• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 8 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Keluarga

Cara Menasihati Anak yang Bersalah Saat Bermain Bersama Teman-temannya

10/04/2026
in Keluarga, Parenting, Unggulan
Cara Menasehati Anak yang Bersalah Saat Bermain Bersama Teman-temannya

foto:pinterest

83
SHARES
636
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MANUSIA pastinya tidak luput dari kesalahan.

Semuanya, dari anak kecil hingga orang dewasa. Semua itu menjadi pendewasaan untuk diri agar menjadi insan yang nantinya akan bermanfaat untuk sekitar karena sudah ditempa terlebih dahulu.

Bagaimana menasihati anak saat ia bermain dengan teman-temannya? Sedangkan saat itu saya tahu anak saya berbuat salah.

Motivator Parenting dari Rumah Pintar Aisha Randy Insyaha memberikan beberapa tips untuk para orang tua implementasikan kepada buah hati.

1. Jangan memarahinya didepan teman-temanya.

2. Jangan berteriak saat memanggil anak dan juga jangan memanggil anak berulang-ulang kali.

Cukup 3 panggilan, jika masih belum mendengar (apalagi anak laki-laki kalau sedang fokus, kemampuan mendengarnya menurun) orang tua harus mendatangi anak.

3. Ajak anak masuk ke dalam rumah atau menjauh dari teman-temannya.

4. Duduk bersama atau orang tua berjongkok agar tinggi antara orang tua dan anak sama serta bisa saling menatap mata.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

5. Nasihati dengan lemah lembut, tekankan jika bunda tidak menyukai perbuatannya tetapi tetap sayang kepada anak, misalnya “Kakak, mohon maaf Bunda tidak suka kalau Kakak menyakiti kucing, Insha Allah Bunda yakin Kakak anak yang baik dan tidak akan mengulanginya lagi, Bunda sayang sama kakak.”

6. Lalu peluk anak atau belai rambutnya dan biarkan ia bermain kembali bersama teman-temannya.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan oleh orang tua.

Di samping itu, hal lain juga yang menjadi PR orang tua adalah menyikapi anak yang selalu ingin dituruti kemauannya. Solusinya adalah tegas.

Tegas bukan berarti keras atau kasar bahkan sampai menyakiti fisik ataupun melukai hati.

Tegas itu adalah konsisten. Sekali tidak tetap tidak, meskipun kita katakan tidak dengan lemah lembut dan tersenyum.

Cara Menasihati Anak yang Bersalah Saat Bermain Bersama Teman-temannya

Baca juga: Tahap Perkembangan Bicara Anak

Meskipun kita mengatakan tidak dengan pelukan dan belaian.

Jadi tidak semua keinginan anak mesti kita turuti.

Adakalanya kita tidak menuruti keinginan anak namun dengan cara yang lemah lembut.

Pada intinya Bun, ketegasan itu perlu diterapkan kepada anak. Ketegasan itu perlu untuk mengontrol anak.

Jika orang tua tidak tegas maka yang terjadi adalah orang tualah yang disetir anak, apalagi kalau anak sudah punya senjata dengan tangisan dan jeritan maka orang tua akan luluh di bawah kendali anak.

Namun ketegasan itu dilakukan dengan cara yang baik, mendidik, penuh kelembutan, senyuman sehingga akan berdampak positif pada jiwa dan kepribadian anak.[Sdz]

Tags: Cara Menasihati Anak yang Bersalah Saat Bermain Bersama Teman-temannya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka, Setelah 40 Hari Ditutup oleh Israel

Next Post

Menjaga Produktivitas Hormon Endorfin melalui Amal Kebaikan

Next Post
Menjaga Produktivitas Hormon Endorfin melalui Amal Kebaikan

Menjaga Produktivitas Hormon Endorfin melalui Amal Kebaikan

Kenapa Tidak Boleh Sedih lama-lama

Kenapa Tidak Boleh Sedih Lama-lama

BMKG Identifikasi Titik Sirkulasi Siklonik di Perairan Indonesia

BMKG Identifikasi Titik Sirkulasi Siklonik di Perairan Indonesia

  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    472 shares
    Share 189 Tweet 118
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4368 shares
    Share 1747 Tweet 1092
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9059 shares
    Share 3624 Tweet 2265
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    635 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4102 shares
    Share 1641 Tweet 1026
  • Simak Perbedaan Veneer dan Bleaching Gigi yang Cocok buat Kamu

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Taman Rekreasi Waterboom Jogja Tawarkan Promo Kemerdekaan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11672 shares
    Share 4669 Tweet 2918
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga