• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Khutbah Jumat Habib Jindan Tentang Teladan Rasulullah dalam Membangun Peradaban Berbasis Masjid

08/09/2023
in Khazanah
Khutbah Jumat Habib Jindan tentang teladan Rasulullah

Foto: Studio Egypt/Mahmoud Shakweer

157
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HABIB Jindan Bin Novel Bin Salim Bin Jindan pernah menyampaikan khutbah Jumat di masjid Istiqlal tentang teladan Rasulullah dalam membangun peradaban berbasis masjid. Berikut isi khutbahnya.

Hendaknya umat Islam menunjukkan ke dunia ini keindahan Islam di dalam bidang apapun. Seorang mukmin di manapun dia ditempatkan dan sebagai apapun, harus memberi manfaat.

Sebagai presiden, ia mukmin, sebagai menteri, ia mukmin, menjadi pejabat, pedagang ia mukmin.

Sebagai mukmin, di mana pun ia memberi manfaat. Manfaat kepada semua, membantu dan memberi, menunjukan keindahan Islam di dalam profesinya.

Baca Juga: Rasulullah Teladan Segala Aspek Kehidupan, Termasuk Politik dan Militer

Khutbah Jumat Habib Jindan Tentang Teladan Rasulullah dalam Membangun Peradaban Berbasis Masjid

Hendaknya setap mukmin mengangkat citra Islam, bukan menjatuhkan citra agama Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam berjihad selalu berpesan untuk dilakukan dengan aturan, rahmat, dan kasih sayang.

Ketika dalam peperangan, kepada para sahabat dan umat Islam, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpesan agar tidak menganggu wanita, anak-anak, tidak menganggu orang-orang yang sedang beribadat di kuil atau tempat ibadah mereka.

“Tidak boleh diganggu atau dirusak, serta tidak boleh mengganggu orang yang tidak berhubungan dengan peperangan.”

Ketika sahabat Ali bin Abi Thalib karramahullah wajhahu yang ditunjuk sebagai panglima satu peperangan, Ali bertanya kepada Nabi, apa yang harus dilakukan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ajaklah mereka kepada Islam. Habib menyampaikan ungkapan dan pesan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Demi Allah, engkau mengajak satu orang ke jalan hidayah, lebih baik dari engkau bawakan aku harta rampasan perang ataupun kekuasaan sebuah negeri, itu bukan yang dicari, tapi aku ingin semua orang mendapatkan hidayah.”

Ketika banyak para sahabat dan umat Islam gugur dalam peperangan, salah seorang dari sahabat mendatangi Nabi dan memintanya untuk mengutuk mereka yang telah memerangi umat Islam.

“Nabi mengatakan, dalam situasi perang, aku diutus bukan sebagai tukang caci maki dan tukang laknat, itu bukan aku. Sekalipun dalam situasi perang, aku diutus sebagai rahmatan lil’alamin bagi alam semesta ini.”

Ketahui dan camkan bahwa agama Islam tidak dibela dengan makian, agama Islam tidak dibela dengan cacian, Agama Islam berjaya di bumi Indonesia ini, di semua tempat di penjuru dunia ini dengan rahmat, dengan kasih sayang, dengan kegigihan dan kesungguhan dalam menjalankan ajaran dan dakwah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

“Kita diperintahkan menjalankan amar ma’ruf nahi munkar, itu betul. Amar ma’ruf, yaitu mengajak memerintahkan manusia pada kebaikan dengan cara baik-baik.

Nahi munkar, mencegah manusia dari kemunkaran juga dengan cara yang baik (ma’ruf), bukan kita amar ma’ruf dengan cara nahi munkar, atau nahi munkar dengan cara munkar, jadi dua munkar.”

“Dalam menjalanlan amar ma’ruf nahi munkar, Nabi tidak pernah mencaci, mengatakan orang jahat selama-lamanya. Bahkan selama berdakwah, diuji, diteror, ditindas, diperangi, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah mengeluarkan kata-kata kotor dan mengumpat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menampilkan keindahan Islam di dalam semua perilakunya.

Masjid Membangun Peradaban

Keberhasilan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan spritual, pemikiran, aktivitas kemasyarakatan yang selanjutnya membentuk budaya dan peradaban yaitu melalui masjid Nabawi.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berhasil mengubah masyarakat Arab jahiliyah menjadi masyarakat yang terbaik (Khaira Ummah). Beliau juga berhasil mengubah kampung kecil bernama Yatsrib yang tidak dikenal dan tidak masuk dalam peta menjadi Madinatul Munawaroh yaitu pusat peradaban yang gemanya sampai keseluruh dunia.

Sebagaimana di Indonesia pembangunan peradaban dan pendidikan di Indonesia dibangun bermula dari keberadaan sebuah masjid yang digunakan oleh para kiai mengajar. Kemudian, karena bertambahnya masyarakat yang ingin belajar dan datang dari tempat yang jauh, maka secara bertahap dibangunlah pondok-pondok tempat mereka menginap.

Pada akhirnya, berdirilah sebuah pesantren tempat mencetak para ulama dan menjadi pusat pengembangan dan pendidikan Islam.

“Di Indonesia banyak pondok pesantren yang bermula dari berdirinya sebuah masjid sebagai tempat para kiai mengajar, sehingga dakwah bebasis kemasjidan yang rosulullloh ajarkan dapat berperan terus dalam mendidik, mencerdaskan dan membangun peradaban umat Islam.”

Sumber: Istiqlal.or.id

 

Tags: khutbah jumat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Islamofobia di Kanada

Next Post

Janganlah Kita Hidup dalam Penilaian Orang

Next Post
Belajar dari Pohon

Janganlah Kita Hidup dalam Penilaian Orang

Hijabers Community Bekasi x Wardah Kembali Hadirkan HC Day di Lave Lagoon Mall

Hijabers Community Bekasi x Wardah Kembali Hadirkan HC Day di Lave Lagoon Mall

Khutbah Jumat tentang merenungkan masa lalu untuk menatap masa depan

Manfaatkan Waktu ini pada Hari Jumat agar Doa Mudah Terkabul

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9574 shares
    Share 3830 Tweet 2394
  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11858 shares
    Share 4743 Tweet 2965
  • Ini Manfaat Kurma Ajwa untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2532 shares
    Share 1013 Tweet 633
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4876 shares
    Share 1950 Tweet 1219
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga