• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 18 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Cinta Monyet dan Monyet yang Jatuh Cinta

27/06/2022
in Khazanah
Cinta Monyet dan Monyet yang Jatuh Cinta

Ilustrasi, foto: mixkit.co

145
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MONYET itu biasa dijadikan perumpamaan yang buruk. Bahkan tentang cinta pun, monyet terseret buruk.

Orang biasa menggunakan istilah ‘cinta monyet’. Artinya, cinta anak remaja yang kadar seriusnya masih sangat rendah. Bisa dibilang, cinta itu sebagai tanda kewajaran dari daya tarik terhadap lawan jenis di saat masa puber.

Menariknya, dari masa ke masa pergeseran dinamika ‘cinta monyet’ terus mengalami kemajuan. Kemajuan dalam arti yang negatif.

Yaitu, kalau di masa kakek nenek dulu, cinta monyet mungkin terjadi di usia belasan tahun. Tapi di zaman ‘now’, sudah terjadi di usia setara usia anak sekolah dasar. Bahkan di bawahnya.

Pengaruh Teknologi Informasi

Di zaman kakek nenek dulu, belum ada handphone. Apalagi internet yang memudahkan film dan video di seluruh dunia begitu gampang tersebar hingga ke kamar-kamar anak-anak.

Begitu pun dalam soal ‘pengamalannya’. Teknologi informasi saat ini sangat memudahkan kirim-mengirim foto dan video pribadi.

Video call yang tidak pernah terbayang di zaman dulu itu, kini sudah menjadi hal umrah. Dan dengan biaya yang sangat murah.

Apa yang terjadi? Anak-anak saat ini menjadi sangat cepat merasa dewasa. Bukan dalam arti positif. Tapi khusus dalam hal godaan syahwat.

Pada tahun 80-an saja, sebuah media nasional mengabarkan bahwa gadis usia 11 tahun di Amerika, di atas 60 persennya sudah tidak perawan. Na’udzubilah.

Itu tahun 80-an. Bagaimana dengan yang namanya zaman ‘now’. Dan tidak tertutup kemungkinan, kabar buruk itu juga tengah terjadi di negeri ini.

Kita mungkin akan merinding jika mencerna fenomena anak-anak SD yang sudah tidak malu lagi jalan berpasangan. Entah sejauh mana yang telah mereka lakukan.

Monyet yang sedang Jatuh Cinta

Kalau sekadar cinta monyet mungkin sebagai sebuah fenonena kewajaran. Ada remaja pria yang merasa suka dengan remaja wanita. Begitu pun sebaliknya. Dan biasanya akan hilang seiring perkembangan usia mereka.

Tapi sebatas merasa suka, bukan mengeksekusi rasa suka itu. Saat ini, kita khawatir yang terjadi bukan sekadar fenomena cinta monyet. Tapi, monyet yang sedang jatuh cinta.

Artinya apa? Monyet itu seperti halnya binatang lain tak malu melampiaskan syahwatnya. Tidak malu dengan orang tua. Tidak malu dengan lingkungan. Tidak malu juga dengan ajaran agama.

Hal ini seperti yang diberitakan media nasional tahun 80-an itu, tentang gadis usia 11 tahun di Amerika yang sudah biasa melakukan hubungan seksual.

Seperti itulah yang mungkin akan terjadi ketika rangsangan syahwat begitu gencar tersajikan di dunia anak-anak. Dan lebih parah lagi ketika cara pelampiasannya pun seperti mudahnya dilakukan.

Jadi, kita mungkin akan menganggap biasa dengan fenomena ‘cinta monyet’. Tapi harusnya tidak menganggap biasa kalau tentang ‘monyet yang sedang jatuh cinta’. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Cinta Monyet dan Monyet yang Jatuh Cinta
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Deretan Artis yang Anaknya Sekolah di Jakarta Islamic School

Next Post

Jangan Pernah Putus Asa

Next Post
Plus Minus Asisten Rumah Tangga (3)

Jangan Pernah Putus Asa

Sunnah-Sunnah dalam Menjawab Azan

Sunnah-Sunnah dalam Menjawab Azan

Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Pasien Heat Stroke

Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Pasien Heat Stroke

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8435 shares
    Share 3374 Tweet 2109
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11342 shares
    Share 4537 Tweet 2836
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3801 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Lewat Sekolah Lansia, Salimah Tulungagung Ajak Masyarakat Kenali Gejala Demensia Sejak Dini

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4314 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4603 shares
    Share 1841 Tweet 1151
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2257 shares
    Share 903 Tweet 564
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga