• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 27 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Pengkhianatan pada Masa Para Nabi

09/06/2026
in Khazanah, Unggulan
Pengkhianatan pada Masa Para Nabi

(foto: pixabay)

155
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PENGKHIANATAN pada masa para Nabi, misalnya terjadi pada masa Nabi Yusuf, Nabi Luth, Nabi Nuh, hingga pada zaman Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Peristiwa pengkhianatan adalah peristiwa yang sangat menyakitkan. Penelitian dari Universitas Michigan, Amerika, menyebutkan, otak akan memberikan reaksi sakit pada korban pengkhianatan.

Dari hasil pindai otak, terdeteksi adanya semacam “sengatan api ringan” pada tubuh responden.

Korban pengkhianatan juga sulit melupakan peristiwa yang menimpanya.

Menurut studi dari Albert Einstein Collage of Medicine atas 15 responden dewasa, hasilnya menunjukkan adanya peningkatan aktivitas otak yang terkait dengan dophamine.

Ini sekaligus menjawab pertanyaan mengapa peristiwa pengkhiatan itu seakan terus berputar dalam memori korban.

Begitu rusaknya peristiwa pengkhianatan hingga dibadikan dalam Alqur’an.

Paling masyhur di antaranya, pengkhianatan saudara-saudara Nabi Yusuf, pengkhianatan anak dan istri Nabi Nuh, pengkhianatan Samiri, pengkhianatan kaum Tsamud, hingga pengkhianatan istri Nabi Luth.

Dalam perjalanan hidupnya, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga mengalami beberapa kali peristiwa pengkhianatan.

Seperti pengkhianatan Abdullah bin Ubay dalam peristiwa Perang Uhud.

Syahdan ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dan pasukan Muslimin sedang dalam perjalanan menuju Uhud, Abdullah bin Ubay membelot dengan membawa 300 orang bersamanya.

Pasukan Muslimin yang semula 1.000 orang berkurang menjadi 700 orang. Sejarah lalu mencatat, akhir pilu dari perang itu.

Pengkhianatan terbesar adalah pengkhianatan Yahudi Madinah hingga berujung dengan pengusiran mereka dari Benteng Khaibar.

Baca juga: Pengkhianatan Yahudi

Pengkhianatan pada Masa Para Nabi

Sejarah terus berulang. Ada benang merah yang sama dalam setiap kejatuhan daulah-daulah Islam, yakni munculnya para pengkhianat.

Seperti kejatuhan Granada yang dimotori oleh trio pengkhianat, Yusuf bin Kamasyah, Abul Qasim al-Malih dan Al Faqih Al Baqini. Ketiganya adalah para menteri yang berada di lingkaran terdekat sultan.

Bahkan, Al Faqih Al Baqini adalah seorang ulama, ahli ilmu, yang mencarikan dalil-dalil pembenaran untuk menekan sultan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Begitupun kejatuhan Baghdad hingga Utsmani. Selalu ada manusia-manusia yang menjual bangsanya demi kepentingan pribadi.

Begitu berbahayanya para pengkhianat hingga Allah menegaskan dalam Alqur’an.

“Dan jika engkau (Muhammad) khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur.

Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berkhianat.[QS Al Anfal: 58]

Semoga Allah jauhkan kita dari para pengkhianat.[ind]

Tags: pengkhianatan pada masa para nabi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pesan bagi Jiwa yang Sedang Bersedih

Next Post

Jalur Pendakian Gunung Slamet Via Dusun Bambangan Kembali Dibuka Mulai Rabu (10/6/2026)

Next Post
Jalur Pendakian Gunung Slamet Via Dusun Bambangan Kembali Dibuka Mulai Rabu (10/6/2026)

Jalur Pendakian Gunung Slamet Via Dusun Bambangan Kembali Dibuka Mulai Rabu (10/6/2026)

Berdakwah dengan Lemah Lembut

Berdakwah dengan Lemah Lembut

Gangguan Autoimun Sebabkan Peradangan dan Pembengkakan Otot

Gangguan Autoimun Sebabkan Peradangan dan Pembengkakan Otot

  • Tips Memilih Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Ungu

    Tips Memilih Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Ungu

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8741 shares
    Share 3496 Tweet 2185
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    593 shares
    Share 237 Tweet 148
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1010 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Tips Mix and Match Outfit Coklat dan Hitam

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11507 shares
    Share 4603 Tweet 2877
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3933 shares
    Share 1573 Tweet 983
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Dubes Iran di Forum SAJID: Rudal Israel Tak Membedakan Sunni atau Syiah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rahasia Menggoreng Ayam Tepung agar Renyah di Luar dan Matang Sempurna di Dalam

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga