• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 6 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Cara Menerima Ketentuan Allah dengan Ikhlas

30/04/2026
in Khazanah, Unggulan
Cara Menerima Ketentuan Allah dengan Ikhlas

foto: pixabay

148
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA cara menerima ketentuan Allah Subhanahu wa taala dengan ikhlas? Ustazah Ummu Khadijah menjelaskan bahwa kuncinya adalah kesiapan diri.

Kesiapan diri sangatlah penting dalam rangka menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi di dalam kehidupan ini.

Sedangkan terhadap yang telah terjadi, maka sikap yang harus kita miliki adalah ridho. Ridho terhadap apa yang akhirnya sudah terjadi.

“Kita butuh doa agar bisa istiqamah karena hati kita bisa saja berbolak-balik,” jelas Ustazah Ummu Khadijah.

Oleh karenanya, doa yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan adalah,

“Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik” (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)”

Maka ketauhilah bahwa hati kita ini berada di genggaman Allah Subhanahu wa taala, mudah sekali bagi Allah untuk membolak-balik hati manusia.

Ketika Allah berikan sebuah nikmat, lalu mudah sekali baginya seketika nikmat itu dicabut oleh Allah Subhanahu wa taala, nikmat itu hilang dalam diri kita.

Yang tadinya tenang jadi galau, resah, dan sebenarnya kondisi kita tidak aman, karena banyak sekali fitnah. Kita punya senjata yaitu berdoa kepada Allah Subhanahu wa taala.

Baca Juga: Berlatih Ikhlas di Semua Amal

Cara Menerima Ketentuan Allah dengan Ikhlas

Tidak ada satupun kejadian hari ini, yang kemarin dan yang akan datang, lanjut Ustazah Khadijah, tidak ada yang datang secara kebetulan, semua atas izin Allah dan semua atas kehendaknya Allah Subhanahu wa taala.

“Yakin? Dan tidak ada satupun kejadian yang luput dari pandangan Allah,” kata Ummu Khadijah.

Bersyukurlah Allah gerakkan hati kita ke jalan-jalan kebaikan, Allah mudahkan. Semua atas izin Allah yang mempertemukan kita di majelis ilmu ini. Itu semua sudah kehendak Allah.

Ummu Khadijah mengatakan bahwa ketika kita suka terhadap sesuatu, kata Allah, ingat satu hal jangan terlalu berlebihan ketika suka terhadap sesuatu karena kalau kata Allah seketika diubah menjadi benci, bisa.

“Namun ingatlah dengan bijak, bahwasanya Allah bukan hanya bisa membolak-balikkan “hati” tapi juga “nasib”, maka yakinlah kepada Allah,” jelasnya.

Bagaimana menerima takdir Allah. Mungkin benar saat ini kita merasa sangat kecewa dan sakit karena ditinggalkan dan semacamnya, kita harus ridha dan ikhlas karena yang menurut kita baik belum tentu menurut Allah itu baik.

Allah tahu yang terbaik buat hamba-Nya, tidak perlu mengeluh, obati dengan senjata “HATI” Hadapi, Hayati, Nikmati.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang ridho (kepada ketentuan Allah) maka Allah akan ridho kepadanya.” (HR. Tirmidzi).[ind/Wmh]

Tulisan ini dinukil dari Tabligh Akbar dalam rangka milad ke-7 Komunitas Jurnalis Berhijab (KJB) bertema “Cara Menerima Ketentuan Allah dengan Ikhlas” pada Ahad, (08/12/19) di Masjid Cut Meutia, Jakarta Pusat.

 

Tags: Cara Menerima Ketentuan Allah dengan Ikhlas
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Wonder Weeks yang Menjadi Penyebab Bayi Rewel

Next Post

Makna Tunjuki Kami Jalan yang Lurus

Next Post
Negeri ‘Surga’ di Timteng itu Bernama Oman

Makna Tunjuki Kami Jalan yang Lurus

Ultracol Disebut sebagai Game Changer dalam Dunia Perawatan

Ultracol Disebut sebagai Game Changer dalam Dunia Perawatan

Fikih Malu, Menghiasi Hidup dengan Malu

Bosan Hidup

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8336 shares
    Share 3334 Tweet 2084
  • Rekomendasi Warna Baju agar Wajah Tampak Cerah

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Gunung Kelir di Wonogiri jadi Primadona Baru dengan Pesona Alamnya

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3758 shares
    Share 1503 Tweet 940
  • Salimah Jakarta Selenggarakan Rapat Koordinasi Nasional

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4273 shares
    Share 1709 Tweet 1068
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    810 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4580 shares
    Share 1832 Tweet 1145
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5372 shares
    Share 2149 Tweet 1343
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2228 shares
    Share 891 Tweet 557
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga