• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Si Bule, Trainer Edexcell

17/04/2023
in Jendela Hati
84
SHARES
647
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Lalu intinya aku bertemu si bule. Dia sama temannya. Aku ingat dia ketika ada training education tentang Edexcell di Koln, German. Dia duduk di sebelahku dan kelihatan kayak guru zaman dahulu yang gigit-gigit pensil dan pegang buku bukan Ipad. Kalau guru Singapura dan Hongkong kebanyakan pegang Ipad. Kalau guru British masih pegang buku tulis dan pensil.

Fokus pada education saja dan bicaranya clear. Penampilannya juga rapi seperti pangeran Charles Tales. Tulisan dia miring-miring panjang dan teratur. Nggak kayak aku yang bulat-bulat dan kruwel-kruwel sampai aku sering nggak bisa baca lagi tulisanku sendiri.

Dia tampak agak ortodoks memang. Dia lagi mampir ke Brunei. Jadi aku janjian sama dia di Brunei. Pergi pagi pulang besok yang penting aku bisa bertanya chapter yang sulit untuk anak-anak dan perkembangan soal-soal ujian Edexcell (kurikulum Inggris yang aku pakai di sekolahku; JISc dan JIBBS also JIGSc).

Aku pernah ketemu dia dahulu di Koln, German waktu ada training seluruh guru di Eropa dan saat itu JISc adalah salah satu sekolah di Asia yang boleh ikut training seluruh guru di Eropa. Dahulu aku pernah cerita yang mana semua trainers bicara cepat banget seperti kereta api ekspres satu napas.

Kami penganut kurikulum Edexcell. Kurikulum dari pemerintah Inggris yang sekarang dipakai di JISc.

Tugasku mengolah, mencari dan mempelajari critical thinking, teaching methods, trik dan tipsnya serta go trough chapter by chapted untuk mempelajari. Biasanya soal ujian itu jebakan yang keluar typical soalnya kayak apa. It is challenge buat aku yang suka baca dan memang aku ini guru tulen.

Aku lebih suka dipanggil di akhirat nanti sang guru bukan sang owner. Aku takut kayak Fir’aun segala serba harus benar.

Lalu, aku beruntung si bule punya hati educator banget walaupun wajah artis. Si bule bilang akan coach banget karena beliau dan teman-temannya di UK, Scotland, Norway. Kampungnya adalah guru Edexcell terbaik di kampungnya yang mana sekampung pada bagus semua nilainya. Ya wajarlah kalau Bahasa Sunda adalah subjek utama di Edexcell maka penduduk Majalengka juga bisa menjadi juara.

Aku juga beruntung bisa Bahasa Inggris yang dipahami bukan Bahasa Inggris full of grammar jenis terusan bukan yang segala apa ada. Teori jago tapi nggak bisa bicara. Aku bisa ungkapkan isi hatiku, keinginanku dan langsung deal deh tuh step-stepnya dan si bule adalah partner yang bisa bikin aku dan guru-guru serta anak-anak didikku pintar. Bi idznillah dengan izin Allah.

Mudah-mudahan karena kurikulum Inggris ini kebanyakan adalah membina leadership and critical thingking. Maklum kurikulum penjajah kan Singapura, Brunei dan Australia menjadi mantannya British. Kita mantannya Belanda yang diwariskan cuma kue sus dan pergedel sama sepatu merk ‘Bata‘.

Oke begitu saja. Keluar negeri dan bisa bicara Bahasa Inggris dan bisa bikin si bule mengerti dan mau berbagi ilmu sama aku tentang kurikulum mereka. Ini adalah kebahagiaan tersendiri bagiku daripada beli tas LV di luar negeri.

Ala kulli hal. Tak ada kejadian tanpa Allah mengaturnya. Terima kasih ya Allah untuk semua cinta dan kemudahan.

Note; belajar itu sama siapa saja dan harus mau menerima dari mana saja. Walaupun dari bule yang nggak shalat dan Chinese yang mungkin nggak taharah. Berakal itu nggak mesti radikal. Status ini mengandung kebahagiaan dan promosi tapi tidak memuat unsur kebencian.

Allah berfirman, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.  Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al Alaq: 1-5)

 

Website:

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jakartaislamicschoolcom

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBB

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Makan Siang Sederhana dengan Semur Tahu Telur

Next Post

Anak-Anak Yaman Dihantui Gizi Buruk

Next Post

Anak-Anak Yaman Dihantui Gizi Buruk

Kisah Nasi di Lebak Banten

Wajah Baru Halte Tosari yang Terintegrasi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9276 shares
    Share 3710 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Trik Mudah Mengolah Pare agar Tidak Pahit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11740 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Asosiasi PPIU Bentuk Kanal Komunikasi bagi Tour Leader yang Mendampingi Jemaah

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga