• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 6 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tepuk Tangan Quraisy Saat Rasulullah Bercerita Isra Miraj (1)

16/07/2021
in Khazanah
Tepuk Tangan Quraisy Saat Rasulullah Bercerita Isra Miraj (1)

Foto: Pixabay

87
SHARES
669
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

Chanelmuslim.com – Peristiwa perjalanan isra miraj Rasulullah 14 abad lalu tentu sulit dicerna oleh akal manusia. Orang-orang yang belum masuk Islam tentu tidak mudah mempercayainya bahkan yang sudah masuk Islam pun menjadi murtad.

Menjelang fajar, Rasulullah membangunkan Ummu Hani dan seluruh keluarganya.
“Oh, Ummu Hani,” sabda Rasulullah, “seperti engkau maklum, semalam saya shalat malam terakhir bersama Anda. Kemudian saya ke Baitul Maqdis dan shalat di sana. Barusan ini, kita shalat subuh bersama.”

Baca Juga: Kisah Pembangunan Ka’bah oleh Orang-orang Quraisy

Tepuk Tangan Quraisy Saat Rasulullah Bercerita Isra Miraj (1)

Rasululullah kemudian bangkit, meninggalkan Ummu Hani yang masih terperangah. Ummu Hani tahu beliau akan keluar dan mengabarkan Isra dan Mi’raj kepada orang banyak. Rasulullah berdiri dan berjalan ke pintu begitu cepat seolah-olah tidak sabar lagi untuk mengabarkan perjalanan ini. Padahal, beliau tahu apa yang akan dikatakan orang-orang Quraisy yang selama ini memusuhinya. Namun, semangat Rasulullah tidak terhalangi oleh hal-hal semacam itu.

Rasa khawatir Ummu Hani menggunung seketika. Begitu cepatnya langkah Rasulullah sehingga Ummu Hani terpaksa menarik jubah Rasulullah dengan tergesa-gesa.

“Ya Rasulullah, jangan mengatakannya kepada khalayak ramai. Nanti mereka menuduh engkau berdusta dan mereka akan menghinamu.”

Rasulullah tersenyum menentramkan, “Demi Allah, saya akan tetap mengatakannya.”

Ummu Hani tidak bisa berkata apa-apa lagi melihat tekad Rasulullah yang sudah demikian kuat. Ketika Rasulullah pergi, dilihatnya beliau dengan pandangan khawatir. Ummu Hani segera memanggil seorang hamba sahayanya,seorang perempuan dari Habasyah.

“Pergilah,ikuti Rasulullah dan dengar apa yang dikatakan kaumnya terhadap beliau.”

Hamba sahaya itu pun bergegas pergi.

Quraisy Gempar

Saat itu di dekat Ka’bah telah berkumpul para pembesar Quraisy. Ketika melihat Rasulullah, Abu Jahal bertanya dengan congkak, “Hai Muhammad! Adakah engkau mendapat suatu perkara baru lagi?”

“Ya, aku baru mendapat suatu perkara yang baru.”

“Apa itu? Ceritakanlah,” Abu Jahal bersiap mengejek.

“Semalam aku pergi ke Baitul Maqdis.”

Senyum Abu Jahal melebar, “Ke Baitul Maqdis dan pagi pagi begini sudah kembali tiba di sini?”

“Ya, semalam aku pergi ke Baitul Maqdis.”

Abu Jahal tertawa sambil menggeleng geleng heran, “Apa kamu berani menyatakan hal ini di muka kaumku? Kalau memang berani, saya akan memanggil mereka. Ceritakanlah kepada mereka apa yang telah kamu katakan kepadaku tadi!”

“Baik, panggil mereka kemari,” tegas Rasulullah.

Seketika itu juga , Abu Jahal pergi memanggil semua pembesar Quraisy dan orang orang biasa.

Dalam waktu singkat, semua orang datang berduyun-duyun ke hadapan Rasulullah.

“Hai Muhammad!” seru Abu Jahal. “Katakanlah kepada kaumku sekarang seperti yang kamu katakan tadi kepadaku!”

Rasulullah pun bersabda, “Semalam saya pergi ke Baitul Maqdis.”

Orang orang terperangah. Semua orang yang hadir di situ bersikap seolah-olah kurang jelas mendengar kata kata Rasulullah.

“Pergi ke mana, Muhammad?”

“Semalam aku pergi ke Baitul Maqdis.”

Seketika itu, gemparlah suasana. Suara tawa dan cemooh menggemuruh. Mengalahkan suara suara itu, Abu Jahal berteriak, “Wah, Muhammad itu memang selalu mengada-ada dengan ucapannya!”

Olok olok makin ribut terdengar. Ada yang mengejek. Ada yang tertawa. Ada yang bertepuk tangan. Bagi bangsa Arab, tepuk tangan bukanlah tanda semangat. Tepuk tangan atau menaruh tangan di atas kepala adalah tanda mengejek dan hinaan bagi seseorang yang kata-katanya dianggap tidak bisa dipercaya.

Orang orang itu memanggil Abu Bakar. Mereka ingin tahu apa yang akan dikatakan Abu Bakar, orang yang selama ini begitu kukuh kepercayaannya kepada Rasulullah. (w)

bersambung…

Sumber : Muhammad Teladanku,  Penerbit Syaamil.

Tags: Tepuk Tangan Quraisy Saat Rasulullah Bercerita Isra Miraj (1)
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Choco Lava Ala Blue Band

Next Post

Bahaya Kebiasaan Meminjam Helm

Next Post
Bahaya Kebiasaan Meminjam Helm

Bahaya Kebiasaan Meminjam Helm

Membuang Air Panas di Lubang Kamar Mandi, Bolehkah?

Membuang Air Panas di Lubang Kamar Mandi, Bolehkah?

Tepuk Tangan Orang Quraisy Saat Rasulullah Bercerita Isra Miraj (2)

Tepuk Tangan Orang Quraisy Saat Rasulullah Bercerita Isra Miraj (2)

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8587 shares
    Share 3435 Tweet 2147
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11410 shares
    Share 4564 Tweet 2853
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3862 shares
    Share 1545 Tweet 966
  • Rekomendasi Sekolah Internasional di Jakarta Timur, Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Global Berbasis Nilai Islami

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • SMP JIBS–JIGSc Raih Prestasi Gemilang, Cetak Top Achievers TKA 2025–2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3396 shares
    Share 1358 Tweet 849
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2196 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4624 shares
    Share 1850 Tweet 1156
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2292 shares
    Share 917 Tweet 573
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga