• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Clean Eating Bisa Sebabkan Anak Kehilangan Nutrisi

22/11/2025
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Clean Eating Bisa Sebabkan Anak Kehilangan Nutrisi

ilustrasi: pixabay

94
SHARES
724
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CLEAN eating merupakan pola makan yang diterapkan orang tua untuk membuat anak-anak memiliki kebiasaan sehat sedini mungkin.

Pola makan sehat clean eating memang memperhatikan keseimbangan kandungan pada makanan seperti mengurangi asupan makanan yang diproses dan menambahkan asupan makanan utuh.

Beberapa pola makan sehat clean eating bisa sangat ekstrem dengan mengurangi gluten, atau makanan utuh seperti biji-bijian serta produk susu dan olahannya, sekaligus menambahkan dalam mengonsumsi “makanan super” untuk meningkatkan kesehatan. Ternyata, pola makan sehat ini tidak saja berisiko kekurangan asupan kalori, tetapi juga berpotensi kekurang gizi, serta defisiensi vitamin dan mineral.

Gluten adalah suatu protein yang terdapat dalam biji-bijian seperti gandum, gandum hitam, dan jelai (barley), sering kali menjadi sasaran utama bagi pola makan clean eating.

Karena beberapa orang memiliki tubuh yang bereaksi peradangan terhadap gluten. Berbagai organisasi kesehatan dan gizi terkemuka sedunia justru merekomendasikan produk biji-bijian atau sereal sebagai basis pola makan yang sehat.

Contohnya, Badan Kesehatan Publik Inggris, Akademi Nutrisi dan Diet, dan Kementerian Pertanian Amerika Serikat.

Baca Juga: Mengenal Metode Clean Eating dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Clean Eating Bisa Sebabkan Anak Kehilangan Nutrisi

Sereal juga termasuk makanan pokok dalam diet di kawasan Mediterania dan mengandung karbohidrat yang diperlukan tubuh serta merupakan bahan bakar utama bagi otot dan otak bayi, balita, dan anak-anak.

Jika mereka dijauhkan dari karbohidrat, pertumbuhan mereka bisa melambat. Selain menyarankan menghindari gluten, clean eating juga memiliki anggapan bahwa karbohidrat itu berbeda-beda, meski molekulnya sama.

Beberapa orang percaya bahwa gula rafinasi merupakan racun perusak kesehatan. Sementara, orang tua justru mengonsumsi makanan dengan kandungan gula yang sama tingginya seperti soft drink.

Orang tua juga menganggap kue yang menggunakan sirup agave, madu, atau gula kelapa (untuk menggantikan gula rafinasi) sebagai alternatif untuk hidup sehat.

Beberapa lainnya juga menganjurkan menghindari produk susu dan olahannya, yang jelas merupakan sumber kalsium alami yang efisien.

Secangkir susu atau yogurt, atau selapis keju, dapat mengandung 300-400 mg kalsium, sementara seporsi makanan non-susu lainnya tidak sampai 100 mg (kecuali ikan kecil yang dimakan bersama tulangnya).

Orang dewasa rata-rata memerlukan sekitar 1.000 mg kalsium tiap hari. Anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan perlu lebih banyak lagi.

Remaja, misalnya, memerlukan 1.300 mg kalsium sehari. Jika pola makan tidak dirancang dengan benar, diet non-susu dapat memperlambat pertumbuhan anak serta mengurangi kekuatan tulang mereka.

Pada saat yang bersamaan, pemberian “makanan super” seperti kubis, ubi bit, dan biji chia, belum tentu cocok bagi anak yang masih kecil.

Kubis dan ubi bit secara alamiah mengandung nitrat yang tinggi, dan dapat bersifat racun bagi bayi. Sedangkan biji chia berpotensi membuat sakit perut.

Penerapan pola makan sehat seharusnya tidak hanya mempromosikan makanan yang menunjang kesehatan fisik, tapi juga perilaku yang menunjang hubungan lebih baik dengan makanan.

Pola makan clean eating semestinya tidak boleh melupakan bahwa makanan lebih dari sekadar bahan bakar bagi tubuh. Makanan adalah sesuatu yang tercipta dari berabad kebudayaan yang dinikmati orang.

Pada akhirnya, membentuk kebiasaan pola makan sehat pada anak bukan menyoal “kotor” atau “bersih”, melainkan mengajari anak menikmati makanan bergizi, dan menyadari komposisi diet yang seimbang. [Wnd/ind/thecnvrstn]

Tags: anak kehilangan nutrisiclean eating
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sering Merasa Kehabisan Napas atau Ngos-ngosan saat Naik Tangga? Begini Cara Mengatasinya

Next Post

Rasulullah Melakukan Perjalanan Isra’ Mi’raj Hanya dengan Ruhnya, Benarkah?

Next Post
Rasulullah Melakukan Perjalanan Isra' Mi'raj Hanya dengan Ruhnya, Benarkah?

Rasulullah Melakukan Perjalanan Isra' Mi'raj Hanya dengan Ruhnya, Benarkah?

Mughirah bin Syu'bah Sahabat Nabi yang Cerdas dan Jago Berunding

Mughirah bin Syu'bah Sahabat yang Cerdas dan Jago Berunding

Mendapat Tawaran Kerja di Bank Syariah

Mendapat Tawaran Kerja di Bank Syariah

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga