• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 17 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Dzu Al-Bijadain, Sahabat yang Meninggalkan Segalanya Demi Islam

25/06/2026
in Kisah
Dzu Al-Bijadain, Sahabat yang Meninggalkan Segalanya Demi Islam

Sumber: Pixabay

68
SHARES
523
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH Islam mencatat terdapat banyak sahabat yang menunjukkan pengorbanan luar biasa demi mempertahankan keimanan mereka. Salah satu di antaranya adalah Abdullah Al-Muzani yang lebih dikenal dengan julukan Dzu Al-Bijadain. Kisah hidupnya menjadi bukti bahwa kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya mampu mengalahkan kecintaan terhadap harta, keluarga, dan kenyamanan dunia.

Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Abdul Nuhm Al-Muzani. Sejak kecil, ia hidup dalam kecukupan. Setelah ayahnya meninggal dunia, ia diasuh oleh pamannya yang kaya raya. Abdullah tumbuh sebagai pemuda yang disegani dan menikmati berbagai fasilitas hidup. Namun ketika cahaya Islam mulai menyebar di Jazirah Arab, hatinya tertarik untuk memeluk agama yang dibawa Rasulullah SAW.

Keinginannya untuk masuk Islam ternyata mendapat penolakan keras dari pamannya. Sang paman tidak hanya melarangnya memeluk Islam, tetapi juga mengancam akan mengambil seluruh harta dan fasilitas yang selama ini dinikmatinya.

Baca Juga: Kisah Teladan Abu Thalhah Al-Anshari yang Mengorbankan Harta Terbaiknya untuk Islam

Dzu Al-Bijadain, Sahabat yang Meninggalkan Segalanya Demi Islam

Abdullah dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah. Ia bisa mempertahankan kemewahan hidupnya dengan meninggalkan Islam, atau menerima Islam dengan risiko kehilangan segalanya. Dengan keyakinan yang kuat, ia memilih Allah dan Rasul-Nya.

Pamannya benar-benar melaksanakan ancamannya. Seluruh harta milik Abdullah diambil kembali. Bahkan pakaian yang dikenakannya pun tidak luput dari tuntutan sang paman. Abdullah akhirnya hanya memiliki selembar kain kasar yang kemudian dibelah menjadi dua bagian. Satu bagian digunakan untuk menutupi tubuh bagian atas, sementara bagian lainnya digunakan untuk menutupi tubuh bagian bawah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Ketika tiba di Madinah untuk bertemu Rasulullah SAW, penampilannya sangat sederhana. Namun justru dari peristiwa itulah ia mendapatkan julukan yang terkenal. Rasulullah SAW memanggilnya dengan sebutan Dzu Al-Bijadain, yang berarti “pemilik dua lembar kain”. Julukan tersebut kemudian melekat hingga akhir hayatnya.

Meskipun hidup dalam kesederhanaan, Abdullah tidak pernah menyesali keputusannya. Ia justru semakin giat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Para sahabat mengenalnya sebagai pribadi yang rajin membaca Al-Qur’an dan memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu agama.

Salah satu peristiwa yang menunjukkan kemuliaannya terjadi pada Perang Tabuk. Dalam perjalanan tersebut, Abdullah ikut bersama pasukan kaum Muslimin. Namun takdir Allah menetapkan bahwa ia jatuh sakit dan meninggal dunia sebelum kembali ke Madinah.

Malam hari setelah wafatnya Abdullah, Rasulullah SAW ikut menyaksikan proses pemakamannya. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi sendiri turun ke liang lahad untuk membantu proses penguburan. Rasulullah kemudian berdoa agar Allah meridhai Abdullah.

Ibnu Mas’ud yang menyaksikan peristiwa itu bahkan pernah mengungkapkan rasa harunya. Ia berharap seandainya dirinya yang berada di tempat Abdullah karena melihat betapa besarnya perhatian Rasulullah kepada sahabat tersebut.

Kisah Dzu Al-Bijadain mengajarkan bahwa nilai seseorang di sisi Allah tidak ditentukan oleh banyaknya harta atau kedudukan. Abdullah kehilangan kekayaan dunia, tetapi ia memperoleh sesuatu yang jauh lebih berharga, yaitu keridhaan Allah dan kecintaan Rasulullah SAW. [DW]

Sumber: 65 Kisah Teladan Sahabat Nabi. Dr. Abdurrahman Raf’at al-Basya. Kaunee: 2008.

Tags: Dzu Al-Bijadain Sahabat yang Meninggalkan Segalanya Demi Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rabi’ah bin Ka’ab, Sahabat Rasulullah yang Memilih Dekat dengan Rasulullah di Surga

Next Post

Bagaimana Kita Mengukur Diri

Next Post
Fikih Malu, Menghiasi Hidup dengan Malu

Bagaimana Kita Mengukur Diri

LPPOM Sambut Antusiasme Masyarakat dalam Kampanye Wajib Halal Oktober 2026

LPPOM Sambut Antusiasme Masyarakat dalam Kampanye Wajib Halal Oktober 2026

Mengenal A'shim bin Tsabit, Syuhada yang Dijaga Allah Setelah Wafat

Mengenal A'shim bin Tsabit, Syuhada yang Dijaga Allah Setelah Wafat

  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • 5 Tempat Wisata Bersejarah di Jakarta Utara yang Wajib Masuk Daftar Liburan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8892 shares
    Share 3557 Tweet 2223
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4007 shares
    Share 1603 Tweet 1002
  • Hukum Mengumumkan Kematian di Masjid

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11586 shares
    Share 4634 Tweet 2897
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3474 shares
    Share 1390 Tweet 869
  • Wamenlu Anis Matta, Indonesia Dorong Integrasi Ekonomi dan Politik dengan Negara-negara Islam

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga