• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 2 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Kenali Istilah Doom Scrolling yang Bisa Timbulkan Rasa Takut, Cemas, Marah hingga Tidak Nyaman

21/01/2026
in Healthy
Kenali Istilah Doom Scrolling yang Bisa Timbulkan Rasa Takut, Cemas, Marah hingga Tidak Nyaman

Foto: Pinterest

69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FENOMENA membaca berita buruk secara terus menerus di media sosial atau platform digital kini dikenal luas dengan istilah doom scrolling.

Istilah ini merujuk pada kecenderungan seseorang untuk tetap menggulir layar meskipun konten yang dikonsumsi menimbulkan rasa takut, cemas, marah, atau tidak nyaman.

Di era ketika telepon genggam menjadi perpanjangan dari diri manusia, perilaku ini semakin sering muncul dan tidak lagi dipandang sekadar kebiasaan buruk, tetapi menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental publik.

Meskipun terlihat sepele karena hanya terkait dengan aktivitas menggulir layar, doom scrolling memiliki dampak psikologis yang kompleks.

Pada banyak kasus, perilaku ini muncul secara tidak sadar. Seseorang membuka telepon genggam hanya untuk melihat notifikasi atau mencari informasi singkat, tetapi kemudian terseret oleh arus kabar buruk yang terasa tidak ada habisnya.

Baca juga: Apa Itu Silent Reader di Media Sosial

Kenali Istilah Doom Scrolling yang Bisa Timbulkan Rasa Takut, Cemas, Marah hingga Tidak Nyaman

Berita mengenai konflik politik, bencana alam, kriminalitas, kekerasan, maupun perdebatan sosial yang memecah belah menjadi sebagian kecil dari konten yang memenuhi laman beranda warga digital.

Semakin banyak seseorang mengakses informasi negatif, semakin besar dorongan untuk mencari lebih banyak sampai akhirnya terjebak dalam lingkaran kecemasan.

Ada beberapa faktor yang membuat doom scrolling sangat mudah terjadi. Pertama adalah desain media sosial yang memang dikonstruksi untuk mempertahankan perhatian.

Algoritma bekerja seperti penjual konten yang selalu tahu apa yang membuat seseorang berhenti menggulir.

Ketika pengguna sering berinteraksi dengan berita bernada negatif, sistem akan menyuplai lebih banyak konten sejenis karena dianggap relevan. Akibatnya, ruang digital perlahan menjadi ekosistem yang didominasi rasa khawatir.

Faktor kedua adalah sifat psikologi manusia. Otak memiliki kecenderungan untuk memberikan perhatian lebih besar pada informasi negatif daripada positif.

Hal ini merupakan warisan evolusi yang membuat manusia lebih sensitif terhadap ancaman demi bertahan hidup.

Namun, dalam dunia digital, sensitivitas terhadap ancaman ini menjadi kontraproduktif. Alih alih melindungi, kecenderungan tersebut membuat seseorang terpapar informasi yang menekan secara berulang.

Aliran kabar buruk akhirnya menciptakan tekanan mental yang terus meningkat. Tanpa disadari, seseorang bisa mengalami peningkatan kecemasan, kekhawatiran berlebihan terhadap masa depan, sulit tidur, hingga kelelahan emosional.

Selain itu, doom scrolling memiliki dampak sosial. Ketika masyarakat banyak mengonsumsi berita negatif, persepsi kolektif mengenai dunia menjadi lebih gelap dari realitas sebenarnya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Konflik sosial tampak lebih intens, kriminalitas seolah meluas tanpa kendali, dan masalah publik terasa seakan tidak memiliki solusi. Persepsi seperti ini mempengaruhi optimisme sosial masyarakat.

Selain aspek psikologis dan sosial, doom scrolling juga mengganggu produktivitas. Banyak orang yang memulai pagi dengan kebiasaan membuka media sosial atau aplikasi berita.

Ketika paparan pertama yang diterima adalah kabar negatif, suasana hati akan terbentuk sejak awal dan berdampak pada aktivitas sepanjang hari. Konsentrasi kerja menurun, motivasi melemah, dan energi emosional tersedot oleh proses menghadapi informasi yang membebani.

Bahkan setelah telepon genggam ditutup, jejak emosional dari konten negatif itu tetap tertinggal. Fenomena ini menjelaskan mengapa banyak pekerja merasa lelah meskipun belum memulai aktivitas fisik apa pun.

Muncul pula dampak lain yang sering tidak disadari yaitu gangguan tidur. Banyak orang melakukan doom scrolling pada malam hari sebagai ritual menutup hari. [Din]

Tags: Doom ScrollingTimbulkan Rasa Takut
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Teknik Eksplorasi dalam Konseling

Next Post

Forjim Siap Bekerja Sama dengan Pusat Kebudayaan Turki di Indonesia

Next Post
Forjim Siap Bekerja Sama dengan Pusat Kebudayaan Turki di Indonesia

Forjim Siap Bekerja Sama dengan Pusat Kebudayaan Turki di Indonesia

Dari Khitan Massal hingga Palestina: Bahagianya Merayakan Dampak

Zubair bin Awwam, Utangnya Membawa Keberkahan

Isu Pencemaran Mikroplastik Berkaitan Erat dengan Pakaian

Isu Pencemaran Mikroplastik Berkaitan Erat dengan Pakaian

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8130 shares
    Share 3252 Tweet 2033
  • Menaker Segera Umumkan SE Imbauan WFH bagi Perusahaan Swasta hingga BUMN

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Istri Sertu Muhammad Nur Ichwan Tak Punya Firasat Apa-apa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1994 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1966 shares
    Share 786 Tweet 492
  • Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka Kembali Mulai 1 April 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Daftar Nama Siswa-Siswi JISc yang Lolos Seleksi UI Lewat Jalur Talent Scouting 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga