• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 28 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Mengenal Pulse Oximetry, Pengukur Saturasi Oksigen

12/07/2021
in Healthy
Mengenal Pulse Oximetry, Pengukur Saturasi Oksigen

Mengenal Pulse Oximetry, Pengukur Saturasi Oksigen (Foto: alomedika.com)

82
SHARES
634
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pulse Oximetry adalah sebuah alat kesehatan yang bisa digunakan untuk mengukur saturasi oksigen. Seperti diketahui, dalam kondisi pandemi seperti ini, memperhatikan saturasi oksigen sangat penting dilakukan agar bisa mendeteksi Covid-19 sejak dini, sehingga penanganan dan penyembuhannya pun juga bisa menjadi lebih cepat.

Baca Juga: KolaborAksi Dompet Dhuafa Distribusikan Tabung Oksigen ke Dua RSUD

Cara Kerja Pulse Oximetry

Namun, inti dari pengukuran saturasi oksigen ini adalah sebagai alat skrining awal pasien dengan gangguan respirasi.

Oleh sebab itu, tidak hanya berhubungan dengan Covid, tapi bisa saja penyakit dengan gejala gangguan pernapasan lainnya.

Dilansir alomedika.com, dr. Dina Fauziah menjelaskan pulse oximetry mampu mengenali perbedaan absorbansi cahaya merah (R) dan near-infrared (IR) pada hemoglobin.

Oksihemoglobin (O2Hb) dapat menyerap lebih banyak cahaya IR dibandingkan deoksihemoglobin (HHb). Hal ini sesuai dengan tampilan makroskopis darah arterial, kadar O2Hb yang tinggi akan tampak merah terang karena tidak banyak cahaya merah yang terserap.

Sedangkan darah vena tampak tidak terlalu merah karena kadar HHb yang lebih tinggi menyebabkan banyak menyerap cahaya merah.

Memanfaatkan prinsip ini, pulse oximetry didesain memiliki dua sisi probe yang dapat mengapit jaringan. Salah satu sisi probe merupakan dioda pemancar cahaya (emitter) yang dapat memancarkan 2 panjang gelombang yang berbeda, yakni gelombang merah 660 nm dan near-infrared 940 nm.

Pada sisi lain, terdapat sensor cahaya (photodiode) yang akan mendeteksi cahaya yang telah melewati jaringan tubuh. Disebabkan perbedaan kemampuan absorbansi cahaya dari O2Hb dan HHb, maka pulse oximetry dapat menentukan proporsi Hb yang terikat dengan oksigen.

Secara teori, pulse oximetry mengukur 2 komponen absorbansi yakni direct current (DC) dan alternating current (AC).

DC merepresentasikan cahaya yang melewati jaringan, vena, dan kapiler, yang cenderung statis dan tidak dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan, AC merepresentasikan cahaya yang melewati arteri dan berfluktuasi sesuai dengan siklus kardiak.

Perubahan siklus kardiak memiliki pengaruh terhadap jumlah volume darah arteri, sehingga proporsi absorbansi cahaya R dan IR pun berubah-ubah.

Pulse oximetry menggunakan amplitudo absorbansi untuk menghitung rasio modulasi cahaya R:IR dari kedua komponen, AC dan DC, sehingga didapatkan R value.

Pada kondisi di mana saturasi oksigen rendah, kadar HHb meningkat dan terdapat peningkatan absorbansi cahaya R sehingga menghasilkan R value yang tinggi.

Sedangkan ketika saturasi oksigen tinggi, kadar O2Hb meningkat, menyebabkan peningkatan absorbansi cahaya IR dan menurunkan R value.

Baca Juga: Keprihatinan Gas Oksigen untuk Medis

Nilai Normal Saturasi

Kemudian, terkait hasil pengukuran dari alat pulse oximetry ini, dilansir alodokter.com, dr. Iranita Dyantika menuliskan jawaban bahwa nilai normal saturasi yaitu sekitar 90-100 %.

Apabila hasilnya di bawah 90 %, maka menandakan bahwa seseorang tersebut mengalami gangguan respirasi atau pernapasan.

Hal inilah yang menyebabkan kadar oksigen di dalam tubuh berkurang. Gangguan tersbeut dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus ataupun peradangan.

Selain infeksi, ada juga beberapa keadaan yang menyebabkan saturasi turun, yaitu keracunan karbonmonoksida dan juga penderita anemia sikle cell.

Guna mengetahui secara pasti penyebab turunnya saturasi oksigen, maka hal yang harus dilakukan adalah segera memeriksakan diri ke dokter.

Sahabat Muslim, apabila saturasi oksigen menurun, kita bisa menggunakan tabung oksigen atau melakukan teknik proning agar napas kita menjadi lebih lancar. [Cms]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

4 Dukungan Oki Setiana Dewi dalam Mendidik Anak

Next Post

Dulu Beberapa Tahun Lalu

Next Post
aku suka

Dulu Beberapa Tahun Lalu

Shireen Sungkar Panik Putri Bungsunya Demam Tinggi, Ini Alasannya

Shireen Sungkar Panik Putri Bungsunya Demam Tinggi, Ini Alasannya

Panen Pahala pada 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Memasuki Bulan Dzulhijjah, Ini Amalan yang Dapat Dikerjakan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9620 shares
    Share 3848 Tweet 2405
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1412 shares
    Share 565 Tweet 353
  • PUSPA Rayakan Satu Tahun Perjalanan: Satukan Perempuan dan Seni, Suarakan Kemanusiaan untuk Palestina

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Mengapa Mendoakan Kebaikan untuk Diri Sendiri Itu Penting?

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4337 shares
    Share 1735 Tweet 1084
  • Tiga Pemuda Sindir Isu Sawit-Israel di Braga

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Jangan Tinggalkan Doa Ini di Setiap Penghujung Shalat

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Rumah Yatim Percayakan Penyaluran Bantuan Anak Yatim Palestina kepada BAZNAS RI

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga