SALAH satu penyebab utama pubertas dini adalah aktivasi dini hormon pubertas yang berasal dari otak. Pubertas pada anak umumnya terjadi secara bertahap sesuai usia perkembangan, namun pada sebagian anak perubahan fisik dapat muncul jauh lebih cepat dari yang diharapkan orang tua.
Kondisi tersebut berkaitan dengan aktifnya sistem hormon pubertas lebih awal yang kemudian memicu berbagai perubahan pada tubuh anak.
Proses ini melibatkan poros hormon hipotalamus, hipofisis dan gonad yang berperan mengatur pelepasan hormon pemicu perkembangan organ reproduksi. Aktivasi yang terjadi terlalu cepat menyebabkan tanda-tanda pubertas muncul sebelum usia yang seharusnya.
Baca juga: Masa Pubertas untuk Anak Perempuan
Kenali Penyebab Utama Terjadinya Pubertas Dini
Penyebab pubertas dini tidak selalu sama antara anak perempuan dan anak laki-laki. Pada anak perempuan, sebagian besar kasus pubertas dini bersifat idiopatik yaitu tidak ditemukan penyebab medis serius yang mendasarinya.
Sementara pada anak laki-laki, pubertas dini lebih sering berkaitan dengan penyebab medis tertentu sehingga memerlukan evaluasi yang lebih teliti.
Selain faktor hormonal, obesitas juga berperan sebagai faktor risiko pubertas dini pada anak. Kelemahan lemak tubuh dapat mempengaruhi keseimbangan hormon, sehingga mempercepat aktivasi hormon pubertas. Pentingnya menjaga berat badan anak tetap sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Paparan hormon dari luar tubuh juga dapat menjadi salah satu pemicu pubertas dini. Paparan tersebut dapat berasal dari produk tertentu yang mengandung hormon atau zat yang menyerupai hormon, sehingga berpotensi mengganggu keseimbangan hormon alami anak. Karena itu, orang tua perlu lebih cermat dalam memilih produk yang digunakan anak sehari-hari.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Faktor genetik turut berperan dalam menentukan waktu pubertas anak. Anak dengan riwayat keluarga yang mengalami pubertas lebih awal memiliki risiko lebih besar mengalami kondisi serupa, meskipun faktor lingkungan tetap memegang peran penting.
Dalam sebagian kecil kasus, pubertas dini dapat disebabkan oleh gangguan di otak atau jalur pubertas perifer. Meski jarang, kondisi ini perlu diwaspadai karena memerlukan penanganan medis khusus.
Oleh karena itu, pentingnya evaluasi medis yang rasional dan bertahap untuk memastikan penyebab pubertas dini pada anak. Orangtua agar tidak langsung menyimpulkan penyebab pubertas dini tanpa pemeriksaan dokter.
Pemeriksaan lebih awal akan membantu menentukan apakah anak hanya perlu dipantau atau memerlukan penanganan lebih lanjut. [Din]





