• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 20 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tidak Ada Jenderal di Depan Istri

Kehidupan rumah tangga penuh lika-liku, drama, dan bahkan ibarat roller coaster, kadang suami dan istri mengalami naik turun emosi. Ustaz Abdullah Haidir, Lc menceritakan bagaimana kehidupan rumah tangga Rasulullah saw.

07/10/2025
in Khazanah
Tidak Ada Jenderal di Depan Istri

Tidak Ada Jenderal di Depan Istri (foto: pixabay)

93
SHARES
718
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Tidak ada jenderal di depan istri. Kehidupan rumah tangga penuh lika-liku, drama, dan bahkan ibarat roller coaster, kadang suami dan istri mengalami naik turun emosi.

Ustaz Abdullah Haidir, Lc menceritakan bagaimana kehidupan rumah tangga Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

“Bukankah engkau mengaku sebagai utusan Allah..?” ketus Aisyah radhiallahu anha kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam penuh cemburu, suatu saat dalam sebuah perjalanan.

Pasalnya, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam meminta agar barang-barang yang sedikit di unta Aisyah ditukar dengan barang-barang yang banyak di unta Shafiah (Isteri Rasullah lainnya) karena unta Aisyah gagah sedangkan unta Shafiah lambat.

Demikian Al-Haitsami meriwayatkannya dalam kitabnya, Majma Az-Zawaid.

Ada pelajaran berharga dari cuplikan ‘pernak pernik’ rumah tanggal Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam di atas, yaitu bahwa pasangan suami isteri memiliki pola komunikasi yang khas.

Kekhasan yang apabila dikelola dengan bijak dapat menjadi kehangatan hidup berumah tangga.

Ucapan Aisyah radhiallahu anha di atas, jika dilihat dari sudut pandang aqidah, jelas sangat bermasalah, karena dapat dipahami meragukan kerasulan Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Namun, tidak demikian halnya jika dilihat dari kekhasan pola komunikasi suami isteri. Yang tampak justru emosi cinta yang terungkap secara verbal dan refleks melampaui batas-batas pemahaman normatif.

Karenanya, menyikapi hal tersebut, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam hanya tersenyum, bahkan ketika Abu Bakar hendak menegurnya, beliau memintanya untuk membiarkannya, sambil berkata,

‘Sesungguhnya, sifat cemburunya membuat dia tidak dapat melihat dasar lembah dari ketinggian.’

Baca Juga: Obrolan Suami Istri

Tidak Ada Jenderal di Depan Istri

Di antara bentuk komunikasi suami isteri yang sehat adalah manakala komunikasinya telah bersifat lepas, tidak ‘anggah ungguh’, serta tidak terbelenggu oleh simbol dan kedudukan yang ada pada masing-masing pasangan. Tentu saja, setelah hak dan kewajibannya telah dipahami masing-masing.

Pola komunikasi seperti ini, hanya dapat terwujud jika masing-masing pasangan memainkan perannya secara total dalam kehidupan rumah tangga.

Namun hal tersebut bukan sesuatu yang dapat terwujud karena pandai berakting ala bintang film yang justru banyak gagal dalam kehidupan rumah tangga sesungguhnya, tapi yang dibutuhkan adalah ketulusan cinta dan perasaan saling memiliki.

Maka, seorang isteri, walaupun misalnya dia memiliki jabatan terhormat, namun di rumah, jika komunikasi khas tersebut sudah terbentuk, sang suami bisa dengan santainya berkata, ‘Ma, buatkan teh untuk papa dong…’.

Atau, seorang jenderal yang di luar begitu ditakuti bawahannya, di rumah, boleh jadi sang isteri dengan enteng mengomelinya karena pulang kemalaman. Karena…. ‘Tidak ada jenderal di depan isteri…..’

Bisa juga seorang ustaz yang di luar begitu dihormati jemaahnya, di rumah, isterinya dengan enteng memarahinya gegara dia meletakkan baju sembarangan.

Jika banyak bujangan atau gadis yang sedang ‘mencari-cari’ mengangankan calon pendampingnya dengan sederet status dan simbol kehidupan.

Maka, ketika sudah berkeluarga, justru itulah yang sering menjadi kendala dalam membangun komunikasi hangat antar suami isteri.

Tidak jarang, kehangatan komunikasi itu terganggu, karena status dan simbol-simbol tersebut masih mendominasi atmosfer komunikasi di antara mereka.

Bayangkan jika suami seorang jenderal, lalu komunikasinya persis seperti seorang prajurit…. “Ma, perintah! Siapkan teh manis!” Lalu sang isteri menjawab, “Siap! Laksanakan!” dengan muka tegang dan kaku…

Justru ketika sudah berkeluarga, yang paling diinginkan suami adalah seorang isteri yang bertindak sebagai ‘isteri’, bukan sebagai dokter, guru, lulusan universitas ternama, anak orang kaya, dll. Begitu pula yang diinginkan isteri dari suaminya.

Suatu saat, pada masa Khalifah Umar bin Khattab, ada seseorang yang ingin mengadukan kepada sang Khalifah tentang sikap istrinya yang suka mengomelinya.

Namun setibanya di dekat rumah sang Khalifah, dia mengurungkan niatnya.

Apa pasal? Rupanya dari dalam rumah Khalifah, dia mendengar sang isteri sedang memarahi Khalifah. ‘Kalau khalifah saja dimarahi isterinya, apalagi saya…’ pikirnya..

Terkadang, omelan dan marah yang masih dalam bingkai cinta itu justru menghangatkan dan ‘ngangeni’.. Jika dari ‘omelan’ bisa berbuah kehangatan dalam rumah tangga, apalagi canda tawanya…..

Ya Rabb, kumpulkan kami di surga-Mu sebagaimana kami Engkau kumpulkan di dunia-Mu.[ind]

Tags: Komunikasi suami istriTidak Ada Jenderal di Depan IstriTips komunikasi suami istri
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tengah Hamil Anak Kedua, Zaskia Sungkar Menikmati Family Trip ke Malaysia

Next Post

2 Tahun Badai Al-Aqsa, Asma Nadia: Kita Tidak Boleh Terbiasa dengan Pembantaian Ini

Next Post
2 Tahun Badai Al-Aqsa, Asma Nadia: Kita Tidak Boleh Terbiasa dengan Pembantaian Ini

2 Tahun Badai Al-Aqsa, Asma Nadia: Kita Tidak Boleh Terbiasa dengan Pembantaian Ini

Uang Bisa Merusak Persaudaraan

Kualitas Hidup itu Tergantung Tujuannya

Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    1037 shares
    Share 415 Tweet 259
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9146 shares
    Share 3658 Tweet 2287
  • Panduan Memilih Eyeliner untuk Berbagai Tipe Mata

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4139 shares
    Share 1656 Tweet 1035
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1218 shares
    Share 487 Tweet 305
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • 5 Tips Perawatan Tas Kulit agar Tidak Mudah Mengelupas

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga