• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 23 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Persiapan Bekal Menyambut 10 Hari Pertama Dzulhijjah: Momentum Panen Amal Terbaik

02/05/2026
in Khazanah
Persiapan Bekal Menyambut 10 Hari Pertama Dzulhijjah: Momentum Panen Amal Terbaik

(foto: Saudi Press Agency)

68
SHARES
520
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERSIAPAN Bekal Menyambut 10 Hari Pertama Dzulhijjah: Momentum Panen Amal Terbaik, oleh: KH Bachtiar Nasir.

Menjelang datangnya bulan Dzulhijjah, umat Islam kembali dihadapkan pada salah satu momentum spiritual paling agung dalam setahun. Sepuluh hari pertama Dzulhijjah bukan sekadar pergantian waktu dalam kalender hijriyah, tetapi merupakan “musim panen” amal saleh yang memiliki keutamaan luar biasa di sisi Allah SWT.

Allah sendiri menegaskan keagungan waktu ini dalam firman-Nya:

“Demi fajar dan malam yang sepuluh.” (QS Al-Fajr: 1–2)

Para ulama tafsir menjelaskan bahwa yang dimaksud “malam yang sepuluh” adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Ketika Allah bersumpah atas sesuatu, hal itu menunjukkan betapa besar nilai dan keutamaannya.

Rasulullah SAW pun menegaskan keistimewaan hari-hari ini dalam sabdanya:

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari ini.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Bahkan, amal di hari-hari ini disebut lebih utama dibandingkan jihad, kecuali jihad yang dilakukan dengan pengorbanan total jiwa dan harta hingga syahid.

Momentum Lengkapnya Ibadah

Keistimewaan Dzulhijjah terletak pada terkumpulnya berbagai bentuk ibadah utama dalam satu waktu: salat, puasa, sedekah, dan haji. Ini menjadikan sepuluh hari pertama Dzulhijjah sebagai kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk meningkatkan kualitas ketakwaan.

Namun, untuk meraih keutamaan tersebut, diperlukan persiapan yang matang, baik secara spiritual maupun fisik.

Baca juga: Sunnah-Sunnah Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Bekal Utama Menyambut Dzulhijjah

1. Taubat yang Tulus
Langkah pertama adalah membersihkan hati dari dosa. Taubat menjadi pintu masuk bagi diterimanya amal. Dosa yang terus dipelihara dapat menjadi penghalang seseorang merasakan nikmatnya ibadah.

2. Niat dan Tekad yang Kuat
Kesungguhan dalam beramal dimulai dari niat. Niat yang kuat akan menjaga konsistensi dalam mengisi hari-hari Dzulhijjah dengan kebaikan.

3. Memperbanyak Zikir
Allah memerintahkan untuk memperbanyak zikir di hari-hari ini. Takbir, tahmid, dan tahlil hendaknya menggema di rumah, di jalan, dan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Meneladani Ketundukan Nabi Ibrahim
Dzulhijjah juga mengingatkan kita pada kisah agung Nabi Ibrahim dan keluarganya. Ketundukan total (taslim) kepada Allah menjadi pelajaran penting, termasuk kesiapan “mengorbankan” keterikatan duniawi dalam diri kita.

Amalan Penting yang Tidak Boleh Dilewatkan

Puasa Arafah
Puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah memiliki keutamaan besar, yaitu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Ibadah Kurban
Bagi yang mampu, berkurban adalah bentuk ketaatan dan pengorbanan terbaik. Pilihlah hewan yang sehat dan terbaik, sebagai simbol kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, ada ketentuan penting bagi yang hendak berkurban, yaitu tidak memotong rambut dan kuku sejak masuknya 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih.

Persiapan Ruhani Lebih Utama

Lebih dari sekadar kesiapan materi, Dzulhijjah menuntut kesiapan hati. Hari-hari ini adalah “ruang tamu” Allah bagi mereka yang tidak berhaji. Jika jamaah haji berwukuf di Arafah, maka umat Islam lainnya diajak untuk “berwukuf” dengan hati—mendekatkan diri melalui zikir, doa, dan amal saleh.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

* Memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an
* Membiasakan sedekah harian, meski kecil
* Menjaga kehalalan harta yang digunakan untuk ibadah
* Menghidupkan suasana ibadah dalam keluarga
* Menjaga lisan dari ghibah dan perkataan sia-sia

Menjadikan Rumah sebagai Pusat Ibadah

Momentum Dzulhijjah juga harus menjadi sarana pendidikan iman dalam keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam menghadirkan suasana ibadah di rumah, sehingga anak-anak tumbuh dengan kecintaan terhadap hari-hari mulia ini.

Penutup

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. Ia datang hanya sekali dalam setahun, namun nilai amal di dalamnya bisa melampaui waktu-waktu lainnya.

Mari kita sambut Dzulhijjah dengan hati yang bersih, niat yang kuat, dan semangat ibadah yang tinggi. Semoga Allah SWT memberikan kita kemampuan untuk mengisi hari-hari tersebut dengan amal terbaik dan menerima setiap ibadah yang kita lakukan.

Wallahu a’lam bish-shawab.[ind]

Tags: Persiapan Bekal Menyambut 10 Hari Pertama Dzulhijjah: Momentum Panen Amal Terbaik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Adab dalam Mengkhatamkan Al-Qur’an

Next Post

Teman Sejati itu Bernama Al-Qur’an

Next Post
Mengapa Al-Quran Menggunakan Past Tense untuk Peristiwa yang Akan Terjadi

Teman Sejati itu Bernama Al-Qur'an

SEDASA 2026 Perluas Jangkauan untuk Memperkuat Ekosistem Modest Fashion Indonesia

SEDASA 2026 Perluas Jangkauan untuk Memperkuat Ekosistem Modest Fashion Indonesia

Jadikanlah Segala Sesuatu Bernilai Zikir

Jadikanlah Segala Sesuatu Bernilai Zikir

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8470 shares
    Share 3388 Tweet 2118
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4334 shares
    Share 1734 Tweet 1084
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3821 shares
    Share 1528 Tweet 955
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2146 shares
    Share 858 Tweet 537
  • Menghina Allah dalam Hati

    510 shares
    Share 204 Tweet 128
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2268 shares
    Share 907 Tweet 567
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11355 shares
    Share 4542 Tweet 2839
  • Distribusi Qurban ke Daerah Bencana, Wakaf Warrior Refleksikan Pemerataan Qurban

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga