• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 20 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Meraih Dua Hal Utama: Itikaf dan Membahagiakan Sesama

24/03/2025
in Khazanah, Unggulan
Meraih Dua Hal Utama: Itikaf dan Membahagiakan Sesama

foto:pinterest

81
SHARES
626
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SETIAP kali memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam senantiasa beritikaf di dalam masjid.

Beliau meninggalkan semua pekerjaan duniawi. Lalu seluruh waktu, pikiran dan tenaga beliau dicurahkan untuk taqarrub, mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’la.

Aisyah Radhiyallahu ‘Anha berkata:

أن النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

“Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam senantiasa beritikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan sampai Allah Subhanahu wa Ta’ala mewafatkan beliau. Sepeninggal beliau, istri-istri beliau juga melakukan ittikaf.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada tahun beliau wafat, beliau bahkan beriitikaf selama dua puluh hari. Abu Hurairah berkata:

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَعْتَكِفُ فِى كُلِّ رَمَضَانَ عَشْرَةَ أَيَّامٍ ، فَلَمَّا كَانَ الْعَامُ الَّذِى قُبِضَ فِيهِ اعْتَكَفَ عِشْرِينَ يَوْمًا

“Dalam setiap bulan Ramadan, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukan itikaf selama sepuluh hari. Namun, pada tahun kewafatannya, beliau melakukan itikaf selama dua puluh hari.” (HR. Al-Bukhari).

Tidak aneh jika sebagian ulama berpendapat bahwa hukum itikaf adalah sunnah muakkadah (sangat ditekankan).

Karena itu itikaf sudah semestinya menjadi amalan andalan orang-orang shalih.

Di antaranya sebagai satu sarana utama untuk meraih Lailatul Qadar.

Meraih Dua Hal Utama: Itikaf dan Membahagiakan Sesama

Banyak kaum Muslim yang telah mengetahui kesunnahan dan keutamaan itikaf.

Mereka juga memiliki niat yang tulus untuk melakukan itikaf. Hanya saja, berbagai kendala menghalangi mereka untuk beritikaf.

Ada yang harus bekerja keras untuk menafkahi keluarganya. Ada yang harus pergi kesana-kemari untuk berbagai keperluan.

Ada yang jatuh sakit. Ada yang karena statusnya sebagai wanita, ia kebetulan datang bulan (haid), dan lain-lain.

Namun demikian, tak seharusnya kita berdiam diri. Sebab ada amal shalih yang pahalanya setara itikaf. Bahkan lebih baik dan lebih “hebat” dari itikaf. Apa itu? Jawabannya ada pada sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sendiri:

Baca juga: Kisah Kasim Pembersih Wajan, Sang Pencari Lailatul Qadar

أحب النَّاسِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ, وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ , أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً , أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا , أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا , وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخِ فِي حَاجَةٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ شَهْرًا

“Manusia yang paling Allah cintai adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia lain. Amalan yang paling Allah cintai adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahannya, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk memenuhi keperluannya lebih aku cintai daripada beritikaf di masjid ini (Masjid Nabawi) selama sebulan penuh.” (HR. ath-Thabrani), hadis ini hasan.

Bayangkan betapa besar keutamaan shalat dan ibadah (tentu juga itikaf) di Masjid Nabawi.

Sebabnya, kata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sendiri, shalat di Masjid Nabawi setara dengan 1000 kali shalat di masjid-masjid yang lain, kecuali Masjid al-Haram (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Namun demikian, besarnya keutamaan tersebut ternyata masih “kalah hebat” daripada besarnya keutamaan amal membahagiakan orang lain. Di antaranya dengan melepaskan beban kesulitannya, membayarkan utang-utangnya, dan lain-lain.

Semoga kita bisa sekaligus meraih dua hal utama: pahala itikaf dan pahala membahagiakan sesama.[Sdz]

Sumber: Serambi Ilmu dan Faidah

Tags: Meraih Dua Hal Utama: Itikaf dan Membahagiakan Sesama
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wardah Global Qur’an Movement dan Open Iftar di Lima Negara

Next Post

Markamarie Hadirkan Acara Glorious Spirit Raya 2025

Next Post
Markamarie Hadirkan Acara Glorious Spirit Raya 2025

Markamarie Hadirkan Acara Glorious Spirit Raya 2025

Menambah Ilmu Tentang Hak-hak Pasangan

Menambah Ilmu Tentang Hak-hak Pasangan

Selamat Datang Dzulhijjah

Cara Menjaga Spirit Ramadan

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9140 shares
    Share 3656 Tweet 2285
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1214 shares
    Share 486 Tweet 304
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Mengelola Pertemanan dengan Hikmah: Belajar dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4135 shares
    Share 1654 Tweet 1034
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2359 shares
    Share 944 Tweet 590
  • Kepompong Corona

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • PDRN jadi Tren Industri Kecantikan dari Korea Selatan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga