• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jumlah Bukan Tolok Ukur Kebenaran

07/12/2022
in Khazanah
6 Hak Muslim atas Muslim lainnya

Foto: Unsplash/Taliwang Mengaji

88
SHARES
680
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JUMLAH bukan tolok ukur kebenaran. Jadi, usahakan ketika melakukan ibadah, bukan melihat seberapa banyak yang melakukannya. Kita tetap harus berpedoman pada dalil-dalil yang shahih.

Baca Juga: Seseorang Dinilai dengan Kebenaran, bukan Sebaliknya

Jumlah Bukan Tolok Ukur Kebenaran

Saat ini, mungkin sebagian orang ketika ingin beramal atau menjumpai perbedaan pendapat yang diikutinya mana yang lebih dominan atau lebih populer di masyarakat.

Pola seperti itu tidak sejalan dengan prinsip syariat yang menghendaki umat Islam beragama di atas ilmu merujuk kepada dalil-dalil Al-Qur’an was Sunnah dengan bimbingan para ulama salaf.

Bilamana seseorang belum punya sarana yang menunjang pemahamannya maka dia harus bertanya kepada ahlinya.

Jangan mengandalkan apa yang menjadi kebiasaan banyak orang sebagaimana kultur masyarakat jahiliyah di masa silam.

Allah berfirman:

ومن يشاقق الرسول من بعد ما تبين له الهدى ويتبع غير سبيل المؤمنين نوله ما تولى ونصله جهنم وساءت مصيرا

“Dan barangsiapa menentang Rosul setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti selain jalannya orang-orang mukmin, Kami biarkan dia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan dia ke dalam jahannam dan jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali.” (An Nisa’: 115)

Al-‘Allamah Abdurrohman As-Si’di menjelaskan, “Siapa saja yang menyelisihi Rasul setelah jelas kebenaran baginya dengan dalil-dalil Al-Qur’an was Sunnah dan mengikuti selain jalannya orang-orang mukmin (yakni para shohabat) dalam beraqidah dan beramal, maka Allah biarkan dia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu.” (Taisirul Karim hal. 219)

Maka, banyaknya pengikut dan banyaknya orang yang mengamalkan bukanlah ukuran kebenaran.

Kebenaran diukur dengan selamatnya manhaj dan benarnya aqidah meski diikuti oleh sedikit orang.

Al-Imam Al-Fudhoil bin Iyadh mewasiatkan:

إتبع طرق الهدى ولا يضرك قلة السالكين وإياك وطرق الضلالة ولا تغتر بكثرة الهالكين

“Ikutilah jalan petunjuk (kebenaran), karena tidak akan merugikanmu sedikitnya orang yang berjalan di atasnya, dan hati-hatilah engkau dari jalan kesesatan dan jangan engkau terpedaya dengan banyaknya orang yang binasa.” (Al-I’tishom 1/112)

[Cms]

https://t.me/manhajulhaq

Tags: Jumlah bukan tolok ukur kebenaran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pesepakbola Senegal Kalidou Koulibaly Menyentuh Hati Para Tunawisma karena Donasinya

Next Post

Belajar dari Kesabaran Kaum Wanita yang Ditinggal Syahid Keluarganya

Next Post
Berdosa hanya merugikan diri sendiri

Belajar dari Kesabaran Kaum Wanita yang Ditinggal Syahid Keluarganya

Forum Zakat Gelar Diskusi Bersama Awak Media Menjelang Indonesia Giving Fest 2022

Forum Zakat Gelar Diskusi Bersama Awak Media Menjelang Indonesia Giving Fest 2022

Melalui Bola, Qatar Kenalkan Islam pada Dunia

Qatar Buka Mata Dunia tentang Islam

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga