• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Benarkah Umar bin Khaththab Pernah Mengubur Anak Perempuannya?

11/08/2023
in Khazanah
Arti ghoniyyun yang penting untuk dipahami maknanya

Foto: Pixabay/Pezabear

574
SHARES
4.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BENARKAH Umar bin Khaththab pernah mengubur anak perempuannya? Tentunya, kita sering diceritakan bahwa khalifah ke-2 setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq Radiallahu ‘anhu, Umar bin Khaththab pernah mengubur hidup-hidup anak perempuannya saat masih jahiliyah.

Kisah ini diceritakan dengan narasi yang begitu emosional bahwa Umar menangisi perilaku jahiliyahnya itu. Sampai-sampai dari kedua matanya berbekas tanda air matanya yang terus menerus mengalir karena begitu menyesalnya.

Baca Juga: Umar bin Khattab Menghukum Putranya

Benarkah Umar bin Khaththab Pernah Mengubur Anak Perempuannya?

Syaikh Utsman Al Khamis dalam ceramahnya mengatakan, “Riwayat yang menyampaikan kisah Umar mengubur seorang bayi perempuannya hidup-hidup itu dari Jabir Al Ju’fi.

Ia adalah seorang Syi’ah Rafidhah dan pendusta. Riwayatnya tidak diterima karena kebid’ahannya sebagai Rafidhah, dan karena cacat dalam ucapannya sebagai pendusta.”

Hafshah, anak Umar yang paling besar. Hafshah dilahirkan lima tahun sebelum masa kenabian dan merupakan putrinya yang tertua.

Mengapa Hafshah, anak tertua Umar, dibiarkan hidup jika Umar dikatakan benci kepada anak perempuan?

Dalam kitab-kitab Biografi Sahabat yang ditulis ulama (Ahlus Sunnah Waljamaah) tidak ada satu pun yang menyebutkan bahwa Umar pernah membunuh bayi perempuannya.

Berikut DR. Shalih Al Ushaimy (Dosen jurusan Aqidah di Arab Saudi) mengatakan tentang riwayat dan tuduhan bahwa Umar bin Khatab radhiallahu anhu membunuh dan mengubur hidup-hidup bayi perempuannya di masa jahiliyah:

“Setelah riset dalam kitab-kitab hadits dan takhrij, saya tidak menemukan rujukan, kecuali dalam kitab-kitab Rafidhah (Syi’ah). Sehingga, nihilnya narasumber yang berasal dari kitab-kitab Sunnah, hadits, atsar, serta buku-buku sejarah itu merupakan sebuah bukti absah terhadap kebohongan kabar tersebut.

Cerita-cerita yang berisikan pembunuhan karakter terhadap sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam banyak sekali, padahal para sahabat berlepas diri tidak melakukan seperti yang dituduhkan. Itu sebabnya, mengapa seseorang harus meneliti kembali dan memiliki kepekaan darimana ia mengambil sumber pengetahuan/ilmu.”

Di antara bukti keraguan dan kebathilannya adalah sebagai berikut:

1. Riwayat tersebut tidak ada sama sekali didalam kitab-kitab hadits Ahlus Sunnah wal Jama’ah, baik itu kitab hadits shahih, Hadits dla’if, Bahkan di dalam kitab tarikh (sejarah Islam) yang ditulis para ulama Ahlus Sunnah pun tidak ada dan tidak pernah disebutkan.

2. Riwayat ini sangat sering dan banyak disebutkan serta disebarluaskan oleh kaum Syi’ah dan Rafidlah yang sangat tidak menyukai kepada Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khaththab, dan para shahabat Rasulullah SAW yang lainnya.

3. Mengubur hidup-hidup anak perempuan, adalah bukan tradisi dan kebiasaan keluarga Umar bin Khattab Radliyallahu ‘anhu dan kabilahnya dari Bani Adiy di masa Jahiliyah.

Sebagai buktinya, Umar bin Khattab Radliyallahu ‘anhu menikah dengan seorang wanita yang bernama Zainab binti Mazh’un (saudari Utsman bin Mazh’un R.A) dan melahirkan beberapa anak, di antaranya: Hafshah, Abdurrahman dan Abdullah bin Umar.

Hafshah adalah anak perempuan Umar Bin Khaththab R.A yang paling besar. Ia dilahirkan 5 tahun sebelum diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rosul.

Demikian pula Umar Bin Khaththab R.A memiliki saudari kandung yang bernama Fathimah binti Al-Khattab, ”Pertanyaannya”, kalau sekiranya mengubur hidup-hidup anak perempuan adalah suatu tradisi dan kebiasaan keluarga Umar bin Khattab dan Bani Adiy, maka kenapa Hafshah binti Umar bin Al-Khaththab dan Fathimah binti Al-Khaththab dibiarkan masih hidup hingga dewasa?

Hafshah binti Umar bin Al-Khaththab bahkan menjadi salah satu istri Nabi Muhammad SAW, Padahal Hafshah adalah anak perempuan Umar bin Khattab yang paling besar. “Jika memang kisah itu benar”, pertanyaannya adalah kenapa yang dikubur hidup-hidupnya anak perempuannya yang paling kecil?

Yang dilahirkan setelah Hafshah. Dan kenapa kejadian ini tidak pernah diceritakan oleh anak-anak Umar bin Khattab dan keluarganya setelah mereka memeluk agama Islam?

Kisah tentang Umar bin Khaththab yang mengubur hidup-hidup anak perempuannya adalah upaya pembunuhan karakter kepada sahabat Rasulullah yang mulia itu. Pada kenyataannya, Umar bin Khaththab sangat mencintai putrinya hingga beliau dipanggil sebagai Abu Hafsah. [Maya/Sumber: Portal Islam/Cms]

Tags: Benarkah Umar bin Khaththab pernah mengubur anak perempuannya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hijrah itu Menguras Rasa

Next Post

Menikmati Zona Nyaman

Next Post
Menikmati Zona Nyaman

Menikmati Zona Nyaman

Perempuan quraisy paling bahagia

6 Hal yang Menjadi Penghalang untuk Mendapatkan Syafaat

30 Persen Anak Indonesia Bertubuh Pendek karena Mie Instan?

Tips Membersihkan Gigi dengan Siwak

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    304 shares
    Share 122 Tweet 76
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9580 shares
    Share 3832 Tweet 2395
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Biden Tunjuk Muslim Sebagai Duta Kebebasan Beragama Internasional

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga