• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 29 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Beberapa Peristiwa yang Pernah Menyebabkan Makkah Ditutup

03/12/2021
in Khazanah
Beberapa Peristiwa yang Pernah Menyebabkan Makkah Ditutup
92
SHARES
709
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sebelum ditutup karena Covid-19, pada masa dahulu, Makkah juga sudah pernah ditutup karena terjadinya peristiwa, seperti penyerangan dan juga wabah penyakit.

Dalam sejarahnya, para ahli tarikh mengumpulkan data riwayat yang menunjukkan bahwa haji pernah ditutup 40 kali sepanjang zaman.

Baca Juga: Museum di Makkah Dibuka Kembali untuk Pengunjung

Beberapa Peristiwa yang Pernah Menyebabkan Makkah Ditutup

Dikutip dari channel telegram Generasi Shalahuddin, dijelaskan ada empat peristiwa bersejarah yang menyebabkan Makkah ditutup. Hal ini pun mencegah umat Islam mengunjungi kota suci dalam 1.400 tahun terakhir.

1. Serangan Abrahah ke Ka’bah, 570 Masehi

Pada tahun 570 M, gubernur Yaman, Abrahah, sedang membangun sebuah katedral di kota Shan’a untuk membuat pusat ziarah baru. Dia menyadari bahwa Ka’bah akan menjegal tujuannya, jadi dia mengatur ekspedisi militer besar-besaran untuk menghancurkan Makkah.

Dia pun mengarahkan peziarah ke katedralnya dan menjadikan Yaman satu-satunya tujuan untuk berhaji. Pada 570 M, setahun sebelum kelahiran Nabi Muhammad, dia melancarkan kampanye invasi ke Hijaz.

Diriwayatkan bahwa dia mempersenjatai pasukan besarnya dengan beberapa gajah. Ketika mereka mendekati Ka’bah, gajah mereka tak mau bergerak lebih jauh.

Penduduk Makkah, yang tidak mampu dan tidak siap untuk melawan pasukan Abrahah, melarikan diri ke pegunungan.

Tahun itu, orang tidak bisa berziarah ke Makkah karena takut perang. Surat Al Fil mengisahkan bahwa Abrahah dan pasukannya gagal menginvasi Makkah karena tentara Allah berupa burung-burung Ababil.

2. Serangan Syiah Qaramithah ke Makkah

Jumlah orang yang datang ke Makkah untuk melaksanakan haji mulai berkurang setiap tahun setelah Negara Qaramithah Syiah mulai melakukan serangan terus menerus ke Mekah dan rute ziarahnya sebelum 930 Masehi.

Hal ini membuat para Ulama mengeluarkan fatwa pada 930 yang melarang ziarah haji ke Makkah karena gentingnya kondisi dan berkecamuknya perang.

Pada tahun yang sama, pemimpin Qaramithah, Abu Tahir al Jannabi memblokade Makkah dan membantai puluhan ribu peziarah. Para Sejarawan menyatakan bahwa kelompok Qaramithah ini telah melarang ziarah ke Makkah selama lebih dari 10 tahun.

Sebelum orang-orang syiah Qaramithah meninggalkan Mekah, mereka mencuri pintu Ka’bah serta Hajar Aswad.

Dua barang curian itu tetap di bawah kendali mereka selama 20 tahun lamanya. Akhirnya, Kekhalifahan Abbasiyah membayar 120.000 dinar pada tahun 952 untuk pengembalian dua benda ini ke Makkah.

Baca Juga: Pria Ini jadi Bintang TikTok Setelah Berjalan dari Midlands ke Makkah

Wabah Penyakit

3. Wabah Penyakit Abad 19 Awal

Ada banyak wabah di wilayah Hijaz di Semenanjung Arab selama abad ke-19, seperti wabah kolera dan meningitis misalnya.

Penyebaran wabah penyakit di wilayah Hijaz pada tahun 1814 menyebabkan wafatnya sekitar 8.000 orang, dan ziarah tidak diizinkan tahun itu.

Epidemi dimulai lagi pada musim haji 1837, berlanjut hingga 1892. Hampir seribu meninggal setiap hari karena epidemi yang sangat fatal antara periode ini.

Dokter dari Mesir dikirim untuk membangun karantina di jalan menuju Mekah untuk menjaga orang-orang agar terpantau kesehatannya.

4. Blokade Ka’bah oleh Juyahman al Otaibi

Pada 20 November 1979, seorang pemberontak Juhaiman al Otaybi memblokade Ka’bah saat Shalat Subuh.

Dia menyatakan beberapa tuntutan politik termasuk pembubaran Kerajaan Saudi, berakhirnya hubungan kerajaan dengan negara adidaya Barat, penghentian penjualan minyak ke negara-negara Barat, dan penutupan pangkalan militer asing.

Komite Ulama Kerajaan meminta Kerajaan Saudi untuk meluncurkan intervensi bersenjata dan menyingkirkan kota dari semua pemberontak.

Serangan itu berlanjut selama sekitar 15 hari dan baru berakhir. Selama blokade, Ka’bah tertutup selama dua pekan.

Pada akhir periode dua pekan, 127 tentara Saudi, 117 pendukung Juheyman dan 26 warga sipil tewas dalam bentrokan itu. Juhaiman dan 62 pengikutnya kemudian dihukum mati. [Cms]

Tags: Makkah ditutup
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hari Disabilitas Internasional, Mengenal Macam-macam Disabilitas

Next Post

Webinar LPPOM MUI Bahas Implementasi Regulasi Produk Kosmetik di Indonesia

Next Post
Webinar LPPOM MUI Bahas Implementasi Regulasi Produk Kosmetik di Indonesia

Webinar LPPOM MUI Bahas Implementasi Regulasi Produk Kosmetik di Indonesia

BSI Bersama Yayasan BSMU Luncurkan Program BSI Scholarship  

BSI Bersama Yayasan BSMU Luncurkan Program BSI Scholarship  

Heri Koswara Bicara tentang Disabilitas dan Menuju Bekasi Kota Inklusif

Heri Koswara Bicara tentang Disabilitas dan Menuju Bekasi Kota Inklusif

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    492 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Outfit Aurelie Hermansyah saat Datangi Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7902 shares
    Share 3161 Tweet 1976
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3435 shares
    Share 1374 Tweet 859
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4098 shares
    Share 1639 Tweet 1025
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6706 shares
    Share 2682 Tweet 1677
  • Peringatan Isra Mi’raj: Ayo Less Waste Lakukan Aksi Waste Management di Event Maqdisy Talent Fest 1447 H

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga