• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Badai Sitokin, Sistem Kekebalan Tubuh yang Tak Berfungsi dengan Baik

24/08/2021
in Healthy
Badai Sitokin, Sistem Kekebalan Tubuh yang Tak Berfungsi dengan Baik
77
SHARES
589
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Badai sitokin adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan sitokin yang berlebihan, sehingga membuat kerusakan di dalam tubuh serta membuat sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baim atau sebagaimana mestinya.

Sitokin adalah protein yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Namun, ketika tubuh melepaskan terlalu banyak sitokin ke dalam darah dalam jangka waktu yang sangat cepat, maka akan membuat sel imun justru menyerang jaringan dan sel tubuh yang sehat, sehingga menyebabkan peradangan.

Komplikasi ini ramai diperbincangkan setelah dialami oleh salah satu Youtuber Indonesia yang terkenal dengan program podcastnya, Deddy Corbuzier.

Baca Juga: 5 Gejala Pasca Covid yang Perlu Diwaspadai

Gejala Badai Sitokin

Badai sitokin sangat rentan terjadi pada masa menyebarnya Covid-19 ini. Namun, tidak selalu identik dengan pengidap Covid-19, dilansir halodoc.com, sebuah artikel yang ditinjau oleh dr. Rizal Fadli, badai sitokin adalah komplikasi umum yang juga terjadi pada pengidap flu dan penyakit pernapasan lainnya.

Hal ini juga memiliki kaitan erat dengan penyakit non infeksi seperti multiple sclerosis dan pankreatitis.

Fenomena ini sebenarnya sudah lebih dikenal setelah wabah virus flu burung H5N1 pada tahun 2005. Ketika tingkat kematian yang tinggi dikaitkan dengan respons sitokin yang tidak terkendali.

Gejala ini juga bisa jadi penjelasan kenapa beberapa orang memiliki reaksi parah terhadap virus corona sementara yang lain hanya mengalami gejala ringan.

Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa orang yang usianya lebih muda kurang terpengaruh karena sistem kekebalan tubuh mereka kurang berkembang sehingga menghasilkan tingkat sitokin penggerak peradangan yang lebih rendah.

Dari sini, kita bisa mengetahui bahwa komplikasi ini memang berkaitan dengan sistem pernapasan kira.

Sementara itu, seperti dilansir dari alodokter.com, sebuah artikel kesehatan yang ditinjau oleh dr. Sienny Agustin, penderita akan mengalami beberapa gejala, seperti mengalami demam dan sesak napas hingga membutuhkan alat batu napas atau ventilator.

Kondisi ini biasanya terjadi sekitar 6–7 hari setelah gejala Covid-19 muncul. Selain itu, gejala yang akan dirasakan lainnya seperti kedinginan atau menggigil, kelelahan, pembengkakan di tungkai, mual dan muntah, nyeri otot dan persendian, sakit kepala, ruam kulit, dan batuk.

Kemudian, akan merasakan juga napas cepat, kejang, sulit mengendalikan gerakan, kebingungan dan halusinasi, tekanan darah sangat rendah, dan penggumpalan darah.

Baca Juga: Kulit Cerah dan Glowing dengan Perawatan DNA Salmon

Cara Penanganannya

Apabila mengalami gejala-gejala tersebut, kita bisa mencoba memeriksakan diri ke dokter karena penderita Covid-19 yang mengalami badai sitokin memerlukan perawatan di unit perawatan intensif (ICU).

Nantinya, penanganan-penanganan yang akan dilakukan dokter adalah pemantauan tanda-tanda vital, yang meliputi tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, dan suhu tubuh, secara intensif.

Selain itu, pemasangan mesin ventilator, pemberian cairan melalui infus, pemantauan kadar elektrolit, cuci darah (hemodialisis), dan pemberian obat anakinra atau tocilizumab (actemra) untuk menghambat aktivitas sitokin.

Namun, dijelaskan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penanganan yang tepat terhadap penderita COVID-19 yang mengalami badai sitokin.

Sahabat Muslim, itulah penjelasan dari badai sitokin. Walau kita telah tahu bagaimana cara penanganannya, tetapi tentu saja mencegah masih lebih baik. Mari kita selalu menjaga kesehatan dengan pola gaya hidup sehat serta selalu menerapkan protokol kesehatan. [Cms]

 

Tags: Badai sitokin
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PPKM Berlanjut, Waspadai Faktor Konsumsi Masyarakat

Next Post

Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

Next Post
bacaan dzikir

Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

memadukan hijab

Memadukan Hijab Cerah pada Tampilan Syar'i

sepenanggungan terhadap

Sepenanggungan Terhadap Kesulitan Orang Lain

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    507 shares
    Share 203 Tweet 127
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3439 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7905 shares
    Share 3162 Tweet 1976
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5272 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6708 shares
    Share 2683 Tweet 1677
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2874 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga