• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 11 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Bukan Daging dan Darah Hewan Qurban, tapi Takwa

27/05/2026
in Khazanah
Bukan Daging dan Darah Hewan Qurban, tapi Takwa

Ilustrasi, foto: dompetdhuafa.org

69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BUKAN daging dan darah hewan qurban yang sampai kepada Allah, melainkan takwa kalian. (Al-Hajj: 37)

Begitu banyak hikmah dan pelajaran dari ibadah qurban. Hikmah dan pelajaran itu akan terus mengalir selama umat Islam tetap melestarikannya.

Hikmah Shahibul Qurban

Allah subhanahu wata’ala menjelaskan bahwa bukan daging darah yang sampai kepada-Nya. Melainkan takwa umat Islam.

Hal ini menunjukkan bahwa ibadah qurban itu bukan semacam sesajen. Melainkan sebuah syariat yang hikmahnya kembali lagi ke pelaku.

Apa saja? Qurban bisa mengikis sifat kikir yang merupakan bakat alami manusia. Kalau harta sudah ada di tangan, rasanya akan begitu sulit untuk dilepaskan.

Padahal, sifat kikir itu tidak menguntungkan sama sekali. Justru akan menjadi blunder. Dalam ikhtiar apa pun, dalam bentuk hidup apa pun; melepas rasa kikir menjadi hal yang utama.

Terlebih lagi di sisi Allah subhanahu wata’ala. Orang yang senantiasa mengharap ridha Allah, akan terlatih untuk menihilkan unsur duniawi demi investasi ukhrawi. Inilah ciri takwa.

Dua, Terjalinnya Persaudaraan Umat

Kalau ditelisik lebih dalam kenapa angka kriminalitas naik, jawabannya karena adanya ketimpangan ekonomi. Yang kaya tidak peduli dengan yang miskin, dan yang miskin menyimpan kebencian kepada yang kaya.

Kesenjangan ekonomi juga menyuburkan disharmoni di masyarakat. Padahal, umat Islam itu bersaudara. Dan siapa pun kita, tak akan bisa hidup bahagia tanpa persaudaraan itu.

Tiga, Kebaikan Ekonomi dan Pertumbuhan Hewan Ternak

Penjualan hewan qurban bisa menjadi perputaran ekonomi tersendiri. Bisa menjadi lahan pendapatan.

Berapa omset nasional dari hewan qurban? Perkiraannya sekitar 10 triliun rupiah. Angka ini lumayan bisa menjadi ‘darah segar’ untuk pemasukan sebagian umat Islam.

Dari sisi pertumbuhan hewannya, karena yang disembelih itu hewan jantan yang sudah cukup umur, maka hal ini tidak akan mengurangi populasi hewan ternak. Sebaliknya, ini akan melestarikan pertumbuhan bisnis hewan ternak.

Empat, Menyegarkan Keaslian Syariat Islam

Syariat Islam merupakan kelanjutan dari syariat para Nabi dan Rasul sebelumnya. Hal ini akan menjadi pemahaman tersendiri bahwa Islam itu harus orisinil, bukan manipulasi atas nama apa pun: perkembangan zaman, fanatisme bangsa, dan lainnya.

Ibadah qurban merupakan sunnah yang pernah dilakukan oleh ayah para Nabi dan Rasul: yaitu Nabi Ibrahim alaihissalam. Melaksanakan ibadah qurban, kita akan tersegarkan dengan hikmah dan pelajaran dari sunnah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Jika seluruh dunia menghidupkan amaliyah yang sama, akan terbangun rasa kebersamaan umat. Meskipun berbeda bangsa, ras; tapi satu dalam agama Islam. [Mh]

 

 

 

Tags: Takwa dalam Ibadah Qurban
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Amalan Sunnah ketika Idul Adha

Next Post

Ketahui Manfaat Buah Bit untuk Kecantikan Kulit

Next Post
Ketahui Manfaat Buah Bit untuk Kecantikan Kulit

Ketahui Manfaat Buah Bit untuk Kecantikan Kulit

Saling Membuka Diri dengan Pasangan

Saling Membuka Diri dengan Pasangan

Ummul Mundzir binti Qais, Shahabiyah yang Menjadi Tuan Rumah Rasulullah

Ummul Mundzir binti Qais, Shahabiyah yang Menjadi Tuan Rumah Rasulullah

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    268 shares
    Share 107 Tweet 67
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    344 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9291 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4212 shares
    Share 1685 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4792 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga