• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 23 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tips Menegur Sahabat yang Salah

07/04/2022
in Khazanah
Kunjungi yang Tidak Suka Kita

Ilustrasi, foto: Abbey Travel

89
SHARES
684
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENEGUR sahabat yang salah tidak cukup hanya dengan niat baik. Perlu cara yang bijak agar yang ditegur tidak justru malah salah paham.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Tolonglah saudaramu, baik ia zalim maupun dizalimi.”

Menolong yang dizalimi tentu sudah jelas, yaitu dengan menolongnya. Tapi menolong yang berbuat zalim bagaimana? Nabi menjelaskan, yaitu dengan melakukan teguran.

Tips berikut ini mungkin bisa menjadi pengayaan agar menegur sahabat yang salah bisa berujung yang baik.

Pertama, pahami apa kesalahan yang dilakukan.

Tidak semua orang yang ingin “meluruskan” sahabat yang salah, memahami betul apa kesalahan yang dilakukan. Memahami di sini berarti tentang duduk perkara secara detil, tidak hanya gambaran umum.

Karena itu ia harus menyelami masalah dengan cara bertanya ke pihak-pihak yang terlibat. Termasuk, kepada si pelaku yaitu sahabatnya sendiri. Pertanyaan kepada si pelaku tentu dengan pijakan baik sangka, bukan sebaliknya.

Kedua, selami masalah dengan utuh.

Ada sebab, ada akibat. Begitu pun dengan latar belakang masalah yang berhasil dikumpulkan. Hal ini agar pandangan terhadap kesalahan menjadi adil.

Contoh, kenapa sahabat tega mencuri. Dengan latar pertimbangan baik sangka, pasti ada sebab yang mengakibatkannya mencuri.

Sebab ini harus diselami dengan utuh dan jelas. Dan tidak cukup hanya dengan kesimpulan umum, meskipun itu diambil dari lebih dari satu orang yang ikut mencermati.

Dengan memperoleh sebab yang jelas, seperti karena terdesak ada anggota keluarga yang sakit keras dan butuh pengobatan dan lainnya; maka meluruskannya pun bisa lebih pas.

Ketiga, tidak perlu memaksa sahabat menerima teguran saat itu juga.

Meskipun sudah memahami perkara dengan utuh, tidak berarti bahwa teguran akan diterima sempurna oleh sahabat.

Dengan begitu, kita tak boleh memaksa sahabat yang ditegur untuk menerima teguran seperti yang diinginkan. Hal ini karena sahabat kita memiliki perasaan atau subjektif lain yang tidak serta merta menerima apa yang ditegurkan.

Dalam hal ini, nasihat seorang ulama mungkin bisa menjadi pengayaan. Yaitu, al-waqtu juz’un minal ‘ilaaj. Waktu merupakan sebagian dari solusi.

Artinya, butuh waktu agar yang ditegur bisa memahami masalahnya. Tentu dengan tidak sambil terus melakukan hal yang sama.

Keempat, jangan tegur di tempat umum.

Tegurlah sahabat secara arif dan bijak. Yaitu, dilakukan dengan “empat mata”. Tidak perlu juga dikabarkan ke orang banyak bahwa sudah dilakukan teguran, termasuk apa reaksinya.

Lebih baik lagi jika teguran dilakukan langsung sebelum orang lain tahu bahwa sahabat kita telah melakukan kesalahan.

Menegur tak perlu harus keras, tak perlu juga harus tegas; yang penting dilakukan dengan penuh kesabaran. Karena perubahan yang terbaik bukan karena takut, tapi karena kesadaran. [Mh]

 

 

Tags: Tips Menegur Sahabat yang Salah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Misteri Rezeki Allah

Next Post

Resep Takjil Putu Mayang Suji Rumahan

Next Post
Putu Mayang Suji

Resep Takjil Putu Mayang Suji Rumahan

Tanggal-tanggal Cuti bersama Lebaran 2022

Tanggal-tanggal Cuti bersama Lebaran 2022

Manajemen Waktu yang Baik

Manajemen Waktu yang Baik Menentukan Keberhasilan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8474 shares
    Share 3390 Tweet 2119
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4337 shares
    Share 1735 Tweet 1084
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2147 shares
    Share 859 Tweet 537
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3822 shares
    Share 1529 Tweet 956
  • Waduk Sermo Kulon Progo DIY jadi Salah Satu Icon Sport Tourism

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Gandeng Arie Untung, Lafaya Travel Siapkan Program Umroh Healing Keluarga Muslim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2270 shares
    Share 908 Tweet 568
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11356 shares
    Share 4542 Tweet 2839
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga