HARI guru di JISc tuh keren. Tetiba Kepsek bisik-bisik bilang gini: “Mam, sehubungan dengan hari Guru, parent mau daftarkan guru-guru untuk medical check up.“
Aku sontak panik. Yang bayar siapa dan di mana? Kenapa?
Nanti ketauan dong gula kita tinggi.
As kalian khan semua suka banget makan kue-kue dan minum es podeng.
Belum go food ini itu.
Ihh malu ah kalau ketahuan kita kolestrolan dan gulaan ..
“Ini confidential Mam dan jugaa parent yang mendanai semua plus lagi, parent juga akan mengundang influencer keren yang akan motivasi kita untuk good in public speaking.“
Aku: “wahh, kayak apa yaa? Nanti anak-anak siapa yang jaga kalau kalian pada ikutan workshop public speaking segala?”
Kepsek menjawab lirih: “Yang jaga anak kalau guru-guru workshop adalah parents, Mam.“
Wahh ..
Lalu tambah kepala sekolah: “Parent juga menyiapkan catering khusus untuk makan siang prasmanan seluruh guru, manajemen dan OB.“
Aku; “Akuu??”
Yaa Mam termasuk
Aku: “Kalau enggak diundang Mam enggak mau, khan enggak boleh makan (haram) kalau tidak masuk undangan.”
Ada doorprize juga Mam, kata sang kepsek dengan lembut.
Aku; “Menyerah, apa saja boleh asal kalian bahagia dan tidak memberatkan parents.“
Sampaikan salam sayang Mam ke all parents JISc and pekan depan Mam undang lunch, Mam yang masak. Sebab enggak sanggup kalau sediakan prasmanan.
Dan I wanna said: “I was so touchy.“
Thank you Jisc Parents, May Allah bless you!
Ikan hiu makan tahu, Thank you, I love you ..
Baca juga: Occupation Day ala SD JISc Bertema Big Dreams from Little
Menurutku, beginilah hubungan yang benar dan damai antara Parents dengan Teachers, Yayasan, Manajemen, OB even Owner of the school.
“Minggu depan, inshaa Allah aku yang masak dan ngundang parents ~ kebetulan minggu depan sudah gajian.“ Alhamdulillah.





