• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 14 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Generasi Sandwich Lebih Rentan Alami Masalah Kesehatan Mental, Begini Cara agar Tidak Stres

14/05/2025
in Healthy
Generasi Sandwich Lebih Rentan Alami Masalah Kesehatan Mental, Begini Cara agar Tidak Stres

Foto: Pexels/Adela Cristea

90
SHARES
695
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

GENERASI sandwich lebih rentan alami masalah kesehatan mental. Penyebabnya adalah karena banyak tanggungan yang menjadi kewajibannya, seperti dari orang tua dan anak.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi generasi ini mengetahui cara menjaga kesehatan mentalnya tetap baik.

Baca Juga: Pasangan yang Baik untuk Kesehatan Mentalmu

Generasi Sandwich Lebih Rentan Alami Masalah Kesehatan Mental, Begini Cara agar Tidak Stres

Hal yang dimaksud generasi sandwich bukanlah generasi yang suka makan roti lapis atau makan-makanan cepat saji.

Namun, istilah ini merujuk pada sekelompok individu yang terjepit di antara tuntutan simultan dalam merawat orang tuanya yang telah lanjut usia dan merawat anak-anaknya yang masih bergantung padanya, baik secara fisik, mental-emosional, maupun finansial (Ward & Spitze, 1998).

Dikutip dari laman rspondokindah.co.id, istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh dua orang pekerja sosial yaitu Dorothy Miller dan Elaine Broody pada 1981 untuk menggambarkan pelaku rawat (caregiver) yang terjepit di antara dua generasi.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sebagai pelaku rawat, individu yang berada di generasi sandwich ini umumnya dituntut untuk memberikan dukungan fisik, mental-emosional, dan finansial baik bagi anak-anaknya dan juga orang tuanya yang telah lanjut usia.

Secara umum, karakteristik individu yang berada di generasi sandwich biasanya adalah pria dan wanita berusia 30 tahun ke atas yang telah menikah, dan bekerja.

Generasi sandwich menanggung beban dan tanggung jawab dalam memberikan perawatan dan layanan seperti transportasi, pengaturan makan, perawatan kesehatan, dan urusan rumah tangga lainnya, baik bagi anak-anaknya maupun orang tuanya.

Baca Juga: 50 Persen Lebih Anak Gaza Butuh Dukungan Kesehatan Mental

Cara agar Kesehatan Mental Tetap Terjaga

Dari penjelasan di atas, Sahabat Muslim sudah bisa merasakan dan memahami alasan mengapa generasi ini jadi yang paling rentan.

Penelitian Evans dkk (2016), menunjukkan bahwa seorang wanita pada generasi sandwich perlu memiliki strategi untuk dapat menyeimbangkan antara peran sebagai seorang ibu, pelaku rawat orang lanjut usia, dan pekerja.

Ada lima strategi untuk menyeimbangkan peran tersebut, yaitu:

1. Menjaga kesehatan dan kesejahteraan

2. Menekan perfeksionisme

3. Mengelola waktu dan energi

4. Melepaskan tanggung jawab

5. Memelihara hubungan sosial dan timbal balik

Selain strategi, ada juga tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres.

1. Meminta bantuan

Carilah bantuan untuk mengerjakan beberapa tugas rumah tangga, pengaturan pengurusan anak dan orang tua, dan sebagainya.

2. Luangkan waktu untuk diri sendiri

Ambil waktu khusus untuk melakukan hal bagi diri sendiri, misalnya mengerjakan hobi atau sekadar bersantai, dan memanjakan diri.

3. Adakan pertemuan keluarga

Pertemuan keluarga dapat menjadi suatu wadah untuk saling mencurahkan isi hati serta memberi dukungan satu sama lain. Selain itu, dapat digunakan untuk mendiskusikan berbagai masalah yang dihadapi dan bersama fokus mencari solusi.

4. Pertahankan komunikasi yang baik

Saat lelah dan stres, pola komunikasi dapat sangat terpengaruh dan cenderung mengarah pada pola komunikasi yang lebih emosional.

5. Lepaskan kendali

Pelajari cara untuk tidak selalu mengatur semua hal di kehidupan. Lakukan delegasi atau menyerahkan tugas tertentu pada orang lain.

6. Nikmati momen yang ada

Nikmati peran dalam merawat anak dan melihat pertumbuhan serta perkembangan anak, serta nikmati peran dalam merawat orang tua sebagai wujud kasih sayang dan bakti pada orang tua.

Sahabat Muslim, semoga tulisan Spesialis Kedokteran Jiwa
RS Pondok Indah – Pondok Indah, Dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ di atas bisa membuat kita makin peduli terhadap kesehatan mental generasi sandwich.

Kita bisa membantu atau memberikan support agar mereka tidak menjadi stres. [Cms/Sdz]

Tags: Generasi sandwichkesehatan mentalSehatkan Mental Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

3 Ide Menu Breakfast untuk Si Kecil

Next Post

Si Kecil Mengalami Growth Spurt, Ini Tanda-Tandanya!

Next Post
Si Kecil Mengalami Growth Spurt, Ini Tanda-Tandanya!

Si Kecil Mengalami Growth Spurt, Ini Tanda-Tandanya!

Fungsi keluarga yang perlu diketahui

3 Fungsi Keluarga yang Perlu Diketahui

Pentingnya Pendidikan Pranikah dari Orangtua

Pentingnya Pendidikan Pranikah dari Orangtua

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8390 shares
    Share 3356 Tweet 2098
  • BGN Wajibkan Seluruh SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    833 shares
    Share 333 Tweet 208
  • BGN Laporkan 20 SPPG di NTT-NTB Terdampak Kelangkaan Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2246 shares
    Share 898 Tweet 562
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2122 shares
    Share 849 Tweet 531
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    2029 shares
    Share 812 Tweet 507
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2179 shares
    Share 872 Tweet 545
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11328 shares
    Share 4531 Tweet 2832
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4301 shares
    Share 1720 Tweet 1075
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga