• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 23 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Alasan Mengapa Kuda Dipilih sebagai Kendaraan saat Banjir dan Longsor

07/03/2023
in Khazanah
81
SHARES
625
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kuda adalah hewan yang sering ditunggangi oleh Rasulullah saw dan para sahabat pada masanya di jazirah Arab. Biasanya, digunakan untuk mengangkut barang dagangan di pasar atau keperluan perang. Tetapi, selain kepentingan-kepentingan di atas, kuda pun dapat menjadi penyelamat untuk membantu korban banjir dan longsor di daerah Kabupaten Bogor.

Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor masih terisolasi hingga saat ini karena bencana banjir sekaligus longsor yang terjadi disana. Hal itu menyebabkan akses kendaraan menuju ke sana sulit untuk menggunakan kendaraan ringan pada umumnya seperti, motor dan mobil, bahkan perjalanan harus ditempuh melalui jalur udara atau kendaraan offroad. Tetapi, transportasi yang digunakan oleh Zaelani, salah satu relawan yang membantu distribusi logistik menuju desa ini berbeda. Ia menunggangi kuda untuk sampai lokasi. Bukan tanpa alasan Zaeni dan teman-temannya yang datang dari sekolah latihan kuda di Ciomas, Kota Bogor dan Kota Serang menunggangi kuda. Mereka melakukan ini semua atas inisiatif sendiri, mengingat akses jalan yang cukup sulit.

“Kuda lebih efisien ketimbang kendaraan, karena dia bisa kami ajak menembus hutan,” ucap Zaelani seperti yang dilansir tempo.co pada, Rabu (8/1/2020).

Kuda yang digunakan adalah kuda asli Indonesia namanya adalah kuda sandei. Dengan fisiknya tidak terlalu besar, cocok dengan kondisi untuk cuaca seperti sekarang ini dan kuda tersebut mampu membawa beban sekitar 100 kilogram. Saat membawa barang-barang, kuda tidak ditunggangi. Tetapi, dituntun. Setelah selesai mengantarkan logistik, kuda ditunggangi lagi untuk pulang.
“Pakai kuda juga kita ngirit bahan bakar, karena kuda hanya perlu makannya saja, dan disini banyak rumput,” kata Nazwan. Seorang relawan lainnya seperti yang dikutip dari tempo.co.

Selain dari sekolah latihan kuda, Relawan yang menggunakan hewan ini sebagai kendaraan untuk menuju lokasi bencana adalah relawan Muhammadiyah. Namanya, Fajar Suryani. Ia juga menyediakan 3 ekor kuda yang akan digunakan oleh tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk mengangkut obat-obatan, hygine kit, dan sembako. Alasannya adalah sama persis dengan Zaelani, yaitu karena jalan yang dilalui cukup ekstrim. Kuda-kuda tersebut harus menempuh jarak 15 km untuk sampai ke tempat tujuan, melewati jalan kampung berupa gang-gang sempit, pematang sawah dan lereng bukit terjal untuk menghindari jalan utama yang terkena longsor.

Sepanjang perjalanan, distribusi logistik menggunakan kuda ini mendapatkan sambutan dari warga karena belum pernah ada kuda yang masuk ke daerah mereka. Oleh sebab itu, hal ini menjadi hiburan bagi warga yang terkena bencana.

“Alhamdulillah, kehadiran kuda sebagai alat angkut logistik ini mendapat respon positif dari warga,” kata Nana Muljana, Ketua MCMD Kabupaten Bogor, dikutip dari, m.muhammadiyah.or.id pada Kamis (9/1/2020).

Pemakaian kuda untuk melewati jalan-jalan yang sulit dilalui oleh kendaraan biasa untuk sampai di lokasi bencana dalam rangka memberikan bantuan adalah keputusan yang sangat tepat. Tetapi, kesehatan dan keselamatan kuda pun harus diperhatikan oleh para relawan. Sebab, saat banjir besar lalu yang melanda daerah Jabodetabek, tepatnya, di Tangerang, seekor kuda mati dan kusirnya pingsan saat nekat menerobos banjir diduga karena kelelahan sebab kuda tersebut sedang membawa gerobak delman pula.

Oleh sebab itu, tindakan yang harusnya dilakukan adalah di saat kuda membawa banyak beban logistik dan harus menempuh jarak yang lumayan jauh serta jalan yang ekstrim, kuda tersebut lebih baik dituntun. Daripada, bebannya harus bertambah karena ditunggangi.

Itulah beberapa alasan mengapa kuda dipilih sebagai kendaraan saat bencana. Meskipun kuda mampu menanggung beban berat dan juga menapaki jalan terjal, kesehatan dan keselamatan kuda juga harus diperhatikan penunggangnya. [ind/Camus]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sajian Hangat di Pagi Hari dengan Sup Ayam Gingseng khas Korea

Next Post

Beda Komunikasi Pria Wanita: Belajar Gradasi Nalar dan Rasa

Next Post

Beda Komunikasi Pria Wanita: Belajar Gradasi Nalar dan Rasa

Zuppa Mushroom Soup, Ide Sajian Hangat saat Kumpul Keluarga

Menyikapi Masalah dalam Keluarga (Bagian 1)

Menyikapi Masalah dalam Keluarga (Bagian 1)

  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8708 shares
    Share 3483 Tweet 2177
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11489 shares
    Share 4596 Tweet 2872
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2329 shares
    Share 932 Tweet 582
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga