ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 18 Oktober 2019 | 19 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KELUARGA

Bagi Raport

24 December 2016 18:34:46
Bagi Raport

image[/caption[caption id="" align="alignleft" width="720" caption="Foto : doc Fifi P. Jubilea"]image[/caption]

ChanelMuslim.com - Hidup kita gak jauh dari raport yaa, dari kecil takut liat raport jelek. Saat tua, khawatir raport anak jelek. Ketika meninggal khawatir raport di akhirat jelek.

Yaa raport emang penting buat manusia introspeksi dan tahu standart dirinya.

Tapi yang paling gak enak kalau ditanya hasilnya gimana atau di banding-bandingkan. Aku paling sebal kalau ada saudara yang ngomong gini, "alhandulillah... si Ihsan  matematikanya dapat  10,  Zaky gimana?"  Kebetulan  mereka seumuran. Alhamdulillah anakku lompat kelas jadi aku bisa bilang, "yaa kan beda kelasnya, Zaky kan sekolahnya di boarding jadi mata pelajarannya lebih banyak."

Tadinya mau bilang, ehh Zaky tuh kemarin juara loh tim basketnya, tapi...malas ahh ngomongin anak.

Tapi yang paling gak enak kalau ditanya hasilnya gimana atau di banding-bandingkan. Aku paling sebal kalau ada saudara yang ngomong gini, "alhandulillah... si Ihsan  matematikanya dapat  10,  Zaky gimana?"  Kebetulan  mereka seumuran. Alhamdulillah anakku lompat kelas jadi aku bisa bilang, "yaa kan beda kelasnya, Zaky kan sekolahnya di boarding jadi mata pelajarannya lebih banyak."

Tadinya mau bilang, ehh Zaky tuh kemarin juara loh tim basketnya, tapi...malas ahh ngomongin anak.

Maka itu di sekolah kami, ranking tidak di declear-kan karena ada anak yang jago matematika, tahfidznya juga mumtadz , bahasa English walau belum pernah ke  Inggris juga jago, grammar-nya gak ada salah -lebih jago  dari tukang burger di Inggris- tapi dia gak suka olahraga. Lantas anak yang gemar olahraga dan ikut lomba ini itu dan jadi juara dalam bidang sport yang di minati, apakah dia anak yang paling bodoh? Apalagi di raport sport itu kolomnya cuma  satu baris, sementara  untuk akademik berbaris-baris.

Jadi, sebagai orangtua di negeri yang masyarakatnya masih ortodox, memandang nilai raport akademik dan bangku kuliah dengan teori yang berjejer-jejer  sebagai alat  ukur keberhasilan seorang anak, aku musti pandai bersilat lidah.

"Syifa kuliahnya dimana? Kok kadang di Perth, kadang di Jakarta?"

"Yaa, di mana saja yang penting dekat dulu deh dengan emaknya, nanti kalau sudah nikahkan susah, jarang ketemu..."

"Ismail sudah gak kuliah lagi yaa?"

"yaa, gak pa pa, dia kan udah selesai sekolah pilot tahap satunya, lebih cepat dari anak yang lain, biar aja dia nyari duit dulu. Mumpung lagi semangat."

"Terus nanti kuliahnya gimana?" Si penanya masih kepo.

Aju jawab "yaa, biarin aja, suruh kawin aja nanti sama anak orang kaya yang hafal Quran."

"Zaki gimana raportnya?"

"Yaa baik baik aja? maklum anak pesantren yang dinilai banyak. Tapi gurunya  hebat loh ngisi raport berlembar-lembar dari kegiatan Zaky secara academik, agamanya maupun ke  boardingannya.

Biasanya  aku tutup dengan senyum dan segera pegang handohone, pura-pura sibuk.

Tapi aku gak tanya balik tentang anaknya, aku gak peduli anak orang lain, mau jadi juara atau ranking terakhir bukan urusanku. Buat aku yang penting anak-anak itu udah besarnya bisa membangun negeri bersama anak-anakku, tanpa korupsi, tanpa hutang, tanpa tergantung pada bangsa lain. Tidak menjadi orang yang "pak turut" atau "bu nrimo." Punya cita–cita besar untuk jadi orang besar, untuk merubah umat dan negeri ini. Dan sadar kedepan merekalah yang harus menanggung semua beban di negeri ini.

Mudah-mudahan gak pada stress.

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar." (An-Nisa:9)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
KELUARGA
24 February 2017 21:47:43

Menjaga Anak Remaja

 
KELUARGA
02 January 2017 17:35:11

Desa Chamonix Paris yang Asik

 
KELUARGA
19 November 2018 20:22:34

Yuk, Belajar Dewasa dari Anak-anak

 
KELUARGA
12 November 2017 07:01:11

Bunda, Ketahui 4 Kekeliruan dalam Pemberian MPASI

The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284