• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 1 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Zubair bin Awwam, Utangnya Membawa Keberkahan

22/01/2026
in Kisah, Unggulan
Dari Khitan Massal hingga Palestina: Bahagianya Merayakan Dampak

(foto: pixabay)

456
SHARES
3.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IMAM Bukhari meriwayatkan tentang kisah utang sahabat Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bernama Zubair bin Awwam. Sebelum meninggal dunia, sahabat ini berwasiat kepada putranya, Abdullah bin Zubair.

Zubair menjelaskan kepada Abdullah bahwa ia mempunyai utang sebesar 2 juta 2 ratus ribu, atau 2,2 juta. Tidak dijelaskan apakah dalam kurs dinar atau dirham.

Jika dalam kurs dinar, jumlah utang jika dirupiahkan bisa mencapai 4 trilyun lebih. Jika dalam kurs dirham, utangnya bisa mencapai sekitar 100 milyar rupiah. Sebuah angka yang sangat fantastis.

Orang-orang pun dibuat bingung, bagaimana mungkin seorang sahabat saleh seperti Zubair bin Awwam bisa mempunyai utang sebesar itu.

Selidik punya selidik, ternyata utang-utang tersebut merupakan uang titipan dari umat kepada beliau.

Suatu kali, semasa hidup Zubair, ada orang yang menitipkan uang dalam jumlah besar ke beliau. Orang itu percaya kalau uangnya akan aman di tangan Zubair.

Ternyata, orang-orang lain mengikuti jejak orang itu yang ikutan menitipkan uang-uang mereka, sehingga jumlahnya mencapai 2,2 juta.

Saat serah terima itu, Zubair tidak mau kalau hanya menerima titipan uang. Karena titipan uang tersebut tidak akan bermanfaat, hanya sekadar titipan.

Baca Juga: Keistimewaan Zubair bin Awwam, Remaja Hebat di Masa Rasulullah

Zubair bin Awwam, Utangnya Membawa Keberkahan

Sahabat mulia ini meminta izin ke para penitip itu dengan transaksi utang piutang. Jadi, semua uang yang dititipkan berarti menjadi utang Zubair.

Uang-uang itu pun dikelola Zubair untuk dibelikan aset berupa tanah dan rumah di beberapa tempat. Ada yang di beberapa tempat di Madinah, Mesir, dan beberapa tempat lain.

Setelah menjelaskan tentang jumlah utang tersebut berikut aset yang ia miliki, Zubair bin Awwam pun mewasiatkan sepertiga aset setelah dibayar utang dihadiahkan untuk putra-putri Abdullah bin Zubair, atau cucu beliau dari Abdullah.

Zubair bin Awwam memiliki empat istri dan beberapa anak, selain Abdullah.

Setelah ayahnya meninggal dunia, Abdullah pun bekerja keras untuk menjual aset-aset properti tersebut untuk membayar utang.

Ia mengumumkan bahwa dirinya sebagai penjamin semua utang ayahnya. Walaupun, ayahnya sudah memberikan catatan siapa saja yang telah memberikannya utang.

Jadi, ada tiga hal yang dilakukan putra Zubair yang saleh ini secara sekaligus: mengumumkan diri sebagai penjamin, menjual aset, dan tentu saja menenangkan para ahli waris lain bahwa hak mereka akan dibayar setelah urusan selesai.

Di luar dugaan, semua aset yang terjual ternyata mencapai 50 juta lebih, atau hampir 25 kali lipat dari utang yang dimiliki sang ayah. Dalam waktu singkat, semua utang-utang itu pun terbayarkan dengan baik.

Sebelumnya, ada seorang tabiin yang juga keponakan Ali bin Abi Thalib bernama Abdullah bin Ja’far memiliki piutang dari Zubair sebesar 400 ribu.

Keponakan Ali ini merasa prihatin dengan besarnya jumlah utang ayah sahabatnya ini.

Ia pun mengatakan, kalau kamu tidak keberatan, aku ikhlaskan semua piutangku. Abdullah bin Zubair menolak.

Keponakan Ali ini mengatakan lagi, baiklah, kamu bayar saja piutangku jika semua piutang-piutang yang lain sudah terbayarkan. Biarkan engkau bayarkan ke aku sisanya, walaupun kurang.

Sekali lagi, Abdullah bin Zubair menolak. Ia menjamin kepada siapa pun, termasuk kepada Abdullah bin Ja’far ini akan melunasi semua utang ayahnya, berapa pun jumlahnya.

Dan ternyata, Allah memudahkan kesungguhan Abdullah dengan hasil penjualan aset yang luar biasa.

Setelah pelunasan selesai, para ahli waris dari Zubair bin Awwam pun mendesak agar jatah warisan mereka segera dibagikan.

Namun, Abdullah menolak. Ia mengatakan, Aku tidak akan membagikan warisan ini sebelum aku umumkan ke seluruh jamaah haji untuk empat periode.

Selama empat kali pelaksanaan haji, Abdullah bin Zubair mengumumkan tentang siapa saja yang telah memberikan utang kepada ayahnya untuk ia bayarkan. Dan ternyata, tidak ada lagi yang melakukan klaim.

Setelah menunaikan wasiat, yaitu membayar sepertiga harta warisan untuk anak-anak Abdullah, atau cucu-cucu Zubair dari anak-anak Abdullah; sisa hasil penjualan itu kemudian dibagikan ke ahli waris.

Imam Bukhari juga menyebutkan bahwa istri Zubair ada empat orang. Satu istri mendapat warisan sebesar 1,2 juta.

Subhanallah, sungguh sebuah pelajaran yang luar biasa dari sahabat ayah dan anak yang saleh ini. Khususnya tentang utang piutang dan kesabaran dalam membagikan warisan. [mh/ind]

 

Tags: zubair bin awwam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Forjim Siap Bekerja Sama dengan Pusat Kebudayaan Turki di Indonesia

Next Post

Isu Pencemaran Mikroplastik Berkaitan Erat dengan Pakaian

Next Post
Isu Pencemaran Mikroplastik Berkaitan Erat dengan Pakaian

Isu Pencemaran Mikroplastik Berkaitan Erat dengan Pakaian

11 Warga Palestina Gugur di Jalur Gaza dalam Satu Hari akibat Berlanjutnya Pelanggaran Gencatan Senjata oleh Pendudukan Israel

11 Warga Palestina Gugur di Jalur Gaza dalam Satu Hari akibat Berlanjutnya Pelanggaran Gencatan Senjata oleh Pendudukan Israel

Empat Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini

Empat Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8298 shares
    Share 3319 Tweet 2075
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3733 shares
    Share 1493 Tweet 933
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2090 shares
    Share 836 Tweet 523
  • Membaca Tanda Daycare Bermasalah

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4565 shares
    Share 1826 Tweet 1141
  • DMC dan LPM Dompet Dhuafa Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4254 shares
    Share 1702 Tweet 1064
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3326 shares
    Share 1330 Tweet 832
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga