• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Belajar di Luar Negeri

12/09/2022
in Jendela Hati
72
SHARES
555
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Keluar negeri itu nggak mesti diidentikkan dengan sebuah kemewahan, jalan-jalan, pleasure, foto-foto di menara Eiffel, belanja-belanja, cinta dunia, lupa teman, kesombongan dan lain-lain yang setipe. Keluar negeri itu banyak yang dapat dipelajari, membuka wawasan dan malah jadi tahu orang-orang sudah melakukan apa saja. Termasuk juga mengukur standar kita. Kemampuan kita ada di mana dan juga bisa melihat dengan cara yang berbeda.

Dari sejak masuk imigrasi kita akan merasakan pelayanan yang menyelidik terutama kalau kita pakai jilbab. Yang paling parah di Thailand, saya diperiksa. Lalu pas saya tanya, “Kenapa saya diperiksa banget tapi perempuan di depan saya enggak?”

Dijawab dengan santai, “Because you are muslim.”

Ya sudahlah, aku nggak bisa bilang apa-apa. Tapi aku berjanji di hatiku nggak akan ke Thailand lagi. Kalau nggak salah waktu itu ada seminar Economy Islam dan waktu itu aku masih kerja di perusahaan Malaysia sebagai staff manajemen. Belum bikin sekolahan.

Yang aku agak sedikit senang ketika di Doha karena woman jadi nggak begitu diperiksa dan melihat perempuan bule harus buka sepatu serta lepas semua gelang dan jam tangan. Aku senang karena kamu pahamlah ya. Enak jadi tuan rumah di rumah tetangga yang muslim. Demikian analoginya.

Kalau keluar negeri yang aku cari selalu ya masjid, perkampungan muslim dan halal butcher, kunjungan sekolah, pusat pendidikan, toko buku, museum dan lain-lain. Ke mall? Malas. Di Jakarta lebih enak dan besar. Mall di luar negeri dingin terutama sikap pelayannya yang memandang kita seakan kita imigran nggak punya duit.

Pernah aku mau beli jam tangan yang ditanya adalah, “Kamu punya uang berapa?”

Aku bengong. Lalu aku kesal dan aku tinggal. Giliran dia yang bengong dan kemudian agak berlari dan nyamperin aku minta maaf. Nggak deh. Aku orangnya mudah sakit hati terutama kalau agamaku, negeriku dan diriku dihina. Aku nggak perlu jam tangan luar negeri karena di Indonesia juga banyak.

Pandangan masyarakat Eropa agak miring terhadap perempuan berjilbab kecuali pada students dan turis. Sejak perang Syria, dianggap yang pakai jilbab orang Syria miskin dan minta-minta lalu low class. Menumpang hidup di negara mereka. Kasihan muslim Syria. Di negerinya terusir, di negara orang lebih aman tapi terhina.

Demikian ceritanya, yang jelas kalau mau murah, bawa rice cooker dan masak sendiri. Hemat, murah, halal pula dan banyak bisa tambah. Juga utamanya sesuai selera kita. Jadi intinya, keluar negeri itu nggak usah diidentikkan dengan jalan-jalan, liburan dan bersenang-senang saja.

Kita harus mendapat dan mengambil manfaat kemanapun kaki kita melangkah. Itu yang aku tekankan pada guru-guru dan juga anak-anakku. Ambil manfaat nggak semua orang punya kesempatan bisa keluar negeri. Dan bagiku, penting bagi guru untuk pergi keluar negeri. Selain wawasan juga belajar dan utamanya membangun confidence and mindset. Karena itu, guru-guru di JISc hampir semua pasti ada kesempatan keluar negeri entah ke Malaysia, Singapura, China, Jepang dan Australia. Bahkan sekarang merambah ke Eropa.

Dan saat ini sudah 300 dari 400 orang guru yang sudah punya paspor dan keluar negeri. Belajar dan belajar. Apa saja. Penting bila kita mau mendidik anak bangsa. Dan, kamu tahu kan? Kalau Anis Baswedan sedang keluar negeri juga untuk belajar tata kota? Bawa direktur-direktur?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang mendatangi masjidku (masjid Nabawi), lantas ia mendatanginya hanya untuk niatan baik yaitu untuk belajar atau mengajarkan ilmu di sana, maka kedudukannya seperti mujahid di jalan Allah. Jika tujuannya tidak seperti itu, maka ia hanyalah seperti orang yang mentilik-tilik barang lainnya.” (HR. Ibnu Majah no. 227 dan Ahmad 2: 418, shahih kata Syaikh Al Albani)

 

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBB

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pelajaran Berharga

Next Post

Hari Guru Nasional, JISc Gelar Teachers Day Together We Can

Next Post

Hari Guru Nasional, JISc Gelar Teachers Day Together We Can

Kelola Dana ZIS Karyawan Muslim, ZIS Indosat Jalin Kerjasama dengan Rumah Zakat

Cologne

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9599 shares
    Share 3840 Tweet 2400
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1395 shares
    Share 558 Tweet 349
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2487 shares
    Share 995 Tweet 622
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga