• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Kitalah yang Ditanya, Bukan Allah (1)

14/07/2024
in Khazanah, Unggulan
Kitalah yang Ditanya, Bukan Allah

foto:pixabay

75
SHARES
578
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KITALAH yang ditanya, bukan Allah. Ada satu kesadaran yang perlu kita pahami kembali.

Kesadaran itu berkaitan dengan keberadaan kita di dunia ini.

Kenapa? Agar kita tidak terjebak dalam paham materilis-ateistik yang menganggap bahwa hidup ini tidak ada makna sama sekali.

Mereka yang berpaham materialis-ateis menganggap bahwa tak ada makna dalam hidup ini.

Kehidupan dan kematian hanyalah hari-hari yang berganti.

Ia bergulir dan berjalan dalam waktu yang senyap nan sunyi.

Saatnya hidup, ya hidup. Waktunya mati, ya mati. Kematian menyelesaikan semua.

Soal Tuhan? Itu tidak penting, tak ada guna.

Tuhan tidak memberikan manusia tujuan hidup. Tuhan tidak berpengaruh dalam kehidupan. Pandangan mereka disindir Alquran.

وَقَالُوا۟ مَا هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَآ إِلَّا ٱلدَّهْرُ ۚ وَمَا لَهُم بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ

Dan mereka berkata, “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa.” Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.” (QS. Al-Jaatsiyah: 24).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dampaknya, gaya hidup hedonisme, serba boleh, dan permisif semakin menjadi.

Orang-orang demikian tidak peduli kepada agama sama sekali.

Agama dianggap tali kekang, penghambat kemajuan, serta penentang kebebasan dan hak asasi.

Perihal kehidupan setelah mati, mereka tentu tidak menyakini. Sekali lagi, Alquran menggambarkan kelakuan mereka dengan terang.

إِنْ هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ

Kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi.” (QS. Al-Mukminun: 37).

Kita perlu menyadari bahwa, dahulu kita “nothing”.

Bukan sesiapa dan tak pula memiliki apa-apa. Pada mulanya kita hadir di bumi tanpa saham dan modal yang berarti.

Sayangnya, kesadaran ini luput sehingga mereka yang tak menyadari hakikat hidup ini malah banyak yang memusuhi Penciptanya sendiri. Firman-Nya:

أَوَلَمۡ يَرَ ٱلۡإِنسَٰنُ أَنَّا خَلَقۡنَٰهُ مِن نُّطۡفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ

Tidakkah manusia mengetahui bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani? Kemudian tiba-tiba saja dia menjadi musuh yang nyata.” (QS. Yaasin: 77).

Baca juga: Merenenungkan Kembali Hakikat Hijrah

Kitalah yang Ditanya, Bukan Allah (1)

Ingatlah, hidup ini bukan hanya anugerah sesekali, lalu berbuat semau hati.

Bila seperti ini, hidup akan menjadi jahili. Itu budaya kaum yang mengingkari Allah Rabbul ‘izzati. Untuk kecenderungan ini, Allah telah peringatkan.

لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى ٱلْبِلَٰدِ مَتَٰعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَىٰهُمْ جَهَنَّمُ ۚ وَبِئْسَ ٱلْمِهَادُ

Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahanam; dan Jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya.” (QS. Ali Imran: 196-197).

Ingatlah, ketika kita lepas kendali, kemuliaan pun akan pergi. Akhirnya jatuh ke lembah hewani.

Di sana ada kerbau, monyet, babi, bajing, atau tikus karena pandai mencuri dan bersembunyi.

Lagi-lagi Allah Subhanahu wa Ta’ala mewanti-wanti.

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ ٱلْأَنْعَٰمُ وَٱلنَّارُ مَثْوًى لَّهُمْ

Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka.” (QS. Muhammad: 12).

Sumber: Madrasatuna

[Sdz]

Tags: Bukan AllahKitalah yang Ditanya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kelemahan Utama Israel Ada di Negeri Muslim

Next Post

Pertolongan Allah dalam Bentuk Apapun

Next Post
Rezeki itu Dekat dengan Takwa

Pertolongan Allah dalam Bentuk Apapun

Waspada Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

Waspada Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

Kitalah yang Ditanya, Bukan Allah (2)

Kitalah yang Ditanya, Bukan Allah (2)

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1903 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga