• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 23 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tak Perlu Hari Santri Jika Kalimat Tauhid Dilecehkan

23/10/2018
in Khazanah
79
SHARES
606
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

ChanelMuslim.com-Santri itu memuliakan dan menjaga kalimat tauhid, bahkan simbol-simbolnya pun sangat ia hormati.

Dulu aku diajari, di langgar tempat aku mengaji, Alquran terjatuh sedikit saja, harus segera mengambilnya, menciumnya dalam-dalam sepenuh cinta dan menjunjungnya di kepala. Segala hal yang berhubungan dengan tauhid, hingga sesobek kertas bertuliskan kalimat thayyibah, terlebih berisi kalimat tauhid, akan dijaga sepenuh hati. Kalau ia terjatuh di lantai, segera dipungut dengan kedua tangan sepenuh takzim, untuk dipindahkan ke tempat yang tinggi.

Jangankan berupa kalimat tauhid yang sempurna, ada secarik kertas bertuliskan اَللّهُ atau مُحَمَّد pun, sudah cukup menjadi alasan untuk cepat-cepat memungutnya dan menempatkannya di tempat yang tinggi lagi mulia. Anak-anak dididik untuk menjaga betul kalimat-kalimat itu. Memuliakan. Bahkan saat sedang bermain pun, anak-anak terlatih untuk tanggap; bergegas memungut jika menjumpai secarik kertas yang di dalamnya ada tulisan kalimat-kalimat mulia. Bahagia rasanya apabila berkesempatan untuk menyelamatkan secarik kertas itu. Bukan santri mereka yang mengabaikannya.

Sebegitu khawatirnya anak-anak tidak dianggap santri jika abai, sehingga mereka bersikap sigap setiap kali melihat simbol-simbol agama ini “telantar”. Bahkan pada tingkat orang awam, sebegitu takutnya mereka kalau sampai dianggap tidak pantas disebut ummat Muhammad kelak di akhirat sehingga segala yang bertuliskan Arab pun akan dirawat dimuliakan dengan sungguh-sungguh, meskipun itu sebenarnya resep masakan. Ini memang salah, tetapi sikap ini lahir dari kecintaannya kepada agama.

Aku pun diajari bahwa tidak ada yang melecehkan Alquran dan kalimat tauhid kecuali PKI dan aku diajari untuk tidak serampangan agar tidak tersesat menjadi PKI. Kakek pun bercerita tentang kekejaman PKI kepada kaum santri. Kemudian diceritakanlah pula kepada anak-anak itu kisah orang-orang yang sesat sesudah mendapatkan petunjuk dari Allah.

Hari ini aku mendengar, hari ini aku juga membaca tentang orang-orang yang dianggap santri tetapi melakukan perbuatan yang membuat jantungku mendidih. Sulit sekali mempercayai perbuatan amat sangat nista itu dilakukan oleh mereka yang masih mengenal air wudhu.

Airmataku jatuh, mengingat masa lalu yang kian menjauh. Aku dulu pernah belajar untuk bangga kepada Banser yang dikenalkan kepadaku sebagai Barisan Ansor Serba Guna. Ansor itu artinya penolong. Aku diajari, itulah penolong agama Allah. Penolong orang-orang beriman. Ataukah singkatan dan maknanya berlaku hanya untuk masa lalu? Sementara sekarang sudah berubah singkatannya?

Sungguh, aku tak perlu hari santri jika di hari itu mereka yang mengaku santri justru melecehkan kalimat tauhid. Apakah sedemikian besar kebencian mereka kepada kalimat tauhid? [ind]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apa itu LGBT?

Next Post

Yuk, Daftar Beasiswa Tahfizh Alquran Khusus Akhwat

Next Post
Penghafal Al-Quran yang Banyak Dosa

Yuk, Daftar Beasiswa Tahfizh Alquran Khusus Akhwat

SOLOPEDULI-FOZ Jateng Kuatkan Kolaborasi Lembaga Zakat

Rani Hatta Lebih Fleksible Membagi Waktu

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9387 shares
    Share 3755 Tweet 2347
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4822 shares
    Share 1929 Tweet 1206
  • Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1302 shares
    Share 521 Tweet 326
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4247 shares
    Share 1699 Tweet 1062
  • Ular dan Penampakan Jin

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2420 shares
    Share 968 Tweet 605
  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga