• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 9 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Hukum Daging Biawak

03/01/2026
in Khazanah, Unggulan
Hukum Daging Biawak

foto:pinterest

89
SHARES
686
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

USTAZ Farid Nu’man Hasan menjelaskan hukum daging biawak.

Biawak dalam arti hewan carnivora pemakan bangkai, ayam, tikus, yang biasa ada rawa, sungai, dengan ciri tubuh seperti komodo dengan ekor yang panjang dan lancip, maka ini dalam bahasa arab adalah ورل (warol).

Ini haram menurut mayoritas ulama kecuali Imam Said bin al Musayyab dan Imam Malik.

Ada pun dhobb yang tertulis dalam hadits, adalah kadal gurun yang berwarna krem, makannya rumput dan semut, ekornya pendek.

Inilah yang halal. Banyak yang terkecoh bahwa dhobb yang dimaksud adalah warol padahal bukan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Khalid bin Walid Radhiyallahu ‘Anhu bercerita:

أتي النبي – صلى الله عليه وسلم – بضب مشوي، فأهوى إليه ليأكل، فقيل له: إنه ضب، فأمسك يده، فقال خالد: أحرام هو؟ قال: ” لا، ولكن لا يكون بأرض قومي فأجدني أعافه ” فأكل خالد، ورسول الله – صلى الله عليه وسلم – ينظر

“Didatangkan kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam seekor dhabb yang sudah dipanggang dan dihidangkan kepadanya agar memakannya. Lalu dikatakan kepadanya: “Ini dhabb.” Lalu Beliau menahan kedua tangannya. Kemudian Khalid bertanya: “Apakah ini haram? Beliau bersabda: “Tidak, tetapi ini bukan makanan di daerah kaum saya dan saya jadi jijik terhadapnya.” Lalu Khalid memakannya dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memandangnya. (HR. Bukhari).

Hukum Daging Biawak

Baca juga: Alasan Rasulullah SAW Tidak Pernah Mengimpor Makanan

Syaikh Abdullah Al Faqih Hafizhahullah menjelaskan:

وأما الضبّ، فالأصل فيه الحل دون كراهية، عند جمهور العلماء من أهل المذاهب الأربعة وغيرهم

Ada pun dhab hukum asalnya adalah halal tanpa dimakruhkan menurut mayoritas ulama dari 4 madzab dan selain mereka. (Al Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyah, no. 16083).[Sdz]

Tags: Hukum Daging Biawak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gambaran Kelekatan Suami Istri dalam Alquran

Next Post

Hukum Ikut Merayakan Ulang Tahun

Next Post
Hukum Ikut Merayakan Ulang Tahun

Hukum Ikut Merayakan Ulang Tahun

Tolong, Ibuku Tidak Mencintai Aku

Tolong, Ibuku Tidak Mencintai Aku

Hal-hal Unik dari Negeri Belanda

Hal-hal Unik dari Negeri Belanda

  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Jangan Terbawa Arus

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    200 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Resep Singkong Keju Goreng

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Wanita yang Mendapat Salam dari Rabbnya

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga