JEROAN sapi dan kambing mengandung gizi dan protein yang cukup tinggi. Pembagian daging kurban menjadi salah satu momen yang paling dinantikan saat Hari Raya Idul Adha 2026.
Tak hanya daging, bagian jeroan hewan kurban juga kerap dibagikan kepada masyarakat untuk diolah menjadi berbagai hidangan.
Jeroan yang dimaksud meliputi hati, paru, usus, limpa, ginjal, jantung, babat, lidah, hingga otak. Bagian-bagian tersebut sering diolah menjadi soto, sop, gulai, maupun aneka masakan khas Idul Adha lainnya.
Di balik cita rasanya, jeroan ternyata memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi dengan bijak.
Protein dalam jeroan sangat baik untuk anak-anak dan remaja yang masih berada dalam masa pertumbuhan.
Baca juga: Tips Makan Daging Kurban dengan Kesehatan Tubuh Tetap Terjaga
Kenali Beberapa Gizi Jeroan Sapi dan Kambing
Protein berperan penting untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, hingga meningkatkan daya tahan tubuh. Selain protein, jeroan juga mengandung zat besi heme yang mudah diserap tubuh.
Zat besi yang mudah sekali diserap oleh tubuh, sehingga tidak anemia. Zat besi sendiri berfungsi membantu pembentukan hemoglobin pada sel darah merah untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.
Tak hanya itu, jeroan juga kaya vitamin B kompleks, mulai dari vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, hingga B12.
Kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga fungsi saraf, sistem pencernaan, hingga kesehatan jantung.
Lalu, (jeroan) mengandung vitamin A, D, E, dan K. Vitamin A bermanfaat menjaga kesehatan mata, meningkatkan sistem imun, hingga mendukung kesehatan tulang.
Sementara vitamin D membantu pembentukan dan penguatan tulang serta membantu mengontrol tekanan darah.
Adapun vitamin E berperan menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Sedangkan vitamin K membantu proses pembekuan darah, menjaga kekuatan tulang, dan mendukung fungsi kognitif. Vitamin A, D, E, K itu sangat-sangat tepat dan bagus.
Meski memiliki banyak kandungan gizi, diingatkan juga bahwa jeroan sapi maupun kambing juga mengandung kolesterol tinggi sehingga konsumsinya perlu dibatasi, terutama bagi orang dewasa dan lanjut usia.
Kolesterol yang berlebihan dapat menumpuk di pembuluh darah dan membentuk plak yang memicu penyempitan pembuluh darah hingga hipertensi.
Disarankan konsumsi jeroan bagi orang dewasa dan lansia tidak lebih dari 100 gram per hari. Namun, anjuran tersebut tidak berlaku untuk bagian otak karena kandungan kolesterolnya jauh lebih tinggi.
Sementara untuk anak-anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan, tidak memberikan batasan khusus karena konsumsi jeroan biasanya tidak dilakukan setiap hari.
Meski demikian, tetap disarankan agar konsumsi jeroan dibarengi dengan sayuran segar seperti sawi, kangkung, maupun kol rebus. Serat dalam sayur dinilai dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan.
Diingatkan juga agar jeroan dan daging kurban dimasak hingga benar-benar matang untuk membunuh bakteri maupun cacing yang mungkin masih terdapat di dalamnya. [Din]





