• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

2 Cara Memandang Bukti Kekuasaan Allah

14/07/2022
in Khazanah, Unggulan
2 Cara Memandang Bukti Kekuasaan Allah

Foto: Pixabay

186
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BANYAK tanda-tanda terhampar di sekitar kita berkiatan dengan bukti kekuasaan Allah. Memperhatikan tanda-tanda itu bertujuan untuk menguatkan keimanan kita, mengokohkan pondasi akidah dan meyakinkan diri atas kebesaran Allah.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya yang berjudul Muftaah Daar as-Sa’aadah mengatakan bahwa memandang dan memperhatikan tanda-tanda kekuasaan Allah ada dua cara:

Baca Juga: Tidak Gunakan Kekuasaan untuk Keuntungan Pribadi

2 Cara Memandang Bukti Kekuasaan Allah

Pertama, melihat dengan mata kepala misalnya, melihat birunya langit, bintang-bintang, tinggi dan luasnya. Ini adalah perhatian yang sama antara manusia dan hewan.

Berbagai ilmu pengetahuan dikembangkan dan teknologi terus diperbaharui. Ini bisa menjadi alat untuk melihat betapa detail Allah menciptakan alam semesta, manusia, dan makhluk-makhluk lainnya.

Semua memerankan fungsinya masing-masing serta memberi manfaat satu sama lain.

Kedua, melihat dengan mata hati (bashirah). Cara ini mampu melihat lebih luas dari apa yang dilihat oleh mata kepala.

Seseorang mampu membuka pintu-pintu langit dan berkelana di penjuru kerajaan langit, di antara para malaikat.

Ia dapat menyaksikan keluasan-Nya, keagungan-Nya, kebesaran-Nya, dan ketinggian-Nya.

Cara kedua ini, menurut Ibnu Qayyim berkaitan dengan memahami keadilan dan karunia Allah atas makhluk-Nya.

Juga berkaitan dengan hikmah dan rahmah yang berlaku pada seluruh isi alam.

Betapa kita mampu meyakini bahwa Allah Maha Mampu dan Berkuasa. Saat hamba-hamba berdoa secara bersamaan, tidak ada kebingungan sama sekali dari-Nya.

Bahkan, secara bersamaan ia dapat mengabulkan permohonan mereka. Ia juga tidak dirugikan dengan permintaan hamba-hamba-Nya karena kekayaan-Nya tidak akan pernah berkurang sedikitpun.

Ketika hati telah mampu berkelana ke berbagai tanda-tanda kekuasaan Allah, maka saat itulah ia tunduk pada kewibawaan Allah, khusyu bermunajat kepada-Nya, tidak ada keraguan dan keputusasaan atas rahmat-Nya.

Itulah dua cara memandang bukti kekuasaan Allah. Untuk melakukan dua cara tersebut, seorang hamba harus mengandalkan ilmu serta hikmah dari pengetahuan yang telah ia dapatkan tersebut. [Ln]

 

Tags: 2 Cara Memandang Bukti Kekuasaan Allahkhazanah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ampuh, Hilangkan Bekas Luka Secara Alami

Next Post

Keutamaan Tidur dalam Keadaan Berwudhu

Next Post
Keutamaan Tidur dalam Keadaan Berwudhu

Keutamaan Tidur dalam Keadaan Berwudhu

Tafsir Al-Kafirun ayat 6, Untukku Agamaku

Tafsir Al-Kafirun ayat 6, Untukku Agamaku

Anak meninggal menjadi penghalang api neraka

Anak yang Meninggal Menjadi Penghalang Api Neraka bagi Ibunya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8814 shares
    Share 3526 Tweet 2204
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1055 shares
    Share 422 Tweet 264
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11550 shares
    Share 4620 Tweet 2888
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3972 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Peringati Tahun Baru Muharam 1448 H, Salimah Rawapanjang Santuni Anak Yatim, Duafa dan Gelar Khitan Massal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5183 shares
    Share 2073 Tweet 1296
  • 5 Tips Hemat Token Listrik

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kisah Teladan Rufaidah Al Aslamiyah, Perawat Pertama dalam Islam yang Mengabdikan Hidupnya untuk Umat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga