• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 17 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Bahaya Minum Ecoenzyme, Ini Penjelasan Pakar

01/11/2025
in Healthy, Unggulan
Bahayanya Minum Ecoenzyme, Ini Penjelasan Pakar

Bahayanya Minum Ecoenzyme, Ini Penjelasan Pakar (foto: pixabay)

2k
SHARES
15.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SALAH satu pegiat ecoenzyme mengatakan bahwa ada anggotanya yang minum ecoenzyme setiap hari sebanyak 1 tutup botol (20 ml) untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Pakar Ecoenzyme Dr. Ir. Jarot Wijanarko, M.Pd. mengatakan bahwa ecoenzyme bukan untuk diminum. Pasalnya, modul ecoenzyme memang bukan untuk dikonsumsi.

“Sudah berkali-kali diajarkan bahwa ecoenzyme tidak untuk diminum. Kenapa? Karena SOP atau Modulnya memang tidak standar untuk dikonsumsi,” tulis Jarot dalam Channel Telegram Rumah Fermentasi, Rabu (13/10).

Jarot menjelaskan, bahan dasar ecoenzyme adalah kulit dan sisa sayur. Walaupun segar dan sudah dicuci, tidak menjamin bebas pathogen, dan airnya juga bukan air matang.

“Banyak air tercemar pathogen dan gulanya pun molase yang bukan standar konsumsi manusia, tetapi banyak digunakan untuk fermentasi pakan ternak. Sementara, ternak memiliki pencernaan yang berbeda, mereka mengais-ngais makanan sampah tetapi tidak sakit perut, berbeda dengan manusia,” tambah Jarot Wijanarko.

Selain itu, ecoenzyme dibuat tanpa starter. Dr. Jarot mengatakan, hampir semua minuman probiotik dibuat dengan starter (kecuali classic enzyme – tanpa starter, serupa dengan ecoensyme tapi untuk diminum, fermentasi minimal 6 bulan dan dengan SOP yang jauh lebih ketat, atau bahkan sangat ketat.

“Saya menyarankan jika mau mengonsumi minuman probiotik, gunakan starter. Starter akan menjamin bakteri baik di dalam starter akan berkembang biak terlebih dahulu, lebih cepat dan lebih banyak. Seandainya ada kontaminasi pathogen (bakteri jahat), starter juga membuat fermentasi amat sangat jauh lebih cepat,” jelasnya.

Baca Juga: 7 Tips Mengelola Sampah dari Rumah

Bahaya Minum Ecoenzyme, Ini Penjelasan Pakar

Semua jenis starter yang dibuat untuk dikonsumsi manusia bisa dipakai seperti: Promig, Kefir Grains, Scoby kombucha, Ragi roti (seperti Tepache dari Meksiko – sangat mirip dengan pembuatan ecoenzyme namun dengan starter ragi roti), Caldwell’s starter (berupa bubuk probiotik), Kapsul probiotik (yang biasa dikonsumsi sebagai suplemen), cairan fermentasi sebelumnya, dan bisa juga minuman fermentasi (pilih yang plain tanpa perasa dan pewarna).

Khusus starter berbentuk kering: ragi, bubuk probiotik, kapsul probiotik, Jarot menyarankan agar mikrobanya diaktifkan dulu dengan mencampurnya dengan air dan gula dan didiamkan 2-4 hari, hingga muncul seperti buih-buih kecil di permukaan air, tanda mikroba telah aktif.

“Tidak ada ukuran khusus air dan gula, makin banyak gula akan makin asam hasil fermentasi nanti,” tambahnya lagi.

Lalu, masukkan buah-buahan tanpa kulit, buah segar, organik, dan bersih. Fermentasi 3-4 hari, ada yang lebih, kadang 2-3 minggu untuk lebih asam, bahkan ada yang hingga 3-6 bulan tergantung selera.

“Makin lama akan makin asam bisa juga terbentuk alkohol tergantung jenis buah dan starter,” jelasnya.

Kulit beresiko menimbulkan patogen, untuk itu, Jarot menyarankan agar mengupas buah dan buang kulitnya, kecuali jika kamu yakin buahnya organik, ditanam di lingkungan organik dan buah dicuci serta direndam dalam larutan desinfektan probiotik (misal ezy 1: 1000) selama minimal 20 menit.

Selebihnya, kamu bisa belajar dari aneka tutorial yang ada di google mengenai tata cara membuat minuman probiotik untuk diminum/dikonsumsi manusia.

“Sekali lagi, jangan minum ecoenzyme karena modul atau SOP pembuatan ecoenzyme tidak dirancang untuk dikonsumsi tetapi untuk eco (lingkungan). Jika bisa untuk pengobatan, gunakan sebagai pengobatan luar yang tidak dimasukkan secara sengaja ke dalam tubuh,” tegas Jarot.

Salam ecoenzyme, salam sehat, sehat dengan konsumsi yang benar dan bersih.[ind]

Tags: Bahayanya Minum EcoenzymeIni Penjelasan Pakar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Engkau Orang Tua, Bukan Bos

Next Post

Nyaman dan Sejuk, 10 Tempat Wisata Alam di Jawa Barat

Next Post
Nyaman dan Sejuk, 10 Tempat Wisata Alam di Jawa Barat

Nyaman dan Sejuk, 10 Tempat Wisata Alam di Jawa Barat

Bedanya Reksa Dana Syariah dan Konvensional

Bedanya Reksa Dana Syariah dan Konvensional

Aturan Ngaji di Kantor Tidak Menjadikan Orang Bersikap Munafik

Mari Menghafal Al-Qur'an

  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    252 shares
    Share 101 Tweet 63
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8891 shares
    Share 3556 Tweet 2223
  • 5 Tempat Wisata Bersejarah di Jakarta Utara yang Wajib Masuk Daftar Liburan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4006 shares
    Share 1602 Tweet 1002
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11586 shares
    Share 4634 Tweet 2897
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Hukum Mengumumkan Kematian di Masjid

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3473 shares
    Share 1389 Tweet 868
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2362 shares
    Share 945 Tweet 591
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga