• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 25 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Membunyikan People Power

15/08/2023
in Khazanah
Serba-serbi Memilih Idola di Medsos

Ilustrasi, foto: dreamenscyclopedia.net

79
SHARES
610
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PEOPLE power kembali menjadi istilah yang viral akhir-akhir ini. Sebenarnya, apa arti people power dan kenapa istilah itu ada di negeri kita.

Secara bahasa people power artinya kekuatan rakyat. Dalam istilah lain, sebagian ahli juga memaknakan people power sebagai kedaulatan rakyat.

Dalam paradigma negara demokratis, rakyat memiliki power atau kedaulatan yang paling tinggi. Kedaulatan itu dilembagakan dalam sistem perwakilan di DPR dan MPR.

Sebelum reformasi, Presiden sebagai pelaksana tertinggi kedaulatan rakyat dipilih oleh MPR. Dan dalam pelaksanaannya, Presiden diawasi oleh DPR.

Tidak heran jika Undang-undang mengatur kewenangan MPR DPR dalam memberhentikan Presiden. Tentu jika ada pelanggaran konstitusi negara.

Masalah baru muncul ketika lembaga-lembaga perwakilan kedaulatan rakyat itu tidak berfungsi normal. Sehingga tiba-tiba presiden menjadi kekuatan yang seperti absolut atau mutlak.

Dalam keadaan seperti itu, bisa muncul ketegangan antara presiden dengan rakyat. Hal ini terjadi karena kesenjangan antara kebijakan yang dikeluarkan dengan kebutuhan rakyat yang terabaikan.

Dengan kata lain, people power terjadi karena rakyat ingin mengambil ‘paksa’ kedaulatan yang dirampas oleh presiden. Biasanya, proses ini akan memunculkan ketegangan, bahkan kekerasan antara pihak pemerintah dengan rakyat.

Sejarah People Power

Indonesia bukanlah negara yang asing dengan gerakan people power. Setidaknya, ada dua pengalaman peristiwa yang bisa disebut people power di dua masa yang berbeda.

Pertama adalah di tahun 1965 hingga tumbangnya rezim Orde Lama yang dipimpin oleh mantan presiden Soekarno.

Saat itu, keadaan ekonomi sangat parah. Bahkan pernah terjadi nilai uang rupiah yang nyaris tak lagi berharga. Untuk membeli sembako misalnya, orang bisa membayarnya dengan uang kertas yang bertumpuk-tumpuk.

Begitu pun di bidang politik. Isu PKI menjadi sorotan rakyat yang sangat sensitif. Dan puncaknya apa yang disebut dengan G/30/S/PKI. Peristiwa ini menjadikan perang terbuka antara satuan di tentara nasional.

Kedua adalah tumbangnya Orde Baru di tahun 1998. Hal ini karena korupsi merajalela di kalangan pejabat. Dan puncaknya kejatuhan nilai rupiah terhadap mata uang dolar Amerika yang memporak-porandakan ekonomi nasional.

Baik di people power masa Orla maupun Orba, dua komponen rakyat yang selalu tampil di garis depan adalah mahasiswa dan rakyat umum.

Dan di dua peristiwa bersejarah itu pula benturan antara pihak pemerintah dengan rakyat tak lagi terhindarkan. Bahkan terdapat korban jiwa.

Membunyikan People Power

Akhir-akhir ini, seorang tokoh pergerakan yang juga mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Amien Rais, kembali bersuara lantang. Dan istilah people power kembali digaungkan.

Hal itu setidaknya sudah disuarakan sejak beberapa bulan terakhir ini. Alasan utama dari penyuara gerakan ini adalah bahwa pemerintah tidak lagi berada dalam garis kebijakan Reformasi, baik politik, hukum, maupun ekonomi.

Tentu saja hal ini memunculkan pro dan kontra di akademisi dan rakyat. Ada yang setuju dan ada yang tidak. Sebuah pemandangan yang relatif berbeda dengan yang pernah dibunyikan di masa Orla dan Orba.

Boleh jadi, sebuah rezim belajar dan peristiwa sejarah kejatuhan rezim-rezim sebelumnya. Hal ini penting agar mereka tidak terjatuh dalam ‘lubang’ yang sama.

Masalahnya, apakah apa yang disebut kekuatan oposisi yang melibatkan kekuatan-kekuatan rakyat juga belajar dari peristiwa people power masa lalu?

Terlepas dari itu, rakyat sebenarnya menginginkan keadaan politik dan ekonomi yang stabil agar mereka bisa melangsungkan kehidupan dengan normal.

Namun, suatu hal yang kadang dilupakan para pemegang kekuasaan. Bahwa, people power itu tidak semata-mata terjadi karena variabel-variabel tadi. Melainkan juga sebuah sunnatullah.

Yaitu, ketika ketidakadilan begitu massif, ekonomi dalam titik nadir, politik dan hukum yang stagnan seperti ‘kubangan kotor’, maka diinginkan atau tidak, disangkal atau tidak; sunnatullah people power bisa terjadi kapan saja. [Mh]

 

Tags: Membunyikan People Power
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Alami Kekeringan, LAZ Al Azhar Kirim Air Bersih ke Cilacap

Next Post

Berbuatlah karena Allah

Next Post
Silaturahmi Itu Lucu

Berbuatlah karena Allah

Salah cetak Al-Qur`an Al-Kahfi ayat 8

Salah Cetak Al-Qur`an Surat Al-Kahfi Ayat 8, Begini Penjelasan Kemenag

Ketua MUI Bidang Fatwa: Kami Tidak Pernah Menetapkan Kehalalan Produk Nabidz

Ketua MUI Bidang Fatwa: Kami Tidak Pernah Menetapkan Kehalalan Produk Nabidz

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8723 shares
    Share 3489 Tweet 2181
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    996 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11497 shares
    Share 4599 Tweet 2874
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3925 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4454 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2245 shares
    Share 898 Tweet 561
  • BJ Habibie, Alquran, dan Dua Mahasiswa Yahudi

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • MUI Soroti Kasus Penganiayaan Berat yang Menimpa YTR di Bandung

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga