SMP Jakarta Islamic School bangun karakter islami melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal inilah yang menjadi komitmen SMP Jakarta Islamic School (JISc) dalam membentuk generasi berakhlak mulia dengan menanamkan budaya anti-ghibah (menggunjing) sebagai bagian dari aturan dan budaya sekolah.
Dalam ajaran Islam, ghibah atau membicarakan keburukan orang lain di belakangnya merupakan perbuatan yang dilarang.
Selain termasuk dosa, kebiasaan tersebut dapat merusak ukhuwah Islamiyah, menimbulkan prasangka, hingga memicu konflik di tengah masyarakat.
Karena itu, SMP JISc membiasakan para siswa untuk menjaga lisan, menghormati sesama, serta menyelesaikan permasalahan melalui komunikasi yang baik dan penuh adab.
Melalui pembiasaan ini, peserta didik tidak hanya memahami larangan ghibah secara teori, tetapi juga menerapkannya dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.
Baca juga: Siswa SMP JISc Kembangkan Berpikir Kritis dan Kreatif Lewat Science Project
SMP Jakarta Islamic School Tanamkan Budaya Anti-Ghibah untuk Perkuat Ukhuwah Islamiyah
Guru dan tenaga pendidik turut memberikan teladan agar tercipta budaya saling menghargai, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta membangun persaudaraan yang kokoh di antara seluruh warga sekolah.
Pendidikan karakter Islami menjadi salah satu kekuatan utama Jakarta Islamic School. Sekolah meyakini bahwa keberhasilan akademik harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak yang baik, sehingga lulusan tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebagai sekolah Islam internasional terintegrasi pertama di Indonesia, Jakarta Islamic School menggabungkan kurikulum internasional Edexcel dari Inggris dengan pendidikan Islam yang komprehensif.
JISc juga merupakan Official Edexcel Exam Centre dan berhasil mencatatkan nilai tertinggi di Indonesia untuk mata pelajaran Edexcel International GCSE English, membuktikan kualitas akademik yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Selain pembelajaran akademik, JISc menghadirkan berbagai program unggulan seperti penguatan nilai-nilai Islam dan Al-Qur’an, pembiasaan berbahasa Inggris aktif, pengembangan keterampilan abad ke-21 melalui 21 aktivitas pembelajaran, kelas berukuran kecil dengan maksimal 16 siswa per kelas, serta suasana belajar yang nyaman dengan konsep “A School Like Home.”
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pada jenjang Secondary, JISc juga dikenal memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan. Sebanyak 98 persen lulusan berhasil melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri, termasuk Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan berbagai perguruan tinggi ternama lainnya.
Tak hanya itu, banyak alumni yang melanjutkan studi ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Turki, Australia, Malaysia, China, Jepang, hingga Belanda.
Untuk memperluas wawasan global peserta didik, JISc juga menyelenggarakan berbagai program internasional, seperti Cross Cultural Country Program ke Australia, Selandia Baru, Belanda, Korea Selatan, Prancis, Turki, serta program edukatif ke Madinah yang dipadukan dengan pelaksanaan ibadah umrah.
Melalui perpaduan pendidikan akademik berstandar internasional, penguatan karakter Islami, dan pengalaman global, SMP Jakarta Islamic School terus berkomitmen mencetak generasi pemimpin masa depan yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia. [Din]





