• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 29 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Al-Fatihah di Balik Kemenangan Maroko

08/12/2022
in Khazanah, Unggulan
Al-Fatihah di Balik Kemenangan Maroko

foto: awsimage.detik.net.id

93
SHARES
715
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DI balik kemenangan Maroko atas Spanyol lewat adu penalti 3-0, ada lantunan al-fatihah yang viral di media sosial. Netizen pun ramai membicarakan hal ini.

Dalam tulisannya berjudul “Laga Belum Usai” di IG @uttiek.herlambang, Uttiek M. Panji Astuti mengulas tentang kemenangan Maroko tersebut.

“From them we fly and fly… This is a magic beauty that can not be defeated,” tulis Prof. Dr. Ali al-Sallabi dalam akun IG-nya mengomentari kemenangan Maroko melawan Spanyol 3-0.

Kemenangan itu terasa sangat heroik, karena adrenalin penonton terkuras sejak perpanjangan waktu yang tak kunjung menghasilkan angka, hingga harus dipungkasi dengan adu pinalti.

Menjelang adu pinalti, penonton kembali disuguhi pemandangan tak biasa dalam laga sepak bola dunia. Seluruh pemain menderaskan Alfatihah yang kemudian viral di sosial media.

Konon kata netijen, bacaan Alfatihah inilah yang membuat bola yang ditendang pemain Spanyol tak mampu menembus mistar gawang Maroko.

Bagi pakar sejarah seperti Prof. Dr. Ali al-Sallabi, kemenangan ini bukanlah kemenangan biasa. Namun berkelindan dengan sejarah kebesaran Islam di tanah Eropa.

Menariknya, ibarat membuka lembar demi lembar catatan sejarah, setelah berhasil menaklukkan Spanyol, Maroko akan bertemu Portugal di laga selanjutnya yang akan dilangsungkan di Al Thumama Stadium, Doha, Sabtu (10/12).

Entah kebetulan atau tidak, perjalanannya mirip pembebasan Semenanjung Iberia. Setelah membebaskan wilayah yang sekarang disebut Spanyol, pasukan Muslimin bergerak ke arah Portugal.

Hingga akhirnya wilayah Spanyol, Portugal, Andorra, Gibraltar (yang kini masuk wilayah kekuasaan Kerajaan Inggris) dan sebagian Prancis menjadi bagian dari kebesaran Daulah Ummayah di Andalusia selama 8 abad lamanya.

Salah satu bukti jejak keberadaan Islam di tanah Portugal diungkap oleh Adalberto Alves, seorang penulis yang berhasil mengumpulkan kosa kata bahasa Portugis yang berakar dari bahasa Arab.

Tak kurang jumlahnya mencapai 19.000 dan dibukukannya dalam sebuah kamus.

Salah satu kata yang masih digunakan sampai sekarang adalah ungkapan “oxala” (dilafalkan oshallah). Kata ini berasal dari bahasa Arab “Insya Allah”, yang diucapkan saat menjanjikan sesuatu.

Kekuasaan Islam di wilayah Portugal mulai jatuh tahun 1249, ketika Raja Afonso III berhasil menguasai Faro, benteng Muslim terakhir di Algarve.

Baca Juga: Maroko Jadi Negara Muslim Afrika Kedua yang Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

Al-Fatihah Di Balik Kemenangan Maroko

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)

Sebagian besar Muslim syahid. Sebagian mengungsi ke wilayah yang masih berada dalam kekuasaan Muslim, termasuk ke Maroko dan wilayah Afrika Utara lainnya.

Sebagian kecil lainnya diizinkan tinggal di lingkungan yang terpisah. Dan yang paling memilukan, sebagian yang lemah iman berhasil dimurtadkan.

Keberadaan umat Islam di Portugal baru benar-benar berakhir empat tahun setelah kejatuhan Granada. Tepatnya pada 1496, Raja Manuel I mengeluarkan dekrit yang isinya mengusir semua Muslim dan Yahudi dari tanah Portugal.

Setelah itu mulailah masjid-masjid dihancurkan atau digunakan sebagai gereja, tempat tinggal pribadi para bangsawan, hingga barak militer dan sebagainya.

Tahun 2015 Pemerintah Portugal meminta maaf dan mengakui terjadinya pengusiran pada kaum Yahudi dan sebagai kompensasinya menawarkan kewarganegaraan Portugal pada keturunan Yahudi yang diusir.

Namun ironisnya, Muslim yang diusir oleh dekrit 1496 yang sama tidak diberikan perlakuan serupa. Saat ini jumlah Muslim di Portugal hanya sekitar 0.5 persen dari sekitar 11 juta populasi penduduk negara ini.

Laga Maroko melawan Portugal di ajang Piala Dunia bukanlah kali pertama, sebelumnya pada 11 Juni 1986 Maroko berhasil membekuk Portugal dengan skor 3-1.

Semoga kemenangan ini kembali terulang. Dan nantinya kita akan menyaksikan sujud syukur yang dihujamkan di laga final Piala Dunia 2022 Qatar. InsyaAllah.[ind]

Tags: Al fatihahkemenangan marokopiala dunia 2022uttiek herlambang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penuhi Kebutuhan Korban Gempa Cianjur, Qudwah Indonesia Salurkan Bantuan kepada 555 Warga

Next Post

Pelangi Sempurna di Kota Nabi

Next Post
Pelangi sempurna kota nabi

Pelangi Sempurna di Kota Nabi

Ayah yang Istimewa, Idola Setiap Anak

Tulisan tentang Mendidik Anak, Bagaimana seharusnya Memperlakukan Mereka?

BAZNAS Luncurkan Kelompok ZChicken Kota dan Kabupaten Cirebon

BAZNAS Luncurkan Kelompok ZChicken Kota dan Kabupaten Cirebon

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Outfit Aurelie Hermansyah saat Datangi Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7902 shares
    Share 3161 Tweet 1976
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3435 shares
    Share 1374 Tweet 859
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4098 shares
    Share 1639 Tweet 1025
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6706 shares
    Share 2682 Tweet 1677
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Peringatan Isra Mi’raj: Ayo Less Waste Lakukan Aksi Waste Management di Event Maqdisy Talent Fest 1447 H

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga