• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Terapi Kesehatan Mental lewat Pesan Teks Populer pada Masa Pandemi

14/01/2023
in Fokus, Healthy
Adab Left Group

(foto: pixabay)

83
SHARES
640
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JURNAL Psychiatric Services menulis bahwa terapi kesehatan mental lewat pesan teks menjadi populer pada masa pandemi.

Sebanyak 91 persen peserta menemukan pesan teks dapat diterima, 94 persen mengatakan pesan teks membuat mereka merasa lebih baik, dan 87 persen mengatakan mereka akan merekomendasikannya kepada teman.

“Studi ini sangat menarik karena kami melihat peningkatan nyata pada mereka yang memanfaatkan layanan berbasis pesan teks di atas perawatan normal.

“Ini berlaku untuk individu dengan beberapa bentuk penyakit mental yang paling serius,” kata William J. Hudenko, asisten profesor riset di Departemen Ilmu Psikologi dan Otak di Dartmouth dan asisten profesor psikologi klinis di Dartmouth’s Geisel School of Medicine.

Pembicaraan dan diskusi seputar kesehatan mental terus bergulir. Seiring perkembangan teknologi, semakin banyak pilihan untuk melakukan terapi maupun konsultasi.

Terlebih, dengan adanya pandemi COVID-19 yang seakan memaksa untuk meminimalisasi tatap muka dan melakukan kegiatan secara daring.

Dikutip dari Indian Express, Senin (10/8), sebuah studi baru telah menemukan bahwa “intervensi berbasis pesan teks” (text-messaging-based intervention) dapat terbukti menjadi alat yang aman, menjanjikan secara klinis, dan layak untuk merawat orang dengan penyakit mental yang serius.

Baca Juga: Insinyur Wanita Saudi Menangkan Penghargaan Internasional untuk Penemuan Chip Pendeteksi Kanker

Terapi Kesehatan Mental lewat Pesan Teks Populer pada Masa Pandemi

Menurut Science Daily yang dikutip Antara, sementara layanan berbasis klinik mungkin tidak dapat memenuhi kebutuhan pasien secara memadai karena berbagai alasan termasuk jam yang terbatas, kesulitan mengakses perawatan dan biaya.

Tim peneliti baru-baru ini menyelidiki dampak pesan teks sebagai ‘tambahan’ program perawatan kesehatan mental.

“Hasilnya menjanjikan, dan kami mengantisipasi bahwa orang-orang dengan psikopatologi yang tak terlalu parah bahkan dapat melakukan yang lebih baik dengan jenis intervensi atau layanan seluler ini,” ujar Hudenko menambahkan.

Selama pandemi, banyak hal yang berubah dan menyebabkan stres serta memperparah masalah kesehatan mental tertentu.

Lockdown pun mungkin tidak mudah bagi pasien untuk menjadwalkan sesi tatap muka dengan terapis mereka.

Hal ini menggugah para peneliti studi mengatakan mereka dapat menggunakan pesan teks untuk menjembatani kesenjangan.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tim peneliti memeriksa dampak pesan teks sebagai tambahan pada program perawatan.

Itu adalah program perawatan komunitas yang tegas, di mana mereka dengan penyakit mental yang serius dibantu oleh tim yang ditunjuk dengan keterampilan terkait.

Layanan ini dilakukan oleh tenaga kesehatan mental berlisensi, yang telah menerima program pelatihan tentang cara terlibat secara efektif dengan peserta.[ind]

Tags: Sehatkan Mental KitaTerapi Kesehatan Mental lewat Pesan Teks Populer pada Masa Pandemi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

GEN Salimah Tingkatkan Kualitas Hidup Keluarga Indonesia

Next Post

Kisah Buruh Bangunan yang jadi Kandidat Dokter

Next Post
Kisah Buruh Bangunan yang jadi Kandidat Dokter

Kisah Buruh Bangunan yang jadi Kandidat Dokter

6 Kebiasaan Buruk Balita yang Meresahkan

6 Kebiasaan Buruk Balita yang Meresahkan

Munajat dari Tanah Suci bersama Ustaz Bachtiar Nasir

Munajat dari Tanah Suci bersama Ustaz Bachtiar Nasir

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1829 shares
    Share 732 Tweet 457
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga