• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Sejarah Kedokteran Dalam Peradaban Islam

19/07/2024
in Khazanah, Unggulan
Sejarah Kedokteran Dalam Peradaban Islam
109
SHARES
842
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH kedokteran dalam peradaban Islam.

Bagi umat Muslim awal, ilmu pengetahuan adalah harta karun yang sangat mereka cari.

Ilmu kedokteran dan farmasi pun tak terkecuali.

Praktik awal dokter Muslim menekankan pentingnya menjaga kesehatan melalui intervensi alami yang lembut.

Filsafat Hipokrates tentang Premium non nocera (yang utama jangan menyakiti) merupakan gagasan yang tertanam kuat dalam benak mereka karena mencerminkan ajaran agama mereka.

Sabda Nabi Muhammad, “Tubuhmu punya hak atas dirimu” (Shahih Al-Bukhārī) membuka jalan menuju kemajuan luar biasa dalam bidang medis, farmasi, dan kesehatan.

Mempelajari sejarah, kita dapat melihat bahwa pengobatan dalam peradaban Islam melewati tiga tahap utama.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Tahap pertama dimulai pada awal abad ke-7 dengan mengumpulkan dan menerjemahkan pengetahuan medis bangsa Yunani, Persia, Asyur, Suriah, India, dan Bizantium.

Tak lama kemudian, para dokter Muslim mulai menguraikan kumpulan ilmu pengetahuan dan memperluasnya melalui pengalaman, eksplorasi, eksperimen, pengujian, dan praktik.

Ini terjadi pada Zaman Keemasan peradaban Islam yang membawa sumbangan asli para dokter Muslim di bidang medis, farmasi, herbal, nutrisi, dan botani.

Tahap kedua ini berlangsung selama abad ke-9 hingga abad ke-13.

Namun, pada tahap terakhir, terjadi kemunduran yang mencerminkan stagnasi dan kemerosotan bertahap seluruh negara Islam.

Selama tahap kedua, banyak dokter, baik Arab maupun non-Arab, yang berkontribusi terhadap perkembangan pengobatan.

Baca juga: Sejarah Disyariatkannya Azan Hadir Lewat Mimpi Sahabat

Sejarah Kedokteran Dalam Peradaban Islam

Dokter seperti Al-Razi, atau Razes (841 – 926 M), dan Ibnu Sina, yang dikenal sebagai Avicenna (980 – 1037 M) merupakan pelopor dalam bidang medis.

Buku-buku dan ajaran mereka digunakan sebagai dasar untuk studi medis di Eropa selama berabad-abad berikutnya.

Ketenaran Al-Razi dimulai dengan berdirinya sebuah rumah sakit di Baghdad pada abad ke-9 yang memiliki bangsal khusus untuk penyakit mental.

Ia juga mempelopori pengobatan holistik dan spiritual, yang menganjurkan penyembuhan dan perawatan bagi pasien secara menyeluruh.

Gagasan ini tercermin dengan baik dalam bukunya Al-Tibb al-Rawhani (Pengobatan Spiritual) di mana ia menekankan pentingnya pemurnian hati dan perilaku etis dan berbudi luhur dalam mencapai penyembuhan total.

Dalam buku terkenalnya, Al-Qanun fi al-Tibb  (Hukum dalam Kedokteran), Ibnu Sina meletakkan dasar praktik kedokteran, menyusun Materia Medica lengkap, menjelaskan penyakit dan gangguan fungsi, serta memberikan formularium lengkap obat-obatan, saran, dan resep untuk perawatan.

Sumber: aboutislam

[Sdz]

Tags: Sejarah Kedokteran Dalam Peradaban Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Aljazair Tunda Festival Seni Sebagai Bentuk Solidaritas Terhadap Gaza yang Dilanda Perang

Next Post

Hidup di Laut Tapi Lumba-lumba Tidak Minum Air Laut

Next Post
Hidup di Laut Tapi Lumba-lumba Tidak Minum Air Laut

Hidup di Laut Tapi Lumba-lumba Tidak Minum Air Laut

Asiyah, Istri Firaun Sang Pembawa Perubahan (1)

Asiyah, Istri Firaun Sang Pembawa Perubahan (1)

Heboh Tiga Negara Eropa Akui Kedaulatan Palestina

Mengenal Asqalan yang Jihadnya Dipuji Rasulullah

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1900 shares
    Share 760 Tweet 475
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    255 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3126 shares
    Share 1250 Tweet 782
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga