• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 11 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Rumus Labrak dalam Menulis

29/12/2021
in Khazanah
Rumus Labrak dalam Menulis
80
SHARES
615
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Rumus labrak bisa kita coba aplikasikan saat kita menulis. Seperti diketahui, makna dari labrak yang dimaksud adalah menerobos alias menulis langsung semua kata yang ada dalam pikiran tanpa harus terlebih dahulu mempertimbangkan kalimatnya sesuai atau tidak.

Baca Juga: Cara Menggali Ide untuk Menulis Cerpen tentang Palestina

Rumus Labrak dalam Menulis

Dikutip dari buku “Generasi Menulis” yang ditulis oleh Ahmad Rifa’i Rif’an, dijelaskan bahwa maksud lebih spesifiknya adalah tulislah kalimat atau paragraf awal dengan apa yang kita pikirkan terlebih dahulu.

Tidak perlu mempertimbangkan dahulu apakah kalimatnya sesuai atau tidak, bisa dipahami atau tidak, sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) atau tidak, dan sebagainya.

Apa yang dipikirkan, langsung tulis semuanya. Kemudian, setelah mentok semuanya, baru kita membaca ulang tulisan yang tadi sudah ditulis secara labrak atau langsung.

Setelah itu, mulailah menyusun kalimat dengan baik agar enak dibaca dan bisa dipahami.

Sebelum melakukan labrak, kita juga perlu mencari referensi atau bahan tulisan terlebih dahulu. Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah tentukan mau menulis tentang apa.

Kemudian, buatlah daftar isinya. Setelah membuat daftar isinya, carilah buku, artikel atau beragam referensi lainnya.

Setelah ketemu, bacalah pelan-pelan artikel dan referensi tersebut. Bacalah poin-poin pentingnya. Setelah itu, cobalah menulis dengan bahasa sendiri. Jangan sampai ada plagiarisme walau sedikit pun.

Setelah mendapat referensi, kita bisa mencoba menceritakan ulang apa isinya.

Selain dari artikel, kita bisa mendapat bahan lain dengan cara merekam percakapan atau suara kita.

Cobalah ajukan pertanyaan kepada orang lain atau diri sendiri. Pancinglah agar bisa menjawab pertanyaan dengan jawaban panjang. Setelah itu, rekam jawabannya dan ketiklah ulang nantinya.

Kita bisa bertanya dengan sebuah pertanyaan yang terbuka atau memiliki potensi jawaban yang bisa menjadi panjang lebar.

Sahabat Muslim, itulah salah satu rumus menulis yang bisa kita coba lakukan. Dalam menulis, agar tulisan bisa selesai, kita memang perlu menerapkan rumus ini.

Tulisan pertama memang tidak selalu bagus dan sempurna. Oleh sebab itu, kita perlu membaca ulang dan melakukan editing nantinya.

Maka dari itu, di tulisan pertama yang kita tulis, tidak ada salahnya untuk labrak atau menulis apa pun tanpa memikirkan kesesuaiannya karena nanti kita bisa memperbaikinya. [Cms]

Tags: Rumus labrak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tafsir Surat Al-Fatihah Ayat 4, Pemilik Hari Pembalasan

Next Post

Tingkatkan Kapasitas Diri untuk Membaca Dunia

Next Post
Tingkatkan Kapasitas Diri untuk Membaca Dunia

Tingkatkan Kapasitas Diri untuk Membaca Dunia

Tiga Mahasiswa Indonesia Raih Prestasi di APEC Entrepreneurship Education Program

Tiga Mahasiswa Indonesia Raih Prestasi di APEC Entrepreneurship Education Program

Melaju ke Final Piala AFF 2020, ini Perubahan Timnas Indonesia Semenjak Dilatih Shin Tae-Yong

Melaju ke Final Piala AFF 2020, ini Perubahan Timnas Indonesia Semenjak Dilatih Shin Tae-Yong

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    270 shares
    Share 108 Tweet 68
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    344 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9292 shares
    Share 3717 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4212 shares
    Share 1685 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4792 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga