• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Penyakit Tuberkulosis

16/05/2025
in Healthy
Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Penyakit Tuberkulosis

Foto: Pinterest

79
SHARES
604
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BENJOLAN di leher kerap dianggap sebagai kondisi biasa seperti pembengkakan kelenjar akibat infeksi ringan.

Namun, dalam beberapa kasus, benjolan tersebut bisa menjadi tanda dari penyakit tuberkulosis (TB), khususnya TB kelenjar getah bening atau TB limfadenitis.

Benjolan di leher dapat terjadi akibat infeksi TB, baik sebagai infeksi primer maupun karena penyebaran dari organ lain seperti paru-paru.

Kalau memang terbukti bahwa kebesaran kelenjar getah beningnya karena TB, maka kita anggap sebagai lymphadenitis TB, atau TBC ekstraparu.

Leher termasuk salah satu area tubuh yang paling mudah terdeteksi jika terjadi pembengkakan kelenjar. Ini karena leher memiliki ruang yang relatif kecil dan kelenjar getah beningnya terletak dekat permukaan kulit, sehingga benjolan akan lebih cepat terlihat atau teraba.

Baca juga: Indonesia jadi Tempat Uji Coba Vaksin TBC Buatan Yayasan Bill Gates

Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Penyakit Tuberkulosis

Lokasi kelenjar yang relatif di bawah kulit, ini kita anggap, kalau memang terbukti, maka kita kategorikan sebagai TBC ekstraparu.

Diagnosis TB kelenjar leher tidak cukup hanya dengan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan lanjutan seperti biopsi jaringan kelenjar penting untuk memastikan adanya infeksi TB.

Dalam beberapa kasus, biopsi lebih disarankan daripada metode jarum halus karena dapat memberikan sampel jaringan yang lebih besar dan hasil diagnosis yang lebih akurat.

Untuk pembesaran kelenjar seperti ini, maka yang perlu dilakukan adalah diagnostiknya dengan biopsi dari si kelenjar getah bening tadi.

Mungkin lebih baik dengan operasi, karena jaringan yang ditemui lebih banyak, sehingga penegakannya akan lebih kuat, lebih cukup.

Meski begitu, metode biopsi lain seperti FNAB (Fine Needle Aspiration Biopsy) juga bisa dilakukan, tetapi hasilnya bisa terbatas jika ukuran benjolan kecil atau jaringan yang diambil terlalu sedikit.

Jika hasil biopsi menunjukkan adanya infeksi TB, pengobatan akan dilakukan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) sesuai protokol medis.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

TB kelenjar umumnya termasuk kategori TB ekstraparu, dan durasi pengobatannya bisa lebih panjang dibandingkan TB paru. Obatnya tetap dengan OAT, dengan obat TBC.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyepelekan benjolan yang muncul di leher, terlebih jika ukurannya membesar, tidak nyeri, dan menetap lebih dari dua minggu.

Jika memiliki riwayat TB atau berada di lingkungan dengan risiko tinggi, pemeriksaan medis harus segera dilakukan. Kalau ada benjolan dan riwayat TB atau gejala mencurigakan, jangan ragu untuk periksa. Karena deteksi dini akan sangat membantu pengobatan. [Din]

Tags: Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Penyakit Tuberkulosis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Israel Membunuh Lebih dari 100 Orang dalam Salah Satu Hari

Next Post

Putri Ariani Sisihkan Penghasilannya untuk Bangun Masjid di Jepang

Next Post
Putri Ariani Sisihkan Penghasilannya untuk Bangun Masjid di Jepang

Putri Ariani Sisihkan Penghasilannya untuk Bangun Masjid di Jepang

Anemia Defisiensi Besi (ADB) Bahayakan Masa Depan Anak Indonesia

Anemia Defisiensi Besi Bahayakan Masa Depan Anak Indonesia

Halal Bihalal SMA JISc Bersama Mam Fifi

Halal Bihalal SMA JISc Bersama Mam Fifi

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8243 shares
    Share 3297 Tweet 2061
  • Menghina Allah dalam Hati

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4228 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11268 shares
    Share 4507 Tweet 2817
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Pimpin Upacara Hari Kartini, Faelasufa Dorong Affordable Child Care di Batang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3303 shares
    Share 1321 Tweet 826
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga