• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 17 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Di Dunia Kita Meminta, Di Akhirat Kita Berharap Nikmat

27/09/2021
in Khazanah
Di Dunia Kita Meminta, Di Akhirat Kita Berharap Nikmat

Di Dunia Kita Meminta, Di Akhirat Kita Berharap Nikmat (Foto: PIxabay)

80
SHARES
617
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Di dunia kita meminta, di akhirat kita berharap nikmat. Ke mana kah kita akan melangkah? Sejauh apa pun perjalanan hidup kita, pada akhirnya kematian juga yang akan kita temui.

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

Jika ada kepedihan di dunia ini, maka pembatasnya adalah kematian; batas akhir penderitaan ataukah batas menuju penderitaan yang jauh lebih pedih.

Semenderita apa pun seseorang di dunia, jika tak selamat di akhirat, maka pada hakikatnya dunia itulah surga baginya.

Sebaliknya, sebesar apa pun kenikmatan yang kita reguk di dunia ini, maka kematianlah penutupnya bersebab nikmat di dunia itu sama sekali tak bernilai dibanding nikmat di akhirat.

Tetapi bagi yang akhiratnya adalah musibah abadi, maka kematian ada penutup nikmatnya di dunia.

Jika seseorang menjadikan dunia sebagai cita-cita terbesarnya, ia perlu berbenah agar kehidupan dunianya semakin berkibar.

Ia perlu memperbaiki kariernya. Begitu pun tatkala kita menginginkan kehidupan akhirat, kita perlu perbaiki agama kita.

Hanya saja, ada orang yang inginnya memperbaiki agama dengan memperbanyak ibadah, tetapi ia menempuh jalan yang salah sehingga tidak membaguskan agama, justru sebaliknya memburukkannya.

Ia menyangka mengerjakan yang maslahat, padahal memperbuat yang syubhat.

Alangkah jauh jarak antara pengetahuan dan keyakinan. Bacaan sudah banyak, pemahaman sudah baik, tetapi   hati kadang tak tersentuh olehnya.

Sungguh, sangat berbeda antara mengetahui kebaikan dengan mengimaninya sepenuh hati sehingga membekas dalam hidup sehari-hari.

Pengetahuan tentang agama ini memang perlu kita cari agar mengilmui dengan benar, tetapi itu saja tidak cukup.

Kita perlu berupaya menajamkan hati kita agar lebih mudah tergerakkan oleh agama dan menjadi tempat bersemayamnya hidayah.

Kita memohon kepada Penggenggam Hati: Allah ‘Azza wa Jalla untuk membaguskan iman kita dan menganugerahi rasa takut kepada-Nya.

Kepada Allah Yang Maha Perkasa, kita memohon sepenuh pinta kepada-Nya dengan sebaik-baik permohonan. Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan do’a:

“Ya Allah, perbaikilah agamaku untukku yang ia merupakan benteng pelindung bagi urusanku. Dan perbaikilah duniaku untukku, yang ia menjadi tempat hidupku.

Serta perbaikilah akhiratku yang ia menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagiku dalam setiap kebaikan, serta jadikanlah kematian sebagai kebebasan.” (HR. Muslim).

Ada empat hal penting yang kita mohonkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Yang pertama merupakan pokok segala urusan, yakni agama.

Kita memohon kepada Allah Ta’ala agar memperbaiki agama kita untuk kita. Inilah yang menjadi benteng penjaga terpenting untuk segala urusan kita, baik di dunia maupun akhirat.

Tidak ada jalan keselamatan di akhirat, bahkan ketika kita mengerjakan urusan dunia, kecuali pada agama.

Maka, kita memohon kepada Allah Ta’ala untuk memperbaiki agama kita untuk kita, yakni semakin baiknya urusan agama kita benar-benar membawa barakah bagi diri kita.

Bukan hanya tampak semakin baik, tetapi sesungguhnya bukan ketaatan.

Kepada-Nya kita meminta seraya berusaha berbenah memperbaiki diri sebagai bentuk kesungguhan. Semoga Allah Ta’ala mengabulkan dan menyempurnakan upaya kita.

Kepada Allah Ta’ala kita juga memohon untuk memperbaiki dunia kita tempat kita hidup saat ini. Alangkah rugi mereka yang berlomba-lomba mengerjakan amal akhirat demi meraih dunia yang hanya sebentar ini.

Baca Juga: Doa Selamat Dunia Akhirat dalam Al-Qur’an

Di Dunia Kita Meminta, Di Akhirat Kita Berharap Nikmat

Di dunia mereka mungkin mendapatkan apa yang diminta, tetapi di akhirat tidak mendapatkan kebaikan sama sekali. Ini bukan berarti kita mengabaikan kehidupan kita di dunia.

Di sini kita tinggal. Di sini kita hidup dan sepatutnya menjadikannya sebagai ladang akhirat. Maka kita meminta kepada Allah Ta’ala agar memperbaiki dunia kita yang dengannya kita berusaha dengan sungguh-sungguh menjadikan sebagai ladang akhirat.

Semoga kita mampu bertekun-tekun mengerjakan amal dunia untuk meraih akhirat, dan melakukan amal akhirat juga untuk kehidupan akhirat kita.

Selanjutnya kita memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla perbaikan urusan akhirat kita. Sebesar apa pun rumah kita, semegah apa pun tempat tinggal kita, pada akhirnya kita akan kembali ke kampung akhirat.

Sebaik apa pun karier kita, ada saatnya untuk berhenti. Perjalanan hidup ini terus melaju ke masa depan dan tak ada pilihan untuk surut ke masa kecil atau batal dilahirkan.

Maka pilihan kita hanyalah menyiapkan diri pulang ke kampung akhirat. Jika amal shalih kita tak dapat diharap sama sekali, semoga tangisan kita yang menghiba ampunan-Nya dapat menjadi asbab Allah Ta’ala berikan rahmat berupa surga-Nya.

Tetapi bagaimana kita akan memohon ampun kepada Allah Ta’ala atas dosa yang bertumpuk ini jika kita masih saja lalai dengan urusan akhirat? Maka kepada Allah subhanahu wa ta’ala kita meminta perbaikan urusan akhirat kita.

Dan penutup atas segala perkara di dunia ini adalah kematian. Ini dapat menjadi pembebas dari segala kesulitan untuk menuju nikmat kubur dan nikmat akhirat, dapat pula menjadi awal musibah yang tiada henti.

Kepada Allah Ta’ala kita memohon agar kematian kita kelak adalah pembebasan dari segala kepayahan di dunia.[ind]

Sumber:  https://www.facebook.com/notes/mohammad-fauzil-adhim/di-dunia-kita-meminta-di-akhirat-kita-berharap-nikmat/751752474873883

Tags: Di Akhirat Kita Berharap NikmatDi Dunia Kita Meminta
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masalah Kulit Sering Terjadi pada Bayi di Indonesia

Next Post

Syair Bagi Singa Rasulullah Hamzah bin Abdul Muthalib

Next Post
Kisah Hasan bin Tsabit Dibayar Mahal untuk Menjelekkan Rasulullah, Tapi ini yang Terjadi

Syair Bagi Singa Rasulullah Hamzah bin Abdul Muthalib

Exclusive : Kisah Perjalanan Umrah Pasangan Caisar YKS dan Istri

Alasan, Iwan Fals Diminta Jadi Duta Desa

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9120 shares
    Share 3648 Tweet 2280
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1204 shares
    Share 482 Tweet 301
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    686 shares
    Share 274 Tweet 172
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2354 shares
    Share 942 Tweet 589
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11692 shares
    Share 4677 Tweet 2923
  • Ketika Tujuan Hidup Jelas, Masalah Tidak Lagi Terasa Besar

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tips Merawat Charger Ponsel agar Tidak Cepat Rusak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga