diviralkan adalah artis atau tokoh publik yang selingkuh., sangat kaya, dan lainnya.

Di zaman Orba dahulu ada isu tentang biskuit beracun, ‘kolor ijo’, ekstrim kanan dan kiri, dan lainnya.

Biasanya, isu-isu ini muncul di saat hebohnya kasus buruk pejabat negara. Dengan cara ini, orang menjadi teralihkan atau takut untuk mengangkat nilai kebenaran.

Manipulasi Kebenaran Informasi

Manipulasi ini adalah dengan menyebarkan data atau informasi yang menyesatkan atau hoaks. Ketika hoaks dalam posisi seimbang dengan informasi yang benar, maka publik akan bingung menentukan mana yang benar dan salah.

Misalnya, ketika tersebar meluas kabar banyaknya tokoh-tokoh non muslim yang masuk Islam, ada yang viral mengabarkan bahwa seorang ustaz murtad atau keluar dari Islam.

Kabar ini tentu tidak dengan hanya tulisan atau suara. Tapi, dilengkapi dengan potongan video yang direkayasa.

Inilah zaman di mana kebohongan bisa menjadi rujukan. Dan, para pembohong bisa menjadi panutan.

Karena itu, perkaya literasi kita dalam dunia informasi. Hal ini agar kita tidak menjadi percaya dengan yang bohong, atau meragukan hal yang sahih. [Mh]

 

 

Tags: Media Massa dan Perang Manipulasi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Entry Program Percepat Adaptasi dan Perkuat Integritas ASN Kemenhaj

Next Post

Kisah Mengharukan Maimunah binti Sa’ad yang Mengabdikan Hidupnya untuk Ilmu dan Pelayanan Umat

Next Post
Kisah Mengharukan Maimunah binti Sa'ad yang Mengabdikan Hidupnya untuk Ilmu dan Pelayanan Umat

Kisah Mengharukan Maimunah binti Sa'ad yang Mengabdikan Hidupnya untuk Ilmu dan Pelayanan Umat

Sering Sebal karena Anak Tidak Mau Belajar? Coba Belajar Bersama, Bun

Sering Sebal karena Anak Tidak Mau Belajar? Coba Belajar Bersama, Bun

JISC Light Run 2026 Berakhir Sukses, Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Gaya Hidup Sehat

JISC Light Run 2026 Berakhir Sukses, Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Gaya Hidup Sehat

  • Bagaimana Cara Menanam Cabai di Pot untuk Pemula agar Cepat Tumbuh dan Berbuah?

    Bagaimana Cara Menanam Cabai di Pot untuk Pemula agar Cepat Tumbuh dan Berbuah?

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Heboh di Ponpes Putri Hamalatul Qur’an Sukoharjo

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9665 shares
    Share 3866 Tweet 2416
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1450 shares
    Share 580 Tweet 363
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2593 shares
    Share 1037 Tweet 648
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4363 shares
    Share 1745 Tweet 1091
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2517 shares
    Share 1007 Tweet 629
  • Di Balik Panggung Konser Bocelli

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Motif Hawa Karya Pipit Pramudia, Perpaduan Batik Parang dan Kawung dalam Balutan Modest Fashion yang Anggun

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga