• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 23 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Kebiasaan Makan Ultra Proses bisa Pengaruhi Fungsi Otak

05/05/2026
in Healthy
Kebiasaan Makan Ultra Proses bisa Pengaruhi Fungsi Otak

Foto: Pinterest

69
SHARES
534
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KEBIASAAN makan makanan ultra proses ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi fungsi otak.

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa bahkan satu porsi kecil makanan ultra proses setiap hari bisa meningkatkan risiko demensia.

Temuan ini menambah kekhawatiran tentang pola makan modern yang semakin bergantung pada makanan instan dan olahan.

Penelitian menemukan bahwa peningkatan konsumsi makanan ultra proses sebesar 10 persen per hari dapat meningkatkan risiko demensia.

Jumlah tersebut setara dengan satu porsi kecil camilan seperti keripik kentang. Peneliti utama dari Monash University, Barbara Cardoso, mengatakan konsumsi makanan ultra proses berkaitan dengan penurunan fungsi perhatian dan peningkatan risiko demensia.

Studi ini juga menemukan bahwa risiko tersebut tetap muncul meski seseorang menjalani pola makan sehat berbasis nabati.

Cardoso menjelaskan bahwa hubungan ini tidak dipengaruhi oleh pola makan sehat seperti diet Mediterania.

Baca juga: Memilih Makanan Camilan untuk Bayi

Kebiasaan Makan Ultra Proses bisa Pengaruhi Fungsi Otak

Hal ini menunjukkan bahwa kaitannya lebih pada proses pengolahan makanan, bukan hanya jenis makanan yang digantikan.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa cara makanan diproses memiliki dampak tersendiri terhadap kesehatan otak.

Penelitian melibatkan lebih dari 2.100 orang berusia 40 hingga 70 tahun yang mencatat pola makan mereka selama satu tahun.

Peserta juga menjalani tes kognitif untuk mengukur kemampuan fokus dan kecepatan memproses informasi.

Hasilnya menunjukkan bahwa setiap peningkatan 10 persen konsumsi makanan ultra proses berkaitan dengan penurunan kemampuan fokus. Kemampuan fokus sendiri menjadi dasar penting untuk proses belajar dan pemecahan masalah.

Penelitian juga menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan ultra proses berkaitan dengan peningkatan skor risiko demensia dalam jangka panjang.

Meskipun tidak membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung, temuan ini dinilai sebagai bukti tambahan yang penting.

Profesor neurologi dari Harvard Medical School, Dr W Taylor Kimberly, menyebut hasil studi ini sejalan dengan penelitian sebelumnya.

Penelitian lain menunjukkan bahwa mengurangi konsumsi makanan ultra proses dan menggantinya dengan makanan utuh dapat menurunkan risiko penurunan kognitif.

Perubahan pola makan dalam jangka panjang terbukti dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan otak.

Menurut Kimberly, mengganti makanan ultra proses dengan makanan yang minim pengolahan selama beberapa tahun dapat menurunkan risiko penurunan kognitif hingga 12 persen.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Makanan ultra proses umumnya mengandung sedikit bahan alami dan banyak tambahan seperti gula, garam, lemak, serta bahan kimia.

Proses pengolahan membuat makanan kehilangan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh dan otak. Cardoso menjelaskan bahwa makanan ultra proses dapat memengaruhi sistem hormon dan mikrobiota usus.

Selain itu, makanan ultra proses juga berkaitan dengan faktor risiko lain seperti diabetes, hipertensi, obesitas, dan kolesterol tinggi yang dapat memengaruhi kesehatan otak.

Temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan kecil seperti mengonsumsi camilan ultra proses setiap hari bisa berdampak pada kesehatan otak dalam jangka panjang.

Perubahan pola makan, terutama dengan mengurangi makanan ultra proses, dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga fungsi kognitif.

Kesadaran terhadap jenis makanan yang dikonsumsi menjadi kunci penting untuk mencegah risiko demensia di masa depan. [Din]

Tags: Kebiasaan Makan Ultra Proses bisa Pengaruhi Fungsi Otak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Orangtua Bisa Jadi Pelaku Perundungan terhadap Anak dengan Melakukan Ini

Next Post

Hukuman Keras Bagi Pelaku LGBT

Next Post
Hukuman Keras Bagi Pelaku LGBT

Hukuman Keras Bagi Pelaku LGBT

Vera Verinak, Muslimah Ukraina Pertama yang Hafal 30 Juz Al-Quran

Tips agar Mendapat Manfaat Lebih dari Al-Qur’an

Rekomendasi Warna Baju agar Wajah Tampak Cerah

Rekomendasi Warna Baju agar Wajah Tampak Cerah

  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8708 shares
    Share 3483 Tweet 2177
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11489 shares
    Share 4596 Tweet 2872
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2329 shares
    Share 932 Tweet 582
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4451 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga